Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat. Sebagai bentuk wujud adanya perekonomian masyarakat yang konkret dan strategis untuk dikembangkan karena sektor ini mampu menyediakan lapangan kerja sebagaimana mampu menyerap tenaga kerja yang cukup tinggi. Usaha kecil di Desa Cileungsi Ciawi yang sedang berkembang ada banyak, diantaranya yaitu warung makan, warung sembako, pengembangbiakan kelinci dan hewan ternak, serta usaha keripik pisang yang sangat potensial untuk dikembangkan dan dibina karena usaha mereka memiliki kendala dantaranya kelemahan SDM, minimnya informasi terkait pemasaran digital, dan peningkatan keahlian bagi para pelaku UMKM.  Pendampingan ini merupakan suatu proses pemberian kemudahan yang diberikan pendamping kepada masyarakat dalam mengidentifikasi kebutuhan dan memecahkan masalah serta mendorong tumbuhnya inovasi dan inisiatif dalam proses pengambilan keputusan, sehingga kemandirian dapat diwujudkan. Pendampingan yang dilakukan ini merupakan strategi yang sangat menentukan keberhasilan program pemberdayaan UMKM masyarakat Cileungsi Ciawi, sesuai dengan prinsip yaitu membantu sesama. Dalam kegiatan ini ditugaskan sebagai pendamping bukan pemecah masalah. Kegiatan pendampingan UMKM di masyarakat ini diyakini mampu mendorong terjadinya pemberdayaan UMKM secara optimal. Perlunya pendampingan ini dilatar belakangi oleh adanya kesenjangan dan kurangnya informasi terkait pemasaran yang dilakukan untuk mengembangkan bisnis para pelaku UMKM. Pendampingan kepada pelaku UMKM ini dapat dilakukan melalui ; (1) Pengembangan Ilmu Pengetahuan Digitalisasi, (2) Penyebarluasann Ilmu Pengetahuan Digitalisasi, (3) Penerapan Ilmu Pengetahuan Digitalisasi, (4) Peningkatan kesadaran dan pelatihan kemampuan. Adapun tujuan pendampingan ini antara lain : Memastikan bahwa adanya perubahan konkret pada masyarakat dan lingkungan yang terjadi di Desa Cileungsi Ciawi, Meningkatkan mayarakat yang diajak bekerja sama untuk membangun kemampuan dalam menangani masalah, Menambah pengetahuan baru untuk masyarakat sekitar mengenai digitalisasi, Meningkatkan motivasi masyarakat dalam mengembangkan bisnis, dan Masyarakat dapat mengimplementasikan mengenai peran digitalisasi.

Sebelum kami terjun ke lingkungan masyarakat untuk melakukan pengabdian di Desa Cileungsi Ciawi  kami mendapatkan banyak pengarahan dan pembekalan dari Dosen Pembimbing Lapangan dalam menjalankan program pendampingan kepada para pelaku UMKM. Kami terlebih dahulu melakukan sosialisasi terkait sistem keuangan syariah dan lembaga keuangan syariah dengan tujuan untuk mengoptimalisasi penggunaan produk syariah pada masyarakat lingkungan Kp. Loji Desa Cileungsi Ciawi. Kami juga melakukan kunjungan ke Baitul Maal Wat tamwil (BMT) terdekat di sekitaran desa yaitu tepatnya di BMT Benteng Mikro Indonesia (BMI) Desa Banjarwangi. Disana kami melakukan wawancara terkait berapa banyak masyarakat Desa Cileungsi mengetahui Koperasi berbasis syariah, berapa banyak masyarakat yang minat untuk menggunakan produk syariah, dan berapa banyak masyarakat Desa Cileungsi telah menggunakan produk syariah, Setelah itu kami mulai melakukan kunjungan ke beberapa masyarakat yang memiliki Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Setelah melakukan beberapa kunjungan, kami memutuskan untuk menelusuri lebih dalam salah satu UMKN yang ada di Desa tersebut, yaitu usaha keripik pisang ibu Tati Herlina yang sering dikenal dengan Ibu Iing. Bersama ibu iing kami mulai melakukan pendampingan yang dimulai dari melakukan perencanaan terkait program yang akan dijalankan bersama yaitu Mengoptimalkan pengunaan digitalisasi untuk membantu mengembangan bisnis keripik pisang ibu iing. Di era industri 4.0 ini ibu iing selaku pelaku UMKM menyadari bahwa perkembangan jaman sudah semakin maju, jika tidak mengikuti perkembangan jaman bisa dipastikan bahwa usaha yang dijalankan tidak akan berkembang dengan signifikan. Maka dari itu atas dasar keinginan ibu iing tersebut yang ingin mulai menambah wawasan mengenai pentingnya digitalisasi untuk usahanya. Selang beberapa hari kami menjadwalkan untuk melakukan Penyuluhan Digital Marketing Media Sosial Untuk UMKM. Setelah penyuluhan selesai, masyarakat diharapkan dapat mengimplementasikan apa yang sudah disampaikan dalam pendampingan yang diberikan oleh Mahasiswa Semester 6 Kelompok KKN 08. Sampai dengan tahap penyuluhan, kami tetap memberikan pendampingan kepada salah satu pelaku UMKM yaitu Ibu Iing untuk membantu memberikan pengarahan terkait pembuatan logo, pengemasan produk yang bersih, juga dilengkapi foto produk yang estetik agar tampak menarik ketika ditampilkan pada media sosialnya.

Pendapat tentang terselenggaranya kegiatan UMKM yang dilaksanakan di desa cileungsi tentunya sangat bermanfaat Dan membantu sebagian warga cileungsi untuk mengembangkan UMKM yang telah berjalan, dan UMKM ini juga banyak memberikan hal positif bagi diri saya, karena dengan adanya UMKM di desa cileungsi  saya mendapatkan ilmu baru untuk bekal nanti saya membuka usaha, dan tentunya juga saya sangat senang karena bisa sedikit membantu salah satu warga desa cileungsi untuk dapat mengembangkan UMKM nya.

Selain itu mahasiswa sekaligus aktivis yang berlatarbelakang Ilmu Ekonomi Islam berpendapat bahwa sangat senang bisa berbagi pengetahuan kepada Masyarakat desa terkait sistem keuangan islam, lembaga keuangan islam, produk-produk syariah serta pengetahuan tentang penggunaan digitalisasi. Berharap ilmu yang telah disampaikan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat setempat dalam mengimplementasikan sistem keuagan syariah dan pengunaan pemasaran digital. Dengan adanya penyuluhan dan pendampingan ini semoga akan menggiring masyarakat untuk lebih menyadari pentingnya mengambil hal positif dari perkembangan jaman di era industri 4.0.

Harapan kami, dengan diselenggarakannya program ini membantu pelaku UMKM di Desa bisa lebih berkembang dan lebih inovatif dalam pengelolaan usahanya, memberikan wawasan yang luas bagi mereka dalam sistem usahanya yang relevan dengan perkembangan industri di era 4.0 dan memberikan pengetahuan luasb mengenai ekonomi kreatif.