PT. Global Ikhwan Group Indonesia jalin kerjasama dengan Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor melalui program entrepreunerial yang dapat dilaksanakan dalam bentuk praktik dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari (12/7). Kegiatan yang berlangsung dikawasan Sentul Bogor di awali dengan ramah tamah dalam bentuk makan siang bersama di salah satu resto yang dimiliki oleh PT. Global Ikhwan Group yang bernama GH Corner, dalam kegiatan ini turut hadir pimpinan kedua pihak diantaranya Chanchelor UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH, Rektor UNIDA Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si , Ir. Himmatul Miftah, M.Si selaku Wakil Rektor IV UNIDA beserta jajarannya dan Tuan datuk pangeran Mohd rasidi Abdullah pengerusi eksekutif PT. Global Ikhwan Group Indonesia, serta Dr. Ing ina uspita Nasiran selaku komisaris PT. Global Ikhwan Group Indonesia.

Kegiatan tersebut dilanjutkan denggan Signing Ceremonial MoU (Memorandum of Understanding)  antara PT. Global Ikhwan Group Indonesia  dengan Universitas Djuanda (UNIDA), Kerjasama yang dibangun ini merupakan bentuk Silaturahmi sesama umat islam dalam membangun peradaban yang baik.

Seluruh proses pendidikan serta pergaulan di lingkungan UNIDA berlandaskan Tauhid dengan di bekalinya 21 Karakter Tauhid bagi seluruh Insan UNIDA dimana terdapat sifat-sifat Rasulullah SAW didalamnya, dan sifat kearifan lokal serta komitment didalamnya.

Chanchelor UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH  dalam sambutannya menyatakan bahwa “banyak sekali yang bisa kita kelola dan  disinergiskan khususnya dalam bidang pendidikan serta pemenuhan kebutuhan, Persamaan yang dibangun UNIDA adalah kekeluargaan”.

Terdapat kesamaan yang dapat di integrasikan antara PT. Global Ikhwan Group Indonesia dengan UNIDA yang bisa menjadi suatu kemaslahatan bersama.

“Hati tauhid dan hati ikhwan berdampingan, dan kami ingin membangun budaya islam yang kuat melalui 21 karakter tauhid dan ujungnya adalah jihad dan beriman di jalan Allah SWT”. Tambahnya.

Tuan datuk pangeran Mohd rasidi Abdullah pengerusi eksekutif PT. Global Ikhwan Group Indonesia menyatakan bahwa “Pendidikan adalah faktor utama, namun kesalahan orang menganggap pendidikan itu sebatas mengajar , pernyataan itu salah karena itu masuknya kedalam pembelajaran, pembelajaran itu intinya akal, namun pendidikan sasarannya adalah hati, roh dan jiwa sehinggal kita berpikir hati dengan perasaan, namun akal dengan pengetahuan yang didapat dalam pembelajaran. Bertauhid adalah rasa dimana bukan hanya sekedar tahu namun juga harus dirasakan, dijalankan, diresapi dan dihadirkan Allah dalam setiap kehidupan. Apabila berbicara tentang pendidikan  Rasulullah SAW datang dimuka bumi untuk menyempurnakan Akhlaq dan mengajarkan bukan hanya tau adanya Allah namun juga menjalankan rasa sebagai manusia yang memiliki Allah dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.”

UNIDA merupakan Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bogor memiliki komitmen yang tinggi untuk terus melakukan perbaikan untuk dapat terus berprestasi baik dari segi riset, kegiatan mahasiswa dan segi bidang lainnya.

Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si  selaku Rektor UNIDA menyampaikan bahwa “UNIDA yang saat ini masuk dalam 100 Perguruan Tinggi terbaik se-Indonesia tepatnya ke-66 dari 2010 Perguruan Tinggi non politeknik dan non vokasi. Alhamdulillah Kami adalah universitas swasta unggul nomor 1 di jawabarat dalam bidang riset, dan banyak keunggulan lain pula yg kita capai. Dengan cita-cita di tahun 2035 UNIDA ingin menjadi entrepreunial university, salah satu cara mencapai itu adalah dengan cara kita ingin berbagi serta belajar realita disini dengan cara pengelolaan bisnis yang dikembangan dan akhlaq yg dibangun, diakui kapasitas, kejujuran, integritas, dan loyalitasnya. Serta kerjasama ini diharapkan dapat berkesinambungan dan mengembangkan bersama dalam persaudaraan.”

PT. Global Ikhwan Group Indonesia mengembangkan beberapa sektor, diantaranya Sektor pembangunan islam, sektor pendidikan, sektor perniagaan, sektor pwngkhidmatan, sektor media, sektor prternakan dan peladangan, sektor pendabiran dan hubungan masyarakat.

Dr ing puspita selaku komisaris PT. Global Ikhwan Group Indonesia menambahkan bahwa “sekarang merupakan zaman yang menuntut perkembangan dalam segi teknologi dan kita wajib untuk berjuang dalam menghadapi perkembangan zaman tersebut agar tidak tertinggal, metode yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dan perjuangan hijrah Rasullullah SAW sangat berat dan tujuan utama bukan untuk apa-apa namun tujuannya adalah untuk Allah. Banyak sekali orang-orang datang dan belajar kemari sebagai bentuk peningkatan kompetensi dan silaturahmi dalam rangka mengenal Allah yang merupakan tujuan utama kita semua dengan harapan dapat mmbangun hidup yang  damai, maju, dan berkah.

Diakhir acara rombongan UNIDA diajak untuk berkeliling di kawasan pusat bisnis dari PT. Global Ikhwan Group Indonesia diantaranya berkunjung ke Ikhwan Bakery, Ikhwan Butcher & Frozen Food, serta butik dan jahitan ikhwan.