Sabtu (19/1/2019) - Mengambil tema “Wajah Baru Mapala Djuanda”, para mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Djuanda meresmikan wall climbing dan tasyakuran Anggota Muda ke-28 dengan menyelenggarakan coaching clinic safety prosedur olahraga panjat tebing bagi siswa-siswi SLTA se-Bogor Raya.

Hadir dan memberikan sambutan, Direktur Kemahasiswaan Universitas Djuanda Bogor Ir. Nur Rochman, MP mengatakan bahwa peresmian wall climbing ini diharapkannya dapat memberikan manfaat untuk seluruh mahasiswa, khususnya bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Djuanda.

“Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai fasilitas untuk berkegiatan di alam bebas yang positif dan bisa memberikan manfaat untuk semua,” Ujarnya.

Acara yang berlangsung di lapangan Universitas Djuanda tersebut menghadirkan pelatih Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bogor sebagai narasumber. Dalam pemaparan materi yang disampaikannya, pelatih FPTI Kota Bogor menyampaikan bahwa penting untuk mengetahui aturan dan safety prosedur dalam olahraga panjat tebing.

“Sangat perlu mengetahui aturan main dalam olahraga ini. Setelah adanya wall climbing ini, diharapkan banyak yang bisa berlatih sehingga pemuda-pemudi khususnya anak sekolah bisa berkegiatan yang positif,” tutur Wawi, sapaan akrabnya.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan Arief Budiman berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut hingga kedepannya dan menjadi hal yang positif.

“Diharapkan selepas kegiatan ini banyak siswa sekolah yang bisa menyalurkan bakatnya dengan ikut berlatih sport climbing bersama Mapala Djuanda, semoga dengan itu dapat munculnya atlet-atlet olahraga panjat tebing yang berprestasi,” Ungkapnya.

Acara ini juga diiringi dan diisi oleh hiburan musik akustik dari Oskar Rasta, Rifky with Viky serta UKM Sanggar Seni Teater Lentera yang ikut memeriahkan.