Selasa (10/09/2019)Universitas Djuanda Bogor masih melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) hari kedua. Berbeda dengan hari sebelumnya, hari ini setelah melaksanakan apel pagi peserta diarahkan untuk mengikuti sholat dhuha bersama dilanjut dengan spiritual coaching oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus Mukhlis.yang terbagi menjadi dua, akhwat dan Ikhwan. Spiritual coaching Ikhwan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an dari tiap individu yang dibagi menjadi beberapa kelompok dan ditutup dengan tausiah ketauhidan.

Materi pertama hari ini perihal Administrasi akademik, Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dan mengenai Keperpustakaan di UNIDA Bogor dipaparkan oleh Dr. Elis Dihansih, M.Si selaku Wakil Rektor I. Pemaparan ini bertujuan agar mahasiswa baru menjaga semangat dalam perkuliahan. “Tugas atau kuis itu jangan disepelekan, kerjakan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Tidak hanya dari dalam kampus, hari ini panitia mendatangkan pemateri dari luar yaitu, DANREM 061/Suryakancana yang memaparkan mengenai Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang meliputi upaya membangun sistem pertahanan negara dan upaya strategis menumbuhkan sikap perilaku setiap warga negara yang teratur.

Dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan laporan dari mahasiswa baru. Kol.Inf. Novy Helmy Prasetya, S.I.P.,M.Si selaku pemateri mengatakan, "bela negara itu bukan hanya dilakukan oleh pemimpin, TNI ataupun POLRI, tetapi dalam UU No. 36 semua warga negara memiliki kewajiban untuk membela Negara, generasi muda Indonesia berbuatlah terbaik untuk negeri ini. Jangan buat Ibu Pertiwi menangis karena kita,” lanjutnya.

Hari ini panitia juga mengundang Jopie Gilalo, SH., MH yang mana beliau juga seorang dosen hukum di UNIDA Bogor. Materi yang disampaikan adalah tentang pendidikan anti korupsi. "Korupsi yang biasa dilakukan mahasiswa adalah nyontek! Bolos! Nyontek karena ingin lulus ujian, bolos karena ingin main," ujarnya.

Dilanjutkan dengan Pengenalan IT, UNIDA Payment, dan Sarana dan prasarana oleh Dr. Irwan Ch, SE., MM selaku Wakil Rektor II. Beliau memaparkan tentang teknologi yang ada di UNIDA, salah satunya untuk mempermudah mahasiswa. "Sistem pembayaran khusus mahasiswa baru akan melalui virtual akun," jelasnya.

Setelah dzuhur dilanjutkan dengan materi Peran Pemuda Mahasiswa Dalam Pemberantasan Narkoba oleh R. Bogie Setia Perwira Nusa, SH., SH.I, MH., M.Si, M.AP dari BNN. "Narkoba adalah perang candu dimensi 4, sekarang ini Indonesia mengalami seperti Tiongkok. Indonesia sedang diincar sumber daya manusianya dengan merusak karakter bangsanya, akhlaknya dengan narkoba," jelasnya.

Beliau pun menuturkan banyak mahasiswa yang menggunakan narkoba, dan mengakibatkan mahasiswa tersebut seperti mayat hidup dan menghimbau agar mahasiswa baru UNIDA untuk tidak mencoba-coba memakai narkoba. Setelah itu dilanjutkan dengan materi Inovasi Bisnis dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) oleh Wakil Rektor IV Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si. yang mengatakan bahwa jika ada produk dari UNIDA, yang lalu terjual boleh jadi perkuliahan digratiskan. Beliau pun menunjukan produk-produk yang dihasilkan oleh mahasiswa UNIDA Tidak hanya produk, beliau juga menyebutkan prestasi berbasis inovasi bisnis yang diraih oleh mahasiswa unida. "2035 UNIDA jadi Enterpreneurial University," seru beliau.

Bintang tamu sore ini datang dari mahasiswa Universitas Djuanda, jurusan Sains Komunikasi yaitu Ridwan Remin yang merupakan salah satu mahasiswa berprestasi non-akademik di UNIDA. "Selalu senang kalau ketemu mahasiswa baru, karena mereka masih fresh, masih muda baru lulus sekolah. Jadi, masih banyak hal yang mungkin mereka belum tau tentang kampus. Jadi, begitu stand up bisa ngomongin tentang kampus dan ngasih tau juga mereka gimana sih, gimana sih orang-orangnya," ujar Ridwan ketika di wawancara.

"Harapan untuk UNIDA pastinya jadi lebih baik dan lebih berkualitas lagi lulusannya. Pembelajarannya semoga makin maju lagi, gak ketinggalan dengan kampus-kampus lain," lanjutnya.

Materi terakhir hari ini tentang Kehumasan oleh Nurwati, SH., MH. selaku Direktur Direktorat Pemasaran, Humas dan PMB (DPHP). Beliau memaparkan tentang fungsi dan tugas dari kehumasan di UNIDA. Beberapa diantaranya adalah penyambung atau kontak personal, baik dari media sosial, e-mail dan telepon. "Humas adalah unsur penunjang dari rektorat, langsung dibawah Wakil Rektor III UNIDA," ujarnya.

Tingkat tertinggi dari promosi adalah tersebarnya informasi dari internal kampus. "Promosi informasi mahasiswa dan karyawan, baik dosen maupun staf. Hal tersebut menandakan bahwa mahasiswa puas dengan perkuliahan yang ada di UNIDA.  Nilai tinggi juga dari medsos, baik Instagram, Facebook dan website. Artinya setiap hari mendapatkan dampak positif dari masyarakat" jelasnya.

Salah satu staf anggota DPHP mengatakan humas adalah ujung tombak dari suatu instansi. Kegiatan promosi juga dibantu oleh duta mahasiswa yang biasa disebut dengan UNIDA Ambassador.