Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor menerima kunjungan Tim Warta Kota Network (WKN) yang merupakan bagian dari Grup of Regional Newspaper Tribun Network – Kompas Gramedia Group, pada Kamis (10/3/2022). Kunjungan yang dilakukan ini dalam rangka audiensi dan penjajakan kerja sama antara Warta Kota Network dengan UNIDA Bogor.

Hadir menerima kunjungan audiensi dan penjajakan kerja sama ini diantaranya Wakil Rektor III UNIDA Bogor Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si, Kepala Program Studi (Prodi) Sains Komunikasi Maria Fitriah, S.Sos., M.Si, Kepala Bidang Kerja sama Dalam Negeri Nurul Annisa, M.Pd, Kepala Bidang Humas Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P, beserta jajaran lainnya.

Adapun Tim WKN diwakili oleh Kepala Biro Redaksi Depok-Bogor Dody Hasanudin, Koordinator Video WKN Ahmad Sabran, Reporter WKN Roniehari, Koordinator Iklan Bogor Seno Sumbogo dan Wahyu Alex.

Wakil Rektor III UNIDA Bogor Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si dalam sambutannya menuturkan, pertemuan ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan kolaborasi yang positif diantara kedua belah pihak, khususnya terkait dengan bagaimana pengimplementasian nilai pancadarma serta kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek.

Dalam kesempatan tersebut, Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si juga menekankan bahwasanya UNIDA Bogor memiliki motto sebagai Kampus Bertauhid. Hal ini yang menjadi perhatian besar UNIDA Bogor sejalan dengan visi dan misi sesuai dengan tagline yang dimiliki, yaitu “Menggenggam Dunia Meraih Akhirat”.

“UNIDA Bogor berbeda dengan kampus lain, satu-satunya Kampus Bertauhid yang menjadi ciri khas. Baik itu bagi para dosen, mahasiswa, ataupun tenaga kependidikan diberikan pemahaman mengenai 21 Nilai Karakter Tauhid,” tuturnya.

“Banyak hal yang bisa kita create bersama melalui kerja sama nanti ke depan, yang paling penting ialah program MBKM saat ini. Di UNIDA Bogor memiliki program studi Sains Komunikasi, ini tentu bisa menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk bisa mengikuti magang, apalagi magang bersertifikat yang terdapat dalam program MBKM, pelatihan, maupun kegiatan lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan tim WKN Seno Sumbogo mengatakan, kerja sama perlu dibangun untuk dapat membuka peluang, sehingga kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan dapat saling memberikan dampak positif.

“Nanti ke depan, sekiranya ada yang bisa dikerjasamakan baik itu podcast, publikasi melalui media kami, kami siap dan terbuka. Selain itu, kerja sama yang dikhususkan seperti mahasiswa magang atau dosen yang menjadi narasumber bagi materi pemberitaan mungkin dapat dilaksanakan untuk bisa saling memberikan dampak yang positif,” ungkapnya.