Dhia Istiqomah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) berhasil meraih penghargaan sebagai wisudawan terbaik Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor pada Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022 yang diselenggarakan di Braja Mustika Hotel & Convention Centre, Bogor, pada Rabu, 13 Juli 2022.

Mahasiswi asal Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat ini mengatakan dirinya tidak menyangka dapat menjadi wisudawan terbaik dengan IPK nyaris sempurna, 3,95. Ia menerangkan bahwasanya hal ini tentu tidak luput dari dukungan keluarga serta lingkungan sekitar yang selalu mendorong untuk dapat memberikan yang terbaik pada setiap hal.

“Alhamdulillah rasa syukur yang teramat dalam kepada Allah SWT yang telah memberikan kejutan yang sebelumnya tidak saya sangka sama sekali, menjadi wisudawan terbaik di periode ini. Untaian terimakasih yang sebanyak banyak nya saya sampaikan kepada segenap civitas akademika Universitas Djuanda Bogor, terkhusus bapak Chancellor, bapak Rektor, pimpinan Pondok Pesantren Bina Tauhid, Dekan Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru, Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab, dosen pembimbing, dan segenap dosen Pendidikan Bahasa Arab yang telah mengantarkan saya menjadi wisudawan terbaik untuk periode ini,” ujarnya pada saat memberikan sambutan sebagai perwakilan wisudawan.

“Selanjutnya, terimakasih yang tak terhingga saya sampaikan kepada mamah, papah, kakak, adik-adik, keluarga besar dan sahabat-sahabat saya yang telah mendoakan dan mendukung saya sehingga saya bisa berdiri di podium yang terhormat ini dengan menyandang gelar sarjana serta wisudawan terbaik di Universitas Djuanda Bogor,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dhia Istiqomah menyampaikan, sebagai pemuda dan pemudi, sebagai seorang yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi, sudah seharusnya berperan lebih besar di masyarakat, menjadi agen perubahan. Menurutnya, kenyataan bahwa perjuangan baru saja dimulai adalah benar adanya.

“Hari ini, kita melihat wajah-wajah berseri yang penuh kebahagiaan yang nampak dari wisudawan/wisudawati, keluarga kita, sahabat kita, serta semua orang yang senantiasa mendukung kita setelah sekian lama kita berjuang dan bergelut dalam kegiatan perkuliahan serta tugas akhir yang luar biasa menyita waktu, tenaga dan fikiran, bahkan materi. Alhamdulillah kita bisa menyelesaikan itu semua dengan penyematan gelar sarjana pada hari ini. Tapi ingat teman teman, perjuangan kita belum usai, justru perjuangan kita baru dimulai.”

“Teman-temanku sekalian, kehidupan pasca kampus ini bukan hanya sekedar bagaimana mencari pekerjaan yang layak, gaji yang besar, pangkat yang tinggi, dan segala bentuk keduniawian lainnya, tetapi lebih dari itu teman-teman, bagaimana diri kita bisa memberikan kebermanfaatan besar bagi kehidupan masyarakat luas. Seperti apa yang disampaikan oleh Imam Syafi’I Rahimahullah yang berkata, Ilmu bukanlah apa yang dihafal, akan tetapi yang bermanfaat,” pungkasnya.