Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan Webinar Kewirausahaan dengan tema “Menciptakan Inovasi Bisnis Para Generasi Muda dalam Perkembangan di Era New Normal” pada Selasa, 4 Januari 2021 dengan menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meetings. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Kontes Inovasi Bisnis 2021/2022 yang puncaknya akan diselenggarakan pada 8 Januari 2022. Webinar tersebut diisi oleh Pimpinan Lingkung Gunung, Dr. (Cand) Irfan Fauzi Arief, M.Si, Direktur Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UNIDA Bogor, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si, CEO Hakim Brothers, Direktur Executive Z.Z. Foundation, Mahendra Hakim, SE., M.Si, Pengusaha Jahe, Yudi Hermawan, S.P dan dipandu oleh Kepala Bidang Career Development Center (CDC) Ditmawa UNIDA Bogor, Dr. Abdullah Baharun, S.Pt., M.Si selaku moderator.

Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si. dalam sambutannya menyatakan di era pandemi ini dan model pembelajaran abad 21 ini setidaknya harus menguasai kometensi-kompetensi yang pertama critical thinking atau berpikir kritis, yang kedua yaitu creativity yang dapat menghasilkan karya inovatif. Di era saat ini juga kemampuan komunikasi antara wilayah dan global ini sangat penting dan dapat membantu kesuksesan.

“Kompetensi lainnya yaitu collaboration atau kerjasama yang sangat penting seperti dalam pelaksanaan MBKM membutuhkan kolaborasi atau bekerjasama sehingga dapat menyukseskan program-prpgram yang ada pada MBKM. Beberapa kompetensi ini sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap orang apalagi saat ini sudah segalanya berdasarkan internet yang sangat memudahkan kita dalam segala aktivitas serta semoga apa yang kita peroleh dari pemateri dapat bermanfaat bagi kita,” tutur Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si.

Direktur Direktorat Pengembangan Usaha dan Inovasi Bisnis (DPUIB) sekaligus Wakil Rektor III UNIDA Bogor, Ir, H. Himmatul Miftah, M.Si dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini tentunya merupakan rangkaian kegiatan dari Kontes Inovasi Bisnis. Kontes Inovasi Bisnis ini merupakan tahun ke 7 dan berbeda dengan sebelum-sebelumnya karena adanya kegiatan webinar yang mendukung kegiatan utama yaitu lomba atau kontes inovasi bisnis.

“peserta dalam kegiatan ini berasal dari lebih dari 5 provinsi sehingga ini merupakan kegiatan dengan skala nasional. Nanti diakhir webinar akan ada informasi mengenai siapa saja yang masuk grand final di tanggal 8 Januari nanti. Harapannya peserta dapat menekuni dunia kewirauahsaan dengan kewirauahsana ini akan menciptakan satu pengalaman dan satu kehiduipan baru yang sangat menjanjikan tentunya. Dengan kegiatan Inovasi Bisnis ini juga diharapkan inovasi bisnis dapat diwujudkan dalam produksi masal dan bernilai komersial. Tentu kegiatan ini melibatkan alumni yang merangkul dan mendukung kegiatan ini dan alumni diharapkan dapat menjadi mitra dalam pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UNIDA Bogor,” Ir. H. Himmatul Miftah, M.Si.

Ketua Panitia, Yeni Surachman dalam paparan sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terkait dengan kegiatan ini dan dengan tema kegiatan ini semoga mencetak enterpreneur milenial sukses yang ikut andil dalam pengembangan ekonomi nasional. Peserta dalam kegiatan ini ada dua tingkat yang pertama tingkat mahasiswa dan tingkat siswa SMA sederajat.

Selanjutnya Pimpinan Lingkung Gunung, Dr. (Cand) Irfan Fauzi Arief, M.Si dalam meterinya memaparkan bahwa semua pihak termasuk dunia usaha di zaman pandemi ini dipaksa untuk move on dari comport zone yang pastinya membutuhkan strategi dan inovasi baru yang bisa membantu mereka di era ini agar tetap bisa hidup, bertahan  dan bersaing, oleh karena itu dunia usaha perlu membuat strategi bisnis yang baik, efektif dan efisien terkait marketing, selling dan branding serta public relation agar mampu mempertahankan bisnisnya.

“Dampak dari pandemi COVID-19 terasa ke berbagai sector usaha yang berdampak pada gangguan terhadap keseluruhan proses bisnis, dari bahan baku, proses pembuatan, dan disrtribusi serta keseimbangan permintaan pasokan secara keseluruhan. Dan tentu di era pandemi ini mempengaruhi transformasi digital dan perubahan prilaku serta lahirlah istilah New Normal yang dimana baik masyarakat maupun dunia usaha harus dapat menyesuaikan dan saat ini sekaligus penyerahan lahan seluas 3 hektar untuk dikerjasamakan dengan UNIDA Bogor sebagai laboratorium lapangan,” tutur Dr. (Cand) Irfan Fauzi Arief, M.Si.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UNIDA Bogor, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si dalam paparan materinya menyatakan bahwa tugas manusia dalam konteks hikmah diantaranya manusia sebagai khalifah, manusia sebagai pewaris amanah pengetahuan, amanag pengetahuan harus bermanfaat dan digunakan dengan arif dan bijaksana serta tugas manusia sebagai khalifah. Sedangkan tugas mahasiswa yaitu mengenal, mempelajari, membenarkan, mengoreksi, membuktikan dan sebagainya serta belajar, beribadah untuk ridho Allah dan di UNIDA Bogor juga mahasiswa harus memahami dan mengimplementasikan 21 Karakter Tauhid yang dimiliki oleh UNIDA Bogor.

“Sebagai mahasiswa harus memahami apa itu kewirausahaan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kewirausahaan adalah gabungan dari dua kata yang masing-masing memiliki arti, wira dapat diartikan sebagai pahlawan atau laki-laki, sedangkan usaha merupakan sebuah kegiatan dengan mengerahkan tenaga dan pikiran untuk mencapai suatu maksud jadi menurut asal katanya tersebut , wirausaha adalah seseorang pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Dalam kaitannya kewirausahaan, di kampus ada yang namanya program MBKM yang berperan penting untuk pengembangan mahasiswa, MBKM adalah bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kemendikbudristek untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier masa depan termasuk kewirausahaan,” ungkap Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si.

CEO Hakim Brothers, Direktur Executive Z.Z. Foundation, Mahendra Hakim, SE., M.Si dalam paparannya menyatakan CEO atau Chief Executif Officer merupakan sebutan bagi seseorang yang memimpin dan menjalankan suatu perusahaan yang dimana CEO memiliki tugas membuat perencanaan, mengorganisir, menjalankan serta mengendalikan atau controlling. Dan CEO juga mereview dan mengevaluasi kembali kinerja dalam usahanya mencapai target yang ditetapkan oleh karena itu maka CEO melakukan analisa adapun analisa yang diperlukan diantaranya strength atau kekuatan atau kelebihan, weakness atau kelemahan, opportunity atau kesempatan dan threathment atau tantangan.

“Adapun kiat menjadi CEO sukses diantaranya tentu harus memiliki jiwa leadership, memiliki wawasan luas mengenai bisnis global, menguasai teknologi dan informasi, mampu melihat peluang bisnis, memperluas relasi bisnis dan harus rajin beribadah, berdoa serta bersedekah,” tutur Mahendra Hakim, SE., M.Si.

Pengusaha Jahe, Yudi Hermawan, S.P dalam paparan materinya menambahkan bahwa punya usaha di usia muda merupakan hal yang baik dan usia muda merupakan generasi emas untuk memulai usaha karena masa muda dimana seseorang ingin punya penghasilan, memiliki banyak kesempatan dan pembelajaran, memahami atau menguasai teknologi, mengenal selera anak muda, membangun kepercayaan diri, masih punya energy lebih serta jaringan pertemanan semakin luas.