Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor melalui Direktorat Kemahasiswaan selenggarakan seleksi debat konstitusi tingkat mahasiswa dengan mengangkat tajuk "RUU Omnibus Law" pada Rabu (19/2/2020) di Ruang Kelas Pascasarjana, Kampus UNIDA Bogor.

Kegiatan yang termasuk ke dalam rangkaian Milad ke-33 UNIDA Bogor ini mengundang Dr. Abubakar Iskandar, M.Si (Dosen Magister Administrasi Publik), Junaidi, SH., MH (Dosen Fakultas Hukum), dan Mulyadi, SH., MH (Dosen Fakultas Hukum) sebagai dewan juri serta Berry Sastrawan, S.Sos., M.AP (Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) sebagai moderator.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Nurwati, SH., MH dalam sambutannya mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti seleksi sebanyak 35 orang mahasiswa yang terbagi ke dalam 12 kelompok dari perwakilan setiap fakultas. Nantinya, diharapkan akan terpilih dan terbentuk tim untuk mewakili UNIDA Bogor dalam perlombaan debat konstitusi pada tingkat nasional.

"Seleksi debat konstitusi tingkat mahasiswa ini penting diselenggarakan mengingat pelaksanaan debat konstitusi tingkat nasional akan segera dilaksanakan. Seleksi ini dilakukan untuk mencari bibit-bibit mahasiswa unggul dan berkompeten, kita mempersiapkan tim untuk debat konstitusi tingkat nasional nanti," ujarnya.

Nurwati, SH., MH juga berharap, dengan banyak diselenggarakannya kegiatan kemahasiswaan ke depan dapat meningkatkan pemeringkatan perguruan tinggi berbasis kinerja kemahasiswaan.

"Mudah-mudahan dari setiap kegiatan yang diselenggarakan terkait dengan kemahasiswaan dapat meningkatkan peringkat kinerja kemahasiswaan menjadi lebih baik lagi ke depan," ucapnya yang juga merupakan dosen Fakultas Hukum UNIDA Bogor.

Sementara itu salah satu juri seleksi debat, Junaidi, SH., MH menyampaikan, kegiatan ini merupakan hal yang baik. Terlebih, tim yang dipersiapkan untuk mewakili UNIDA Bogor pada lomba debat konstitusi tingkat nasional tidak hanya diambil dari satu perwakilan fakultas.

“Jadi yang terpilih mewakili UNIDA Bogor nantinya tentu tidak hanya satu tim yang berasal dari satu fakultas, sehingga ada sinergi bagus antar setiap fakultas. Dengan begini kita bisa melihat potensi-potensi mahasiswa yang berkompeten untuk membentuk tim yang baik,” tuturnya. (amr)