Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor bekerjasama dengan Universitas Nani Bili Nusantara Sorong selenggarakan Program Fasilitasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi Mahasiswa dan Pengembangan Kapasitas Institusi Penyelenggara Pendidikan Akademik Secara Daring di Daerah Tertinggal pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020 yang dilaksanakan secara daring via Zoom Meeting (4/11). Kegiatan pembukaan program ini dihadiri oleh Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si. beserta jajaran dan Rektor Universitas Nani Bili Nusantara, Dr. Stephanus Malak, M.Si. beserta jajaran dan diikuti oleh seluruh peserta program RPL baik dari UNIDA Bogor maupun dari Universitas Nani Bili Nusantara.

Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si. dalam sambutannya menampaikan bahwa salah satu hikmah dari pandemi Covid-19 ini UNIDA Bogor bisa bersilaturahmi dengan Universitas Nani Bili Nusantara. Di masa pandemi ini semua mata kuliah dilaksanakan secara daring, dengan program ini UNIDA Bogor bisa berbagi serta membimbing dalam pelaksanaan kuliah secara daring.

“Semoga dengan keberadaan UNIDA Bogor bisa bermanfaat bagi mitra lain khususnya Universitas Nani Bili Nusantara, melalui program ini yang baru pertama kali dilaksanakan di Universitas Nani Bili Nusantara semoga menjadi kunci untuk pelaksanaan pembelajaran daring yang baik di Universitas Nani Bili Nusantara. Dengan kolaborasi ini semoga kemitraan ini terus berlanjut sehingga manfaat program ini dapat dirasakan oleh semua pihak,” tutur Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si.

Wakil Rektor I UNIDA Bogor, Dr. Ir. Elis Dihansih, M.Si. dalam sambