Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor menyelenggarakan Penyambutan Mahasiswa Inbound Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Dalam Negeri Angkatan I Tahun 2021 secara resmi di Aula Gedung C, Kampus UNIDA Bogor, Senin (25/10/2021). Kegiatan yang mengangkat tema bertajuk “Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya” ini dihadiri oleh Chancellor UNIDA Bogor, Rektor serta para Wakil Rektor, para Dekan, serta para tamu undangan.

Dr. La Ode Amril, M.Pd selaku PIC program PMM UNIDA Bogor dalam penyampaian laporannya menyebutkan, jumlah keseluruhan mahasiswa yang diterima di UNIDA Bogor yakni 111 mahasiswa dari 29 perguruan tinggi. Namun yang hadir langsung atau inbound di UNIDA Bogor ialah 94 mahasiswa. 

“Alhamdulillah hari yang ditunggu-tunggu, tentunya pada hari ini dilaksanakan pertemuan antara pimpinan UNIDA Bogor dengan para mahasiswa program PMM Angkatan 1 Tahun 2021. Selama kurang lebih 2 bulan di UNIDA Bogor, ada beberapa kegiatan yang akan diikuti oleh para mahasiswa PMM. Diantaranya kegiatan pembelajaran, baik itu daring maupun luring. Kemudian juga kegiatan modul nusantara, 7 kegiatan inspirasi, 3 kegiatan refleksi, dan 1 kegiatan di akhir yakni bakti sosial. Perlu disampaikan juga bahwa di akhir program ini dilaksanakan pagelaran seni dan budaya, dimana para mahasiswa menampilkan seni budaya dari daerah asal masing-masing,” ujarnya.

Hadir menerima mahasiswa secara simbolis, Rektor UNIDA Bogor Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si menyampaikan selamat datang kepada para mahasiswa PMM di UNIDA Bogor, salah satu kampus terbaik di Jawa Barat yang memiliki motto sebagai Kampus Bertauhid. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si berharap kegiatan dari program PMM ini dapat berjalan lancar sehingga memberikan kesan yang baik disamping menambah dan memperluas wawasan.

“Tentunya terima kasih kepada Kemendikbudristek yang sudah memfasilitasi untuk kita bisa melaksanakan program pertukaran mahasiswa ini. Mudah-mudahan selama di sini, para mahasiswa dapat berbaur, bisa saling tukar menukar gagasan, ide, yang mana dalam situasi pandemi ini kita dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif, tidak terpaku dengan ancaman Covid-19. InsyaAllah nanti akan dibimbing oleh para dosen mentor bersama-sama dengan para santri mahasiswa Bina Tauhid,” tuturnya pada saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Chancellor UNIDA Bogor Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH menuturkan, sejarah UNIDA Bogor sebagai Kampus Bertauhid berawal dari cita-cita para pendiri sebelumnya, yakni Alm. Letjen. (Purn) H. Alamsjah Ratoe Perwiranegara. Disebutkan bahwa, Kampus Bertauhid dimaknai dengan menjunjung tinggi nilai ketuhanan yang maha esa sesuai dengan sila pertama dalam Pancasila, dasar negara Republik Indonesia.

“Kampus Bertauhid itu ialah kampus yang mengajarkan mahasiswa untuk menghargai dirinya dengan menghargai tuhannya, maka dari itu anda tidak salah memilih. Menempatkan tuhan di paling atas, seperti Pancasila,” ungkapnya.

Terkait dengan program PMM, Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH mengatakan, dalam prosesnya kegiatan program PMM ini harus dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para mahasiswa. Diharapkan nantinya para mahasiswa tidak hanya dibekali pembelajaran saja, namun ada kegiatan lain yang dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa, khususnya keterampilan khas yang dapat dibawa ke daerah asal masing-masing.

“Manfaatkan kesempatan yang didapatkan ini, jangan sia-siakan. Saya berharap, Pak La Ode dan kawan-kawan lainnya membuat sebuah program kegiatan yang bukan hanya memberikan mata kuliah, namun juga keterampilan, seperti kelas Pencak Silat Cimande atau hal lainnya. Nikmati, jalani, jangan banyak mengeluh, dekati Allah SWT, tuhan yang maha esa. Jangan lupa juga untuk dapat menjaga diri, menjaga nama baik kampus,” tutupnya.