Himpunan Mahasiswa Sains Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor menyelenggarakan webinar jurnalistik bertajuk “Everyone can be A Journalist” pada Rabu (16/6/2021) melalui Zoom Cloud Meeting. Kegiatan webinar ini mengundang News Presenter NET TV Rahma Hayuningdyah, serta Deasy Dasmita dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor.

Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Alfiansyah menuturkan, webinar ini merupakan salah satu rangkaian acara Kreativa da Communication (K-COMM) yang diinisiasi oleh HIMAKOM. Kreativa da Communication adalah acara yang bertujuan untuk mewadahi bakat-bakat siswa dan mahasiswa dalam bidang fotografi, short movie, dan news anchor yang diaplikasikan melalui perlombaan nasional.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari acara Kreativa da Communication. Selain perlombaan, kita juga mengadakan webinar jurnalistik ini. Tujuannya yaitu untuk menambah pengetahuan kami sebagai mahasiswa sains komunikasi tentang jurnalistik di jaman modern,” tuturnya.

Turut hadir memberikan sambutan, Drs. Denny Hernamawan, MA selaku Dekan FISIP UNIDA Bogor berharap kegiatan webinar yang terlaksana ini bisa memberikan wawasan yang luas bagi para mahasiswa. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh para mahasiswa sebagai salah satu bentuk pembelajaran dalam pengimplementasian keprofesian yang ada di program studi Sains Komunikasi FISIP UNIDA Bogor.

“Kegiatan yang diselenggarakan oleh HIMAKOM ini semoga bisa menambah pengetahuan khususnya tentang jurnalistik. Selamat mengikuti webinar, semoga lancar sampai akhir,” ujarnya.

Pada sesi pertama, pemaparan materi disampaikan oleh Rahma Hayuningdyah terkait dengan pengalaman menjadi seorang jurnalis. Rahma Hayuningdyah  mengatakan, dalam hal ini setiap orang dapat menjadi jurnalis, tidak terpaku kepada latar belakang pendidikan.

“Kita pahami bahwa setiap orang bisa menjadi jurnalis itu memang betul. Berbicara tentang pengalaman, saya tidak ada latar belakang jurnalistik, tetapi saya punya pengalaman dan suka di bidang broadcasting. Program “Jejak Petualang” adalah program yang membuat aku tertarik buat melamar kerja di TV. Lalu, tahun 2008 saya gabung di Trans 7 sebagai reporter” tuturnya.

Lebih jauh Rahma Hayuningdyah mengungkapkan kunci untuk menjadi seorang jurnalis, khususnya reporter yaitu selain harus memiliki komunikasi yang baik, seorang reporter harus dapat cepat beradaptasi serta memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas.

“Untuk berbicara di depan kamera itu memang harus sering latihan. Latihan itu tidak hanya di depan kaca, tapi bisa bermacam-macam. Misalnya aktif bertanya ketika kuliah. Intinya tampil. Untuk luwes tampil ya harus terbiasa tampil, kuncinya cuma itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Deasy Dasmita memaparkan tentang citizen journalism. Menurutnya, semua orang dapat menyampaikan pemberitaan, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Tidak hanya sekedar memberikan informasi, tetapi ada kaidah maupun rambu-rambu dalam jurnalis yang harus dipatuhi sehingga produk jurnalistik tidak memberikan kerugian baik pihak tertentu ataupun masyarakat yang menerima informasi.

Citizen Journalism adalah partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian informasi dan berita. Karena semua orang bisa jadi wartawan, maka yang berkembang berita-berita hoaks. Dalam artian tidak ada seleksi ketat, biasanya langsung di-upload, tidak di-check and re-check dulu,” papar anggota PWI Kota Bogor tersebut.