Penyuluhan kesehatan bersama Posyandu di Desa Bojongmurni telah dilaksanakan sebagai bagian pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat desa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh kelompok empat, Mutia Alfadila dan kawan-kawan dalam kegiatan Penyuluhan kesehatan gizi dan imunisasi pada balita.
Kegiatan penyuluhan ini sebagai bagian peran serta mahasiswa dalam membangun kesadaran pentingnya gizi dan imunisasi balita untuk menyongosng Indonesia emas 2045. Kegiatan tersebut di damping oleh Bu Desi Hasbiyah, S.Si, M.Ikom.
Kegiatan Penyuluhan kesehatan merupakan bagian dari bentuk promosi kesehatan agar masyarakat mau aktif di Posyandu dan ke bidan. Kegiatan berkonsultasi dan memberikan vaksin serta saling bertukar informasi menjadi penting untuk promosi kesehatan di desa tutur mahasiswa Delieri Waruwu.
Kegiatan penyuluhan ini mengundang ibu-ibu Desa Bojongmurni yang telah terbentuk kampung keluarga berencana oleh BKKBN. Hal ini sangat mudah memobolisasi agar masyarakat mau duduk bareng dan bercerita tentang kesehatan dan pola kesehatan mereka.  
Terdapat banyak faktor ketidakhadiran ibu dan balita tidak ke posyandu dan ogah di imunisasi antaralain adalah kepercayaan bahwa imunisasi dan tidak imunisasi sama saja, malah membuat anak menjadi sakit. Adanya kepercayaan imunisasi itu haram serta faktor waktu kunjungan ibu dan balita yang sulit dikarenakan banyaknya kegiatan di desa yang lebih penting dari ke posyandu tutur Mutia Alfadila.
Oleh karena itu tujuan kegiatan ini adalah menjadi bagian dari promosi kesehatan yang menitik beratkan agar warga desa tidak segan ke posyandu. Karena kegiatan di posyandu tidak hanya kegiatan imunisasi dan kegiatan vaksinasi namun juga perukran informasi dan ruang diskusi kelompok desa tutur Mutia Alfadila. Pungkasnya lagi