Balon Rektor Universitas Djuanda

Balon Rektor Universitas Djuanda

Belakangan ini Universitas Djuanda sedang disibukkan dengan penjaringan bakal calon rektor yang dimulai sejak bulan September 2016 lalu. Hal ini sejalan dengan pernyataan Martin Roestamy yang mengundurkan diri sebagai Rektor Universitas Djuanda. Sebagai konsekuensi dari mematuhi peraturan pemerintah nomor 24 tahun 2016, pasal 7 butir 2 tentang PPAT “Dilarang merangkap jabatan/profesi pimpinan pada sekolah, perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta”. Untuk itu yang bersangkutan lebih memilih tetap menjabat jabatan PPAT dengan melepaskan jabatan rektor. Martin Roestamy selaku ketua senat akan membuka kesempatan bagi bakal calon untuk menyampaikan visi misi pada (7/02) Mendatang. Tentu tidak mudah bagi senat untuk menemukan penggantinya. Karena setidaknya harus mengikuti langkah yang sudah dibuat oleh rektor pendahulunya.

Bakal Calon rektor itu diambil dari usulan yang berkembang kemudian dari stakeholder unida serta dari fakultas. Penjaringan dilakukan dalam 4 bulan, dari penjaringan tersebut telah terjaring 4 Bakal Calon yakni :

  1. Ir.Dede Kardaya,M.Si
  2. Hj.Rita Rahmawati M.Si
  3. H.Ir.Lukmanul Hakim M.Si
  4. Ir Mardiah M.Si

Siti Pupu Fauziah selaku ketua Umum Yayasan pemilihan yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Pemilihan Rektor menyatakan sudah menampung dan memeriksa seluruh dokumen-dokumen yang dianggap layak bagi seseorang untuk diangkat sebagai  Rektor Unida pada masa yang akan dating. “Diharapkan calon terpilih akan tetap memegang visi tauhid, meningkatkan kinerja Research, dan memberikan kualitas Universitas”, Ujarnya.

Usulan ini diberikan dari usulan senat serta usulan fakultas. Setelah dilakukan rapat senat Universitas, 2 orang dinyatakan tidak siap sehingga terpilih 2 calon yang akan maju pada pemilihan Rektor Universitas Djuanda periode 2017-2018. Berdasarkan hasil rapat senat yang dihadiri oleh 36 orang pada (31/01) di Ruang Senat Gedung A, menghasilkan 2 Balon (Bakal Calon) yang telah disahkan oleh anggota senat untuk menyampaikan visi misi pada (7/02) yakni, Dr.Ir.Dede Kardaya,M.Si dan Dr.H.Ir.Lukmanul Hakim M.Si. rekomendasi Bakal Calon tersebut sesuai rekomendasi, sebagaimana Kriteria Rektor menurut statuta Universitas Djuanda yaitu :

  1. Bertauhid (menegakan rukun Iman, menjalankan rukun Islam,dan mengamalkan nilai-nilai Ihsan).
  2. Memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan sosial.
  3. Dosen dengan NIDN Universitas.
  4. Masa kerja minimal 5 (lima) Tahun.
  5. Berkewarganegaraan Indonesia;
  6. Setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945;
  7. Berakhlak Mulia dan berbudi pekerti luhur;
  8. Sehat Jasmani dan Rohani;
  9. Tidak pernah menjadi tersangka dalam perkara pidana;
  10. Bersedia menerima dan mematuhi Adab Kehidupan Kampus Bertauhid dan Peraturan Kepegawaian Universitas.
  11. Memiliki ghirah dan bersedia mengemban Visi,Misi dan Tujuan Universitas.
  12. Memiliki loyalitas, dedikasi kepada universitas dan tidak pernah melakkan perbuatan tercela.
  13. Memiliki wawasan luas dan visioner.
  14. Berjiwa entrepreneur.

Pemaparan visi misi pada Februari mendatang diharapkan dapat terlihat calon rektor terbaik. Mengingat status Unida saat ini sudah menjadi cluster utama, dan pada rangking ke 49 dalam bidang research, dari 3.600 Universitas seluruh Indonesia. Oleh karena itu diperlukan Pemimpin yang tepat untuk memanajemen universitas. “Ditambah lagi setelah menjalankan tugas selama 10 tahun menjadi rektor banyak sekali perkembangan yang terjadi. Baik dari sumber daya manusia, penelitian, proses belajar dan pengajar, status Universitas serta pengembangan sarana dan prasarana”, Ungkap salah satu Anggota Senat Unida saat diwawancarai usai rapat.***(Cik/Unida)

Summary
Review Date
Reviewed Item
Balon Rektor Universitas Djuanda
Author Rating
51star1star1star1star1star