Tim peneliti dari Fakultas Pertanian Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor menyelenggarakan “Uji Coba Model Klaster Rantai Pasok Produk Berbasis Obat Herbal yang Berpihak pada Petani”. Penelitian yang diketuai oleh Ir. Ita Novita, M.Si serta Ir. Himmatul Miftah, M.Si selaku anggota tim peneliti dilaksanakan di Chevilly Resort & Camp, Bogor pada Jum’at (4/12/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si beserta para tamu undangan dari berbagai kalangan terkait. Adapun narasumber ahli yang hadir diantaranya Prof. Dr. Ir. Mohammad Winugroho (Penasehat Badan Usaha Milik Petani Indonesia), Dr. Ir. Sukamto, M.Agr.Sc (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat), Ir. Dian Herdiawan, MM (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor), serta Irma Purnamasari, S.Sos., M.Si (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNIDA Bogor).

Turut hadir memberikan sambutan, Direktur Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) UNIDA Bogor, Dra. Ginung Pratidina, M.Si menyampaikan bahwa sebagai seorang dosen tidak hanya melaksanakan pendidikan dan pengajaran, namun juga wajib melaksanakan kegiatan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh para dosen, diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Saya sebagai Direktur DRPM berbahagia sekali karena pada kesempatan ini tim peneliti dari Fakultas Pertanian akan memaparkan suatu hasil penelitian. Mudah-mudahan dari bapak dan ibu dapat memberikan masukkan untuk para peneliti. Ini merupakan salah satu tahap dari para peneliti untuk menguji coba terlebih dahulu hasil penelitian sebelum dijadikan laporan akhir. Jadi penelitian tidak hanya disimpan namun dapat disosialisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh para user, umumnya masyarakat luas,” tuturnya.

Ketua Tim Peneliti, Ir. Ita Novita, M.Si mengatakan, kegiatan uji coba ini mengundang ahli serta pakar di bidangnya untuk semaksimal mungkin memberikan masukkan dan saran terkait dengan penelitian. Hal ini bertujuan agar di akhir akan dapat menghasilkan luaran penelitian yang tepat berupa model sesuai dengan masukan dari para ahli dari berbagai bidang yang terkait.

“Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih banyak atas kehadiran bapak ibu untuk menghadiri hasil penelitian kami. Ini merupakan penelitian hibah PTUPT yang mana tahun ini merupakan tahun terakhir dari penelitian ini, sehingga wajib mengeluarkan luaran berupa model. Kami disini akan mencoba menyampaikan mengenai model kluster. Kami berharap menerima masukkan dan saran dari bapak ibu untuk dapat kami sempurnakan penelitian ini sehingga bisa bermanfaat untuk para petani sebagai user dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani, semoga bisa bermanfaat untuk kesejahteraan ummat,” tuturnya.

Senada dengan Ir. Ita Novita, M.Si, pada sesi pemaparan hasil penelitian yang disampaikan oleh Ir. Himmatul Miftah, M.Si selaku anggota tim peneliti, menyebutkan bahwa masukkan serta saran dari beberapa unsur dan ahli dapat menyempurnakan hasil penelitian yang diuji cobakan tersebut. Nantinya, luaran hasil penelitian yang telah disempurnakan dapat dijadikan bahan masukkan kembali untuk Dinas terkait, khususnya untuk PD Pasar Pakuan Jaya.

“Masukkan dari beberapa unsur ahli untuk menyempurnakan model yang telah kami susun. Kami berharap model ini bisa memberikan masukan kepada PD Pasar Pakuan Jaya, karena hasil dari kesimpulan apa yang telah didiskusikan pada hari ini akan jadi masukkan bagi Dinas terkait sebagai salah satu alternatif pengembangan bisnis PD Pasar Pakuan Jaya. Diharapkan nantinya akan ada satu sentra untuk memberikan wadah bagi obat herbal yang skalanya modern,” paparnya.

Di akhir pemaparan, Ir. Himmatul Miftah, M.Si mengatakan, kegiatan mengintegrasikan lembaga produksi dengan lembaga pemasaran membentuk wadah lembaga usaha produktif yang sahamnya dimiliki petani dan industri pengolah.

“Aktifitas kegiatan rantai pasok mulai dari pengelolaan informasi, pengelolaan aliran distribusi bahan baku dan produk olahan serta kegiatan aluran keuangan dikelola satu atap dengan didukung oleh Lembaga penunjang dalam kegiatan distribusi, keuangan, pengendalian kualitas dan pengembangan produk. Pengintegrasian semua aktifitas didukung melalui pembuatan sistem informasi terintegrasi melalui aplikasi berbasis digital,” pungkasnya.

Salah satu narasumber ahli, Dr. Ir. Sukamto, M.Agr.Sc menuturkan, perlu adanya pendampingan untuk setiap unit terlebih dalam hal kelembagaan dan korporasi serta adanya standar operasional prosedur (SOP) yang harus diterapkan.

“Tentunya unit tidak bisa berdiri sendiri, maka terkait dengan kelembagaan ini akan sangat baik nantinya sehingga dapat memudahkan dalam pembinaan. Kemudian dalam kelembagaan tersebut perlu adanya SOP yang dijalankan di setiap unit,” ujarnya.

Sementara itu dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, Ir. Dian Herdiawan, MM menyampaikan apresiasi terkait dengan penelitian yang dilakukan oleh dosen Fakultas Pertanian UNIDA Bogor tersebut. Dian Herdian mengatakan bahwa dalam hal ini Pemerintah Kota Bogor akan mendukung sepenuhnya karena ini terkait dengan pengembangan sektor pertanian sesuai dengan program yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bogor.

“Pemerintah Kota Bogor sangat mengapresiasi penelitian ini, seperti yang kita ketahui rantai pasok sangatlah panjang. Untuk regulasi, tidak hanya di Kota Bogor, pusat pun mengarahkan petani untuk berkorporasi. Kami sangat mendorong untuk mendukung model klaster rantai pasok produk berbasis obat herbal ini yang tentunya berpihak pada petani. Terutama pandemi COVID-19 saat ini, sektor yang masih memberikan kontribusi besar ialah sektor pertanian. Terima kasih, kami ingin menjadi bagian pengembangan ini, apalagi ini untuk masukkan bagi PD Pasar Pakuan Jaya. Mudah-mudahan ini berlanjut dan bisa diimplementasikan di Kota Bogor,” tuturnya.