Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Djuanda (FISIP UNIDA) Bogor menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan peningkatan kapasitas pengelolaan kelembagaan kepada nelayan Palabuhanratu Cisolok Sukabumi di Grand Inna Samudra Beach Hotel (Rabu, 22/12/2021).

Kegiatan pengabdian ini dihadiri oleh Ketua Pengabdian, Bapak Denny Hernawan, Drs., MA dan Anggota diantaranya Bapak G. Goris Seran, Drs., M.Si, Ibu Irma Purnamasari, S.Sos., M.Si, Ibu Dr. Agustina Multi Purnomo, SP., M.Si, Bapak Berry Sastrawan, S.Sos., M.AP dan Ibu Afmi Apriliyani, S.Sos., M.AP.Kegiatan pengabdian ini merupakan kerjasama antara FISIP Unida dengan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti).

Kegiatan pelatihan ini merupakan hilirisasi dari Penelitian Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Nelayan untuk Adaptasi terhadap Perubahan Iklim, yaitu Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) yang diselenggarakan pada masyarakat nelayan Palabuhanratu Cisolok Sukabumi selama 2018-2020.

Kegiatan pelatihan didanai dari Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS kerjasama antara Universitas Djuanda Bogor dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2021.

Pelatihan diikuti oleh para nelayan dari unsur Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan nelayan mandiri yang ada di Palabuhanratu Cisolok Sukabumi. Pelatihan juga dihadiri oleh para narasumber pelatihan dari FISIP UNIDA Bogor, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sukabumi.

Tujuan pelatihan meliputi peningkatan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude) nelayan sebagai peserta pelatihan. Di samping itu, pelatihan juga bertujuan untuk mengadvokasi peningkatan kapasitas kelembagaan nelayan. Karena itu, narasumber pelatihan melibatkan pihak legislatif daerah (DPRD) dan eksekutif daerah (DKP).

Dalam paparan materi “Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Nelayan”, Dekan FISIP UNIDA Bogor, Denny Hernawan, Drs, MA, menuturkan bahwa pemberdayaan nelayan Palabuhanratu Cisolok Sukabumi dapat ditempuh melalui pelatihan peningkatan kapasitas kelembagaan yang berfokus pada penguatan kelembagaan nelayan dan advokasi kebijakan.

Lebih lanjut, Denny Hernawan mengemukakan bahwa pelatihan dirancang untuk mendorong nelayan agar mampu menemukenali kondisi yang ada (existing condition), kebutuhan akan kelembagaan nelayan, dan langkah-langkah sinergis untuk memenuhi kebutuhan nelayan dalam peningkatan kapasitas pengelolaan kelembagaan. Diharapkan tercapai hard skill dan soft skill kapasitas kelembagaan nelayan.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Leni Liawati, S.Si, yang memaparkan materi “Kebijakan Pemberdayaan Nelayan Masyarakat Nelayan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi”, menegaskan bahwa DPRD terus mendorong Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sukabumi, untuk melaksanakan program-program pemberdayaan masyarakat nelayan, termasuk masyarakat nelayan Palabuhanratu Cisolok Sukabumi.

Dalam menyajikan materi “Program Pemberdayaan Nelayan Masyarakat Nelayan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi”, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembudidayaan Ikan Skala Kecil Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi, Tedi Koswara, SP, MM, mengatakan bahwa pemberdayaan nelayan termasuk dalam program peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis ekonomi lokal.

Lebih lanjut, Tedi Koswara mengungkapkan bahwa sasaran yang hendak dicapai dalam kaitan dengan pelaku usaha perikanan, termasuk nelayan, adalah meningkatnya kesejahteraan pelaku usaha perikanan. Sasaran ini diindikasikan dengan meningkatnya pendapatan pengolah ikan, meningkatnya pendapatan nelayan, meningkatnya pembudidayaan ikan, dan terwujudnya sentra perikanan budidaya.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Sukabumi, Sep Rad Priadika, sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini. Menurut Sep Rad Priadika, pelatihan ini dapat memberdayakan nelayan, terutama meningkatkan kapasitas pengelolaan dan kelembagaan nelayan Palabuhanratu Cisolok Sukabumi.

Dekan FISIP UNIDA Bogor, Denny Hernawan, Drs, MA, berharap terlaksana dan terwujud sinergi dan kolaborasi mitra antara DPRD sebagai pengambil kebijakan, DKP sebagai formulator program, dan nelayan sebagai implementor dalam rangka pemberdayaan nelayan melalui peningkatan kapasitas pengelolaan kelembagaan nelayan Palabuhanratu Cisolok Sukabumi.

Sebagai wujud nyata dari pelatihan peningkatan kapasitas kelembagaan, nelayan Palabuhanratu Cisolok Sukabumi yang mengikuti pelatihan tersebut sama-sama bersepakat dan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan secara bersama. Untuk mencapai tujuan bersama ini, nelayan Palabuhanratu Cisolok Sukabumi mendeklarasikan Lembaga Swadaya Masyarakat Nelayan (LSMN) yang dinamai IKAN PAUS (Ikatan Nelayan Palabuhanratu Sukabumi).

(reported by ggseran)