Kelompok 29 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) selenggarakan Webinar Pendidikan Nasional yang bertemakan “Tips and trick to start your career in education during pandemic” yang diselenggarakan secara daring dengan aplikasi Zoom Cloud Meetings (14/8). Kegiatan ini diisi oleh Branch Manager Brain Academy @ruangguru, Content Creator, Founder The Sight, Siti Rahmah Hanifa, S.E, Dosen Tetap dan Sekretaris Program Studi PGSD Universtitas Djuanda Bogor, Resty Yektyastuti, M.Pd dan Dosen Pembimbing Lapangan dan dosen FKIP Universitas Djuanda Bogor, Dr. Daningsih Kurniasari, M.Pd.

Wakil Dekan II FKIP Universitas Djuanda Bogor, Mega Febriani Sya, M.Pd. Dalam pemaparan sambutannya menyatakan bahwa webinar ini merupakan cikal bakal kewirausahaan yang memang sangat penting dan menjadi reorientasi karir bagi teman-teman di bidang pendidikan, meskipun KKN ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang jika biasanya mahasiswa berkumpul dan berkelompok untuk langsung terjun ke desa sekitaran bogor, namun saat ini kita harus menyesuaikan kegiatan KKN saat ini karena program pemerintah sehingga harus diperhatikan dan di control namun tidak membuat semangat mahasiswa menjadi luntur, malah mereka mampu menghadirkan sebuah Webinar Nasional Pendidikan yang memang diikuti pesertanya dari berbagai wilayah diindonesia.

“Saya sangat bersyukur melihat antusiasme dari para peserta yang daftar sudah hampir mencapai 500 peserta, saya cukup bangga dengan teman-teman panitia, saya lihat yang mendaftar ada dari guru dan mahasiswa, bahkan ada juga dari dosen, terutama saya sendiri juga masih ingin belajar bagaimana mengembangkan karir dimasa pandemi, kalau bapa, ibu mengetahui PWC yaitu jaringan jasa profesional terbesar kedua di dunia itu menerapkan konsep dengan tema penentuan karir, menurut PWC konsep ini tepat bagi orang-orang yang ingin berkarir baik dimasa pandemi atau nanti pasca pandemi covid 19, penting bagi kita untuk terus mengasah skill kita dibidang pendidikan, agar mampu bersaing pada bidang pendidikan dengan teman teman lain, yang akan dijelaskan oleh narasumber kita bagaimana reorientasi karir dibidang pendidikan,” ungkap Mega Febriani Sya, M.Pd.

Branch Manager Brain Academy @ruangguru, Content Creator, Founder The Sight, Siti Rahmah Hanifa, S.E, dalam pemaparan materinya menyatakan bahwa dimasa pandemi ini ada banyak hal yang menjadi tantangan untuk dalam memulai karir, karena bukan lowongan kerja yang dibuka tapi malah terjadi PHK, tapi sebetulnya akan ada tips dan trick nya untuk memulai karir dimasa pandemi ini khususnya bagi rekan-rekan yang tertarik didunia pendidikan. Bagaimana mempersiapkan diri untuk benar-benar berkarir dimasa pandemi terlebih jika passion didunia pendidikan yaitu dengan memperbaharui CV, tentukan jenis pekerjaan yang dicari, pelajari persyaratan yang dibutuhkan, pelajari skill in 21 st century (komunikasi, berpikir kritis dll), ambil program magang, buat portofolio secara digital dan cari kesempatan sebanyak mungkin.  Tips dan trick yang lainnya yaitu buat profil di Linkedin, tambah koneksi dan daftar lowongan kerja melalui Linkedin, karena Linkedin ini adalah salah satu profil yang menunjukan kalau ini adalah profesional, tambah koneksi dan daftar lowongan kerja dengan Linkedin, bersilaturahim dengan teman-teman, ikuti kegiatan kerelawanan dalam dunia pendidikan, terus asah potensi diri dan perbaiki shalat wajib & sunnah, serta perbanyak sedekah dan berdoa. Kita semua bisa belajar untuk mendisiplinkan diri, karena jika dulu saat kita masih bersekolah kita didisplinkan oleh orang tua, sistem pendidikan tapi kita selesai dari situ kita juga harus tetap mendisiplinkan diri untuk terus belajar, long life learning dimana kita tidak berhenti untuk belajar karena kita bisa terus bertumbuh.

