Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan webinar bertajuk Strategi Menembus Jurnal Internasional Bereputasi yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting (25/6).  Webinar ini dibuka dengan  sambutan dari Direktur DRPM, Dra. Ginung Pratidina, M.Si dan Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya dan oleh Special Remark yang disampaikan oleh Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH. Narasumber dalam webinar diisi oleh Direktur Writing Center UNIDA Bogor, Prof. Ir. Mohamad Ali Fulazzaky, M. Eng., Ph.D., Kepala Bidang Hilirisasi UNIDA Bogor, Dr. Rasmitadila, S.T., M.Pd. dan dosen Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Achmad Samsudin, M.Pd. sebagai pembicara.

Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH. dalam special remark menyampaikan bahwa melalui acara ini kita akan banyak mendapatkan manfaat khususnya bagi dosen dalam hal menulis sehingga bisa menembus jurnal internasional bereputasi.

“Acara webinar ini penting karena akan memberikan banyak manfaat bagi dosen terutama dalam menulis sehingga dapat menembus jurnal internasional bereputasi dan mari kita pasang niat jadikan kegiatan ini menjadi bagian dari ibadah dan bekal kita kelak,” tutur Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH.

Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si. dalam sambutannya menyatakan bahwa semua dituntut untuk terus berkembang dan dituntut untuk meningkatkan kapasitas di dalam dunia global termasuk dalam menulis.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam acara ini khususnya kepada para Co Host yang diataranya Universitas Bale Bandung, mUniversitas Nusa Bangsa, Universitas Winaya Mukti, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Universitas Ibnu Khaldun. Dengan acara ini semoga kita bisa bermanfaat dan tentunya kita akan mencoba lebih meningkatkan kapasitas kita dalam berkiprah di dunia global, dan tentunya kita dituntut untuk bisa mengembangkan diri supaya mendapat apresiasi termasuk dalam hal menulis serta kita bisa berbagi kebaikan melalui tulisan yang kita publikasikan melalui penelitian disiplin ilmu dan di UNIDA Bogor sendiri acara webinar ini tentunya untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam menulis,” ungkap Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si.

Kegiatan webinar ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dosen dalam bidang publikasi internasional dan webinar ini untuk memberikan informasi bagaimana cara menembus jurnal internasional bereputasi. Seperti yang disampaikan oleh Direktur DRPM UNIDA Bogor, Dra. Ginung Pratidina, M.Si. dalam sambutannya.

“Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dosen di bidang publikasi internasional, dan sebagai salah satu kewajiban dosen dalam tridharma, namun seringkali kita terkendala dalam berbagai hal, oleh karena itu kami mengadakan workshop bagaimana caranya menembus jurnal internasional yang bereputasi. Webinar ini juga diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi dari sabang sampai merauke dan semoga kita semua dapat memetik manfaat dan ilmu dari acara ini,” ungkap Dra. Ginung Pratidina, M.Si.

Dr. Rasmitadila, S.T., M.Pd. dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa saat ini banyak aplikasi dalam membantu dosen dalam menulis seperti Googgle Doc, Zotero dan Grammarly.

“penulis atau dosen saat ini sudah tidak perlu lagi menulis dengan segalanya manual tetapi untuk saat ini banyak aplikasi yang dapat membantu dosen dalam menulis agar lebih efektif dan efisien dalam pengerjaannya. Seperti Googgle doc, Zotero yang diperuntukan dalam daftar pustaka hingga grammarly yang diperuntukan untuk mendeteksi kesalahan pengejaan serta tata bahasa dalam bahasa inggris,” ungkap Dr. Rasmitadila, S.T., M.Pd.

Menulis adalah krusial quality test bagi dosen dan bagaimana kita bisa bermanfaat bagi orang lain dan dalam menulis kita harus memperhatikan setiap detailnya terutama untuk jurnal internasional bereputasi. Seperti yang disampaikan Prof. Ir. Mohamad Ali Fulazzaky, M. Eng., Ph.D. dalam pemaparan materinya.

“Menulis adalah krusial quality test jadi tes kita sebagai dosen adalah bagaimana kita menulis, dan bagaimana kita bermanfaat untuk orang lain melalui tulisan, karena tulisan jika di publish itu bisa 20 juta orang akan mengakses. Menulis ini tentu bukan main-main karena kita harus melihat setiap detail kecilnya seperti memperhatikan kondisi tubuh kita prima atau tidak, jangan sampai menulis saat kondisi tubuh kita tidak baik-baik saja. Dalam menulis harus benar-benar clear jadi tidak ada pertentangan, maka harus simple dan pendek serta jelas sehingga tidak ada salah penafsiran dari pembaca. Dalam menulis juga harus hari-hati menggunakan bahasa, jika bahasa dinilai ekstrem atau berlebihan usahakan hindari. Jangan sampai lalai dalam menulis, hindari kesalahan-kesalahan sekecil apapun karena di jurnal internasional bereputasi itu sangat ketat,” pungkas Prof. Ir. Mohamad Ali Fulazzaky, M. Eng., Ph.D. (MREP)