Bupati Bogor Ade Yasin berikan kuliah perdana mahasiswa baru Universitas Djuanda Bogor (UNIDA) yang bertajuk Kontribusi pemerintahan Daerah dalam pengembangan pendidikan abad 21 (14/9). Sebelum kuliah perdana dimulai seluruh mahasiswa baru mendapatkan penjelasan serta pengarahan seputar proses dan teknis pengisian Kartu Rencana Studi online guna memudahkan sistem pelayanan dan memudahkan mahasiswa dalam mengakses segala bentuk kebutuhan pelayanan seputar pembelajaran di kampus.

Kuliah Perdana merupakan rangkaian awal pembuka tahun ajaran semester baru yang nantinya akan dijalani oleh seluruh mahasiswa. Ada yang istimewa dari kuliah perdana tahun ini, yaitu kuliah perdana diisi langsung oleh Bupati Bogor Ade Yasin yang merupakan alumni magister Hukum sekolah Pascasarjana UNIDA.

Dalam sambutan dikuliah perdana, Rektor UNIDA Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si menyampaikan bahwa perlunya konsisten bersama dalam penguatan Visi Universitas Djuanda Bogor melalui Pancadarma yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, profesionalitas dan ketauhidan sehingga visi UNIDA berjalan searah dengan program pemerintah Kabupaten Bogor dan dapat ikut serta mendorong pencapaian Visi Kabupaten Bogor melalui Pancakarsa Kabupaten Bogor yaitu Bogor Membangun, Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Maju, dan Bogor Berkeadaban.

“kuliah perdana pagi ini merupakan anugerah yang tak terhingga bagi kita semua, karena kita berkesempatan untuk mendengarkan kuliah yang akan disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, dan dalam kuliah perdana ini kita akan lebih mengetahui bagaimana kolaborasi pemerintah dengan Universitas dalam memajukan Kabupaten tercinta kita,”. Ujar Rektor UNIDA.

Kolaborasi antara Universitas dengan pemerintahan merupakan cara yang paling ampuh dalam upaya memajukan pencapaian Kabupaten Bogor. Diakhir sambutan rektor UNIDA memberikan 4 modal sukses di era digital kepada mahasiswa baru.

“Tujuan Universitas yaitu dapat mencetak lulusan yang kompeten serta dapat bermanfaat bagi masyarakat dan rahmatan lil ‘alamin. Bersaing di revolusi industri 4.0 atau era digital ini tidak hanya cukup memiliki pintar saja, namun juga dibutuhkan modal sukses lainnya, diantaranya adalah kemampuan berpikir kritis, memiliki kreativitas serta jiwa inovatif, kemampuan untuk dapat bekerjasama dan yang terpenting adalah menjalin relasi melalui komunikasi yang baik,” tambahnya.

Kerjasama UNIDA dan pemerintah Kabupaten Bogor telah terjalin sejak lama dan telah tertuang dalam beberapa kegiatan seperti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UNIDA yang dilakukan dibeberapa daerah di Kabupaten Bogor, serta bentuk kerjasama lainnya. Kegiatan kuliah perdana dibuka langsung oleh Cahancellor UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH yang berharap dengan adanya kuliah perdana mahasiswa baru dapat termotivasi untuk maju dan memajukan daerah masing-masing melalui kompetensi yang telah didapatkan melalui perkuliahan di kampus Bertauhid. UNIDA menjalankan prinsip pendidikan dengan disiplin dan aturan yang kuat sehingga lulusannya selalu menjadi incaran dunia usaha dan dunia Industri.

“saya langsung sampaikan kepada Bupati Bogor bahwa lulusan UNIDA tidak lebih lama dari 4 bulan setelah lulus langsung bekerja, bahkan sebelum lulus juga sudah diincar oleh beberapa perusahaan untuk bekerja, dan hampir semua lulusan kita sudah bekerja baik di perusahaan atau menjadi Entrepreneurial/pengusaha. UNIDA membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan jiwa Entrepreneurship, kita memiliki lahan penelitian Fakultas Pertanian di Citeko sebagai sarana belajar mahasiswa, dan tidak sedikit mahasiswa UNIDA yang sudah unjuk kemampuan diluar dan menjadi juara Inovasi produk baik tingkat regional maupun nasional. Tetaplah menjadi mahasiswa yang baik dan menuntut ilmu didalam amanah mengemban amanah menjadi khalifah,”. Pungkas Chancellor UNIDA.

Kuliah perdana yang disampikan Bupati Bogor mengangkat tajuk Pemerintahan Daerah dalam pengembangan pendidikan abad 21, menjelaskan betapa pentingnya peranan generasi muda sebagai penggerak sektor-sektor penting yang dapat berpotensi memajukan Kabupaten Bogor yang tentunya dapat memajukan perekonomian masyarakat Kabupaten Bogor menjadi lebih meningkat.

“lima nilai yang harus kita miliki, yang biasa saya sebut Become Student University diantaranya Mahasiswa harus menjadi penjaga nilai-nilai (Guardian Values), Mahasiswa harus menjadi agen perubahan (Agent of Changes), Mahasiswa harus memiliki moral yang baik (Moral Accross), Mahasiswa harus memiliki kemampuan yang lebih (Ironstock), dan Mahasiswa harus memiliki dan menjadi kontrol sosial (Social Control),”.

Abad 21 sebagai abad bagi kaum milenial atau dikenal juga sebagai abadnya anak-anak muda, dalam prediksi di Tahun 2025 Kabupaten Bogor ini akan mendapat bonus demografi atau banyaknya anak-anak usia produktif yang siap bekerja. Menyambut hal tersebut generasi muda harus lebih kreatif dan inovatif, serta dapat menggali potensi yang dimiliki untuk dikembangkan, agar dapat menjadi energi positif untuk orang lain.

“Mahasiswa juga harus memiliki 3 nilai yaitu, Karakter, Literasi dasar, dan Kompetensi. Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh mahasiswa dan civitas akademika UNIDA untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor, mari kita sinergi dan berkolaborasi untuk maju bersama. Saya sebagai lulusan UNIDA memiliki rasa kebanggaan, bahwa selain mencetak lulusan untuk menjadi orang sukses yang kompeten, serta bagaimana orang tersebut juga dapat bermanfaat dan dapat berkontribusi untuk masyarakat khususnya untuk Kabupaten Bogor. Sebab mahasiswa di UNIDA disiapkan untuk menjadi insan-insan terdidik menjadi kaum intelektual dan profesional,”.