“Disini kita bisa memilih untuk terus di zona nyaman atau ingin berada di stretch zone, bagaimana belajar produktif dan tenang meskipun berada disituasi stretch zone, satu statement : ‘’The more that you read, the more things you will know, the more that you learn, the more places you’II go-Dr.Seuss” banyak dari kita yang tidak menyadari membaca itu sangat penting, salah satu untuk keluar dari comfort zone kita tadi adalah dengan banyak membaca, ketika banyak baca, banyak tahu, banyak belajar, maka akan banyak sekali pembelajaran, pengalaman dan hal-hal luar bisa yang menjadikan kita lebih baik lagi, lebih produktif lagi dan kece lagi terutama saat kita memulai karir didunia pendidikan, tetaplah menjadi seperti padi yang semakin terisi semakin merunduk tapi terus tingkatkan kapabilitas diri karena hidup kita cuma sekali, hiduplah berarti,” tutur Siti Rahmah Hanifa, S.E.

Dosen Tetap dan Sekretaris Program Studi PGSD Universtitas Djuanda Bogor, Resty Yektyastuti, M.Pd. dalam pemaparan materinya menyatakan bahwa sekarang sedang mengahadapi badai yang sama yaitu badai pandemi COVID-19, namun perahu yang dinaiki berbeda-beda ada yang perahu nya sangat kokoh dan tangguh sehingga bisa melewati badai besar, bahkan tetap bertahan dan tidak terseleksi oleh badai pandemi namun ada juga yang perahunya sangat terbatas, perahu sederhana yang didayung dengan tangan sdan ada juga perahu kertas yang di terpa angin kencang pun sudah terbalik, tinggal memilih mau menaiki perahu yang mana saat pandemi saat ini, perahu seperti apa yang mau kita bangun untuk bertahan dipandemi ini.

“Bagaimana menemukan peluang karir dalam pendidikan yaitu dengan mengenali pasiion diri, hobi dan keahlian diri, mengamati permasalahan dilingkungan, bertemu dengan banyak orang dan tidak selalu menunggu peluang namun ciptakan peluang, misalnya seperti membuat bimbingan belajar, guru privat, bisa menjadi guru tambahan disekolah karena adaptasi teknologi, menjadi content creator dibidang pendidikan, menjadi ASN, dan masih banyak lagi dengan peluang yang sangat luas tinggal bagaimana mau atau tidak untuk mengambil resikonya.  Ketika sudah berkarir dalam bidang pendikian bapak ibu bisa tetap mengembangkan diri, memperbaharui pengetahuan, berkolaborasi, manajemen diri dan beradaptasi. Satu statement “Remember that good fortune often happens when opportunity meets preparation-Thomas A.Edison”  hal baik itu hadirnya bukan serta merta tapi harus ada 2 hal disana yang kita gabungkan yaitu kesempatan dan persiapan. Kuncinya adalah terus mempersiapkan diri dan jeli melihat peluang sehingga ketika 2 hal itu bertemu kita bisa memiliki hal baik dalam diri kita,” ungkap Resty Yektyastuti, M.Pd.

Dosen Pembimbing Lapangan dan dosen FKIP Universitas Djuanda Bogor, Dr. Daningsih Kurniasari, M.Pd. dalam pemaparan materinya menyatakan di masa pandemi ini banyak orang yang diPHK, terhempas, kehilangan pekerjaan, oleh karena itu bagaimana kita membangun karir dimasa pandemi ini tapi tidak akan lepas dari membangun rasa percaya diri dan semangat juang, percaya diri itu bukan soal sadar akan ketidaksempurnaan diri dan situasi, serta tetap optimis berusaha dengan apa yang ada pada diri sendiri, percaya diri bukan karunia tapi hasil upaya untuk terus membangunnya, bagaimana menumbuhkan percaya diri yaitu dengan bangun pola pikir positif.

“Kenali kekurangan dan kelebihan, fokus pada langkah atau perubahan kecil, lakukan hal yang disukai, berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain, bergaul dengan orang-orang yang positif, menerapkan pola hisup sehat dan bergabung dalam kegiatan sosial. Satu statement untuk semuanya “orang-orang tidak akan melihat perjuanganmu mereka akan melihat kesuksesanmu”, karena sebelum sukses pasti ada kegagalan untuk menuju kesuksesan melalui percaya diri, melalui perjuangan, insyaallah kesuksesan akan diraih nanti akan ditambah tips dan trik memulai karir dimasa pandemi,” tutur Dr. Daningsih Kurniasari, M.Pd.