Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan Webinar yang bertajuk “Penguatan E-Governance Melalui Literasi Digital” yang digelar secara virtual menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meetings (28/07). Webinar ini diisi oleh Wakil Dekan III FISIP UNIDA Bogor, G. Goris Seran, Drs., M.Si, Direktur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIDA Bogor, Gugun Gunadi, M.Pd dan sebagai key opinion student diantaranya Yulia Nasari dan Ruben Bentiyan selaku mahasiswa berprestasi di FISIP UNIDA Bogor serta dipandu oleh mahasiswa FISIP UNIDA Bogor, Rasda Arfiyanti selaku moderator. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Dekan FISIP UNIDA Bogor, Denny Hernawan, Drs., MA. beserta jajaran dan diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswa baru FISIP UNIDA Bogor.

Dekan FISIP UNIDA Bogor, Denny Hernawan, Drs., MA. dalam pemaparan sambutannya menyatakan bahwa pada dasarnya dari judul kegiatan webinar ini merangkum dua kompetisi inti dua prodi yang ada di FISIP UNIDA Bogor yaitu administrasi publik dan sains komunikasi, yang dimana E-governance itu dari Administrasi Publik dan literasi digital merupakan kompetensi mahasiswa yang mengambil jurusan Sains Komunikasi.

“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pihak yang terkait dengan webinar ini dan selamat mengikuti kegiatan webinar bagi para peserta. Webinar ini juga untuk perkenalan awal pada mahasiswa tentang apa itu UNIDA Bogor dan FISIP UNIDA Bogor dan mahasiswa harus paham siapa FISIP UNIDA Bogor dan apa yang dilakukan FISIP UNIDA Bogor. Dan pada saatnya tiba kegiatan akan aktif kembali secara langsung atau luring dan datang ke kampus sudah memiliki bayangan bagaimana kampus kita. Kegiatan ini berkaitan dengan kegiatan PMB juga yang nantinya ini menjadi awal dimana lanjutannya nanti kegiatan pengenalan kampus yang lebih spesifik,” tutur Denny Hernawan, Drs., MA.

Direktur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIDA Bogor, Gugun Gunadi, M.Pd. dalam pemaparan materinya menyatakan bahwa geberasi saat ini menhadapi beberapa tangtangan yang harus dihadapi dan mencari solusinya yang tantangan-tentangan tersebut diantaranya tantangan kecepatan, kenyamanan, gelombang generasi, pilihan, ragam gaya hidup, kompetisi harga, pertambahan nilai, pelayanan pelanggan, teknologi sebagai andalan dan jaminan mutu. Dengan tantangan seperti itu maka perguruan tinggi perlu berlari lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan sehingga para lulusan nantinya dapat menghadapi tantangan-tantangan yang ada di masa depan.

“Dan untuk lebih mempersiapkan lulusan tentunya UNIDA Bogor temasuk FISIP UNIDA Bogor melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Reset dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang dimana mahasiswa dapat mengikuti program-program yang terdapat pada MBKM yang dimana dapat menunjang perkembangan mahasiswa, dalam MBKM ada program-program yang bermanfaat seperti program magang, proyek kemanusiaan, pertukaran pelajar, membangun desa, kegiatan kewirausahaan, penelitian, kampus mengajar dan proyek independen,” ungkap Gugun Gunadi, M.Pd.

Wakil Dekan III FISIP UNIDA Bogor, G. Goris Seran, Drs, M.Si. dalam pemaparan materinya manyatakan bahwa webinar ini tentunya menjadi gambaran untuk prodi yang ada di FISIP UNIDA Bogor yaitu Administrasi Publik dan Sains Komunikasi. Untuk saat ini bahwa generasi dinamakan dengan generasi Z atau milenial yang dimana tekonologi sangat berkembang dan segalanya menggunakan internet sehingga memperlancar segala jenis kegiatan dalam hidup dan media sosial menjadi alat komunikasi yang sangat penting sehingga generasi saat ini disebut dengan generasi digital. Governance yaitu tata kelola hubungan antara pemerintah, sector private dan masyarakat yang disebut tripilar dan jika E-Governance yaitu tata kelola hubungan antara tripilar melalui penggunaan tekonologi informasi.

“Situasi terkini dalam kehidupan bermasyarakat bahwa masyarakat online dan media sosial dapat berperan sebagai agen sosial dan perubahan politik, tema politik di media sosial berdampak pada meningkatnya aktivitas netizen di media sosial, meningkatnya aktivitas di media sosial dapat mendorong pergerakan sosial dan peruabahan politik di Indonesia, terjadi pergerseran dari realitas sosial pada realitas virtual, sepi di dunia real menjadi ramai atau viral di dunia virtual, semakin banyak orang berbicara di media sosial tentang suatu isu yang semakin dianggap penting dan semakin ingin diketahui serta semakin perlu di respons dan sehingga dalam kehidupan media sosial saat ini , kekuatan daya tahan suatu negara, sosial, ekonomi, dan politik sering diadu, diuji dan dipertentangkan di media sosial oleh masyarakat secara online. Itu semua fenomena yang terjadi secara global termasuk juga di Indonesia. Banyak media sosial yang sering dipakai di dunia termasuk di Indonesia yang paling sering dipakai yaitu yang pertama WhatsApp, kedua Facebook, ketiga Instagram dan lain-lain serta media yang paling digemari terutama pada masa pandemi yang pertama yaitu Youtube, kedua Instagram dan ketiga WhatsApp. Adapun yang dimaksud dengan literasi digital adalah bukan hanya sekedar kemampuan membaca informasi di media digital akan tetapi juga kemampuan untuk mencari, mengidentifikasi, mengevaluasi dan menggunakan informasi yang didapatkan,” tutur G. Goris Seran, Drs, M.Si.

Yulianasari selaku mahasiswa yang berprestasi dari prodi Administrasi Publik FISIP UNIDA Bogor menyatakan dalam pemaparan pengalamannya bahwa sebagai mahasiswa FISIP UNIDA Bogor harus saling bekerjasama satu sama lain antar mahasiswa untuk saling meraih prestasi yang dapat membanggakan UNIDA Bogor khususnya FISIP UNIDA Bogor.

“Alhamdulillah saya bersyukur sudah diberikan kesempatan untuk selalu meraih prestasi seperti sebagai Best Presenter di UNIDA Ambassador, Koodinator Bogor Gercep di Kecamatan Cisarua, Paskibra Kecamatan Cisarua, 15 Terbaik Lomba Bogor Leaders Talk Tingkat Kabupaten Bogor. Mari kita semangat untuk meraih banyak prestasi dan tabung prestasi dari sekarang serta rencanakan apa yang akan dilakukan sehingga hidup akan lebih mudah. Tentunya kita harus selalu semangat walaupun dalam masa pandemi,” tutur Yulia Nasari.

Mahasiswa FISIP UNIDA Bogor, Ruben Bentiyan dalam pemaparan pengalamannya bahwa di FISIP UNIDA Bogor dalam lintas generasi tetap berjalan bersama dan sering berkumpul serta FISIP mempunyai lingkungan yang saling dukung untuk kemajuan dan perkembangan bersama. FISIP adalah lingkungan yang tepat untuk para mahasiswa untuk berkembang secara baik.

“Alhamdulillah saya bersyukur mendapatkan prestasi dalam perlombaan Pidato Bung Karno  yang digelar oleh Guberner Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan saya meraih juara 1 dan saya senang sekali dan saya berpesan pada teman-teman jangan pernah ragu untuk mengikuti perlombaan atau kerjuaraan untuk meraih prestasi yang kita ingingkan dan ketika orang lain yang hari ini bisa berbangga diri menggunakan nama besar almamaternya, kita tidak perlu memikirkan itu yang kita harus lakukan membuat almamater kita besar,” ungkap Ruben Bentiyan.