Universitas Djuanda Bogor Gelar Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-35

Universitas Djuanda Bogor Gelar Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-35

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

Bogor-Universitas Djuanda gelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-35 pada Rabu(15/03), bertempat di Braja Mustika Convention Center. Acara dimulai pada pukul 08.00 hingga pukul 13.30, dihadiri oleh ketua dan anggota Senat Universitas Djuanda, Para Dosen, perwakilan pemerintahan Kota Bogor, baik Walikota, DPRD, Bupati dan perewakilan Kopertis Wilayah empat dan kopertais wilayah Dua, serta Para Tamu undangan, Para Orangtua/Wali Wisudawan dan Wisudawati.

Jumlah wisudawan dan wisudawati yang mengikuti wisuda ke-35, sebanyak 239 Sarjana dan 15 Pascasarjana yang terdiri dari beberapa fakultas yang ada di Universitas Djuanda meliputi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ekonomi Islam (FEI), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL), dan Fakultas Pertanian (FAPERTA).

Acara wisuda, diawali dengan serah terima jabata Rektor lama yaitu Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H kepada Rektor terpilih Ir. H. Dede Kardaya, M.Si, atau disebut dengan pataka.  Wisuda tahun ini menjadi spesial karena bertepatan dengan milad ke-30 Universitas Djuanda Bogor.

 

Dalam sambutannya, Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H. mengatakan 43 orang Dosen sedang menempuh Program Doktor di berbagai Universitas baik di dalam Negeri maupun Luar Negeri seperti UI, UGM, UPI, UNJ, UNPAD, dan UNS Solo,dan perguruan tinggi negeri lainnya, salah satunya 9 dosen Fakultas Hukum (FH) yang melanjutkan Studi S3 di UNS Solo, ataupun diluar Negeri seperti Universitas Of Malaysia.

“Insyaallah dua tahun lagi Universitas Djuanda akan menghasilkan 50 orang dosen yang berstatus doktor. Artinya 50% dosen pengajar Universitas Djuanda adalah doktor. Hal ini menunjukan bahwa dosen bersemangat memberikan yang terbaik untuk Universitas. Dengan demikian maka kami berharap kepercayaan masyarakat semakin tinggi kepada Universitas Djuanda karena menempati posisi Universitas Swasta terbaik di tingkat Nasional.”

 

Wisudawan Tercepat

 

Siti Hartina Lestari (20), mahasiswa Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi angakatan 2013 menjadi wisudawan tercepat Universitas Djuanda tahun ini dengan lama waktu studi 3 tahun 6 bulan 1 hari.

“Untuk menjadi seorang wisudawan tercepat dilhat dari kegiatannya sehari-hari dan kesungguhannya dalam mengerjakan skripsi dengan baik. Jika ada revisi dar dosen harus langsung segera dikerjakan, jangan ditunda karena itu akan meningkatkan rasa malah dalam diri kita. Yang paling utama adalah kesungguhan dan ketekunan serta keuletan dalam mengerjakan tugas akhir,” katanya.

“Menjadi wisudawan tercepat itu sangat berkesan. Alhamdulillah masih bisa membahagiakan orangtua, keluarga, dosen, khususnya dosen pembimbing yang telah membimbing sejak awal mengerjakan skripsi hingga masa wisuda,” tutur wisudawati asal Ciawi tersebut.

Ketika ditanya apa yang akan dilakukan setelah lulus, ia berkata akan melanjutkan studi S2 sambil mencari pekerjaan dan menjadi wirausaha muda.

Siti berpesan kepada teman-teman yang belum bisa wisuda tahun ini untuk terus mengerjakan tugas akhir serta bertekad kuat dalam mengerjakan tugas akhir. Jangan tertunda lagi. (Tazkiya, Agung/Lsp)