Dalam rangka meningkatkan kualitas perguruan tinggi dan mengembangkan kemampuan sumber daya, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI) Jakarta bersama dengan Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor melakukan penjajakan peluang kerja sama terkait pelaksananaan kegiatan tridarma perguruan tinggi serta implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Senin (20/9/2021).

Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual melalui platform Zoom Cloud Meeting tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si, beserta jajaran dan Ketua STEI Jakarta, Drs. Ridwan Maronrong, M.Sc beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Ketua STEI Jakarta, Drs. Ridwan Maronrong, M.Sc mengungkapkan bahwa antara STEI Jakarta dan UNIDA Bogor memiliki kedekatan historis. Dalam hal ini tentu terdapat banyak peluang kerja sama yang dapat disinergikan antara STEI Jakarta dengan UNIDA Bogor.

“Kerja sama ini sangat penting bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan, tentunya kolaborasi ini akan memberikan manfaat bagi kedua perguruan tinggi, apalagi UNIDA Bogor termasuk ke dalam 5 besar perguruan tinggi terbaik di Jawa Barat, itu merupakan prestasi yang luar biasa. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih serta penghargaan tinggi kepada Pak Rektor dan UNIDA Bogor yang bersedia bekerja sama dengan STEI, kami menyambut baik hal ini. Mudah-mudahan implementasinya bisa segera kita lakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si menyampaikan, dalam era MBKM, kerja sama antar berbagai lembaga sangat diperlukan. Hal ini bertujuan untuk tercapainya 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.

“Tadi disampaikan oleh Pak Ketua STEI, kerja sama dalam era MBKM ini sudah menjadi suatu keharusan terutama dalam kaitannya untuk pemenuhan 8 IKU. Terkait kerja sama ini, mungkin yang menjadi prioritas itu adalah bidang SDM, baik itu pertukaran mahasiswa, penelitian mahasiswa, atau mungkin kegiatan kemahasiswaan lainnya, juga seperti kegiatan pengabdian yang bisa dikerjasamakan,” tuturnya.

“Nanti di dalam teknisnya ini dibuat skala prioritas, agar bisa lebih intensif sehingga janganlah nanti momen ini hanya sebatas sebagai seremonial, tetapi adanya keberlanjutan. Kita harapkan implementasi, adanya progres dari apa yang kita kerja samakan ini,” tambah Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si.

Wakil Rektor III UNIDA Bogor, Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si mengatakan, draft kerja sama antara kedua belah pihak saat ini sudah pada tahap penyempurnaan. Diharapkan pada pertemuan ini akan ada arahan dan masukan yang lebih teknis sehingga kerja sama dapat segera diimplementasikan.

“Kami telah menerima draft yang sudah disampaikan melalui Direktorat Kerja sama dan Hubungan Luar Negeri (DKHLN) UNIDA Bogor, namun beberapa masih adanya yang mungkin perlu ditambahkan, khususnya dalam hal riset dan pengabdian bersama serta publikasi penelitian. Untuk selanjutnya juga mungkin terkait dengan poin-poin kerja sama program MBKM, bisa lebih diperdalam secara teknis melalui jalur 1 di bidang akademik,” ujarnya.