Unida Bogor dan IAIN SurakartaAdakan FGD Pesantren Mahasiswa

Unida Bogor dan IAIN SurakartaAdakan FGD Pesantren Mahasiswa

 

foto bersama rektor

foto bersama rektor

SINAR – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta bekerja sama dengan Universitas Djuanda Bogor, Selasa (2/2), mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pesantren mahasiswa dengan tema “Menuju Pondok Pesantren Mahasiswa sebagai Model Percepatan Visi Universitas dan Penguatan Karakter Bangsa”. FGD yang dilaksanakan di Aula Gedung Pascasarjana ini dibuka secara langsung oleh Rektor IAIN Surakarta dan dihadiri oleh perwakilan pondok pesantren se-Solo Raya serta dosen dan mahasiswa di lingkungan IAIN Surakarta.

Ketua Dewan Penyantun Universitas Djuanda Bogor Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D., SpGK yang diwakili oleh Ketua Umum Al-Ittihadiyah Jakarta sekaligus Rektor Universitas Djuanda Bogor Dr. H. Martin Roestamy, SH, MH bertidak selakukeynote speaker pada FGD tersebut, sedangkan narasumber pendamping yaitu Prof. Dr. Usman Abu Bakar, MA., Prof. Dr. Amal Fahtullah Zarbasyi, MA., Prof. Dr. H. Nasruddin Baidan., Prof. Dr. Bambang Setiaji, MS., Dr. Mudofir, S.Ag. M.Pd., Dr. Widodo Muktiyo, S.E., M.Com., Dr. H. Mohammad Emnis Anwar, Lc. MA.,

Melalui FGD ini IAIN Surakarta berkesempatan untuk menimba ilmu dalam rangka memberikan kontribusi kepada bangsa melalui pendidikan karakter mahasiswa dengan model pesantren mahasiswa, terang Dr. Mudofir, M.Pd, Rektor IAIN Surakarta, dalam sambutan pembukaanya.

Sementara itu Dr. H. Martin Roestamy selaku Rektor Unida Bogor menjelaskan bahwa dengan adanya FGD ini diharapkan dapat memberikan wacana baru dalam sistem pendidikan nasional berupa pesantren mahasiswa yang wajib dilestarikan.

Dari beberapa paparan narasumber dalam FGD pesantren mahasiswa tersebut dapat disimpulkan bahwasanya pendidikan merupakan institusi penting bagi proses penyiapan serta peningkatan kualitas SDM, dan di dalamnya mengindikasikan adanya prinsip mutu. Sehingga diperlukan inovasi pendidikan dalam arti yang luas secara terus menerus dan sistematis. Melalui pesantren mahasiswa, output mahasiswa akan terbentuk dan terbangun serta memiliki karakter yang berdaya saing sehingga kedepan dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap tumbuh dan berkembangnya bangsa. (Gus/Humas Publikasi)

sumber : http://www.iain-surakarta.ac.id/?p=3178

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *