Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor dengan HUD Institute selenggarakan Audiensi bersama Bupati Bogor untuk membahas webinar peluncuran Program Perumahan dan Permukiman Produktif Berbasis Komunitas (P3-BK) (20/8). Audiensi ini dilaksanakan di Kantor Bupati dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Audiensi ini dihadiri oleh Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH, Wakil Rektor III UNIDA Bogor, Ir. Himmatul Miftah, M.Si, Sudiman Sihotang, SH, MH dan Direktur Sekolah Pascasarjana, Dr. Rita Rahmawati, M.Si Serta Bupati Kabupaten Bogor, Ade Yasin, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DKPP), Ajat Rochmat Jatnika, S.T., M.Si, Ketua umum The HUD Institute, Ir. Zulfi Syarif Koto, M.Si. Ir. Muhammad Joni, MSi . dan Ir. Encep R Marsadi. Kegiatan audiensi ini berfokus kepada Webinar Peluncuran Program P3-BK di Kabupaten Bogor yang akan diadakan pada tanggal 24 Agustus 2021 dimana Bupati Bogor diminta untuk dapat memberikan sambutan dan arahan singkat selaku kepala daerah di Kabupaten Bogor.

Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH. dalam pemaparannya menyatakan bahwa diharapkan dengan audiensi ini dapat memperjelas program P3-BK dan kegiatan peluncurannya nanti bersama Bupati Bogor.

“Kabupaten Bogor memiliki Pancakarsa yang berisikan Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Maju, Bogor Berkeadaban dan Bogor Membangun, tentu dengan program P3-BK ini akan bersinergi dengan Pancakarsa yang dimiliki oleh Kabupaten Bogor,” tutur Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH.

Bupati Bogor, Ade Yasin, SH., MH. dalam pemaparannya menyatakan bahwa perumahan berbasis komunitas ini merupakan hal yang bagus untuk Kabupaten Bogor dan secara wilayah cakupannya luas ditambah UNIDA Bogor yang selalu berpikir dan melakukan inovasi maka program ini dapat memajukan Kabupaten Bogor.

“Dengan audiensi ini saya harap dapat menjelaskan secara rinci bagaimana program P3-BK ini dan bagaimana teknis pelaksanaan webinar peluncuran P3-BK ditanggal 24 Agustus 2021 nanti.  Untuk program P3-BK di Kabupaten Bogor bisa berbasis kampung karena banyak di Kabupaten Bogor kampung-kampung yang memiliki produksi berbasis komunitas (kampong), seperti pembuatan tas dan lain-lain. Dengan P3-BK dan dengan berbasis komunitas seperti kampung ini dapat lebih memajukan Kabupaten Bogor,” tutur Ade Yasin, SH., MH.

Ketua umum The HUD Institute, Ir. Zulfi Syarif Koto, M.Si. dalam paparannya menyatakan bahwa diharapkan program ini terus berlanjut setelah peluncuran tanggal 24 Agustus 2021 nanti maka kami akan langsung implementasi pada komunitas. Hal ini tentunya ke lapangan yang tentunya dibutuhkan peninjauan lapangan di beberapa lokasi yang akan dijadikan tempat dilaksanakannya program P3-BK.

“Melalui ini The HUD Institute dengan UNIDA Bogor yang memiliki motto Kampus Bertauhid, kami berharap bisa menjadi pionir untuk mempersatukan komunitas-komunitas yang ada di Kabupaten Bogor dan mengeksposnya sehingga Klinik Rumah yang akan dilaksanakan nanti berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat, agar setiap masyarakat dapat menghuni rumah,” ungkap Ir. Zulfi Syarif Koto, M.Si.