Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan RPS (22/8). Bertempat di Ruang Kelas Pascasarjana Gedung A Universitas Djuanda Bogor yang  diikuti oleh Dekan dan seluruh elemen akademika FKIP UNIDA Bogor .

Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah adalah recana pembelajaran yang disusun untuk kegiatan pembelajaran selama satu semester guna memenuhi capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada suatu mata kuliah atau modul. Acara ini diselenggarakan guna memfasilitasi para dosen untuk menyusun RPS untuk semester ganjil yang akan datang sekaligus menyesuaikan dengan KKNI, SN Dikti serta dengan Karakter Tauhid yang selama ini menjadi ciri dari pembelajaran UNIDA sendiri.  Bimtek ini berfokuskan pada pembuatan RPS langsung yang ditargetkan rampung 100%. Seperti yang disampaikan oleh Zahra Khusnul Lathifah, S. Ag., M.Pd.I. selaku Dekan FKIP UNIDA Bogor.

“Bimtek ini merupakan lanjutan dari sosialisasi dan pelatihan yang telah dilakukan oleh prodi maupun DPPH yang dimana diadakan Bimtek ini guna memfasilitasi para dosen untuk menyusun RPS untuk semester ganjil mendatang dan sekaligus menyesuaikan dengan KKNI, SNDIKTI dan Karakter Tuuhid yang selama ini menjadi ciri pembelajaran di UNIDA Bogor. Kegiatan ini memfokuskan pada penyusunan RPS langsung yang ditargetkan rampung 100% dan dalam Bimtek ini juga menentukan penjadwalan mata kuliah di semester ganjil yang akan datang nanti,” ujar Zahra K.H. dalam sesi wawancara.

Dengan diadakannya Bimtek RPS ini diharapkan dosen mampu bersiap lebih awal agar mencapai keberhasilan pembelajaran bisa dicapai dengan cepat dan tepat dan Bimtek RPS ini tidak hanya untuk semester gasal saja tapi ada kelanjutan setelahnya. Seperti yang diungkapkan Teguh Prasetyo, M.Pd. selaku Wakil Rektor I FKIP UNIDA Bogor.

“Bimtek RPS ini diharapkan menjadi kegiatan rutin yang tidak hanya di semester gasal ini saja, agar para dosen bersiap lebih awal supaya keberhasilan pembelajaran bisa dicapai dengan cepat dan tapat tentunya,” pungkas Teguh Prastyo, M.Pd. dalam sesi wawancara.