Kafilah UNIDA yang terdiri dari 14 orang mahasiswa-mahasiswi berhasil masuk sebagai Juara Umum 6 Besar dengan menempati peringkat 4 dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat mahasiswa se-Pulau Jawa yang diselenggarakan pada 20 – 21 Oktober 2018 di UNS Surakarta. Hasil tersebut diraih atas juara dalam beberapa bidang lomba yang dipertandingkan, diantaranya yaitu pada bidang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kategori putri yang berhasil meraih juara 1 atas nama Lutpiatun Nisa dan juara 2 atas nama Luthfi Lathifah Rizky. Sementara itu pada bidang lomba Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), kafilah UNIDA berhasil meraih juara 3 atas nama Riris Maurisal Jannah, Yeni Nurika dan Silvia Citra Lestari. Adapun pada bidang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), dengan perbedaan nilai yang sangat tipis, kafilah UNIDA harus puas mendapat juara harapan 1 atas nama Muhammad Mukmin pada kategori MHQ putra dan Yuliani Khairunnisa pada kategori MHQ putri. Pada tahun ini, perlombaan MTQ yang diberi tema Generasi Milenial berjiwa Qurani wujudkan Indonesia emas diikuti oleh lebih dari 40 perguruan tinggi yang mengirimkan perwakilannya. Acara ini merupakan ajang bagi para mahasiswa-mahasiswi baik dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta se-Pulau Jawa untuk mengasah kemampuan serta menjadi bagian sebagai para calon kader bangsa yang memiliki jiwa Qur’ani. Ditemui di kampus UNIDA, Rendi Ramdani selaku kepala bidang kemahasiswaan yang sekaligus pembimbing kafilah UNIDA dalam wawancaranya menuturkan bahwa bukan hal mudah mengikuti ajang MTQ dan berhasil meraih juara. “Sebuah proses tidak akan mengkhianati hasil, dengan proses yang kurang lebih selama satu bulan ini, Alhamdulillah kafilah UNIDA dapat meraih prestasi dan berhasil masuk sebagai juara umum 6 besar dengan menempati peringkat 4 pada MTQ UNS yang mana pesaing-pesaing nya adalah mayoritas dari perguruan tinggi negeri,” Ujarnya. Rendi menambahkan, mahasiswa UNIDA saat ini tidak hanya mampu bersaing dengan perguruan tinggi swasta, tapi dapat bersaing pula dengan perguruan tinggi negeri. Hal itu dibuktikan oleh capaian prestasi mahasiswa-mahasiswi UNIDA yang saat ini memiliki tren positif dengan berhasil meraih juara pada berbagai bidang perlombaan yang diikuti. “Salah satu motivasi yang diberikan kepada mahasiswa ialah terus berlatih semaksimal mungkin dengan mengevaluasi diri, selalu menanamkan sifat tawadhu,  berprestasi dalam bidang apapun yang ditekuni dan tentunya niatkan untuk syiar agama,” Tambahnya. Sementara itu, salah satu kafilah UNIDA dalam perlombaan MTQ UNS, Lutpiatun Nisa mengukapkan persiapan dalam ajang tersebut. “Luruskan niat bahwa kita ikut kompetisi untuk syiar agama dan menambah ilmu, perihal juara atau tidak itu biarkan Allah yang mengatur. Maka dari itu, berdoa kepada Allah SWT meminta yang terbaik untuk kita, tak lupa doa orangtua, guru, dan dukungan teman-teman adalah kuncinya. Jadilah pemenang yang tidak menjatuhkan orang lain serta jangan merasa puas atas apa yang sudah diraih.” Tutur mahasiswi semester III Fakultas Ekonomi Islam tersebut. (MPR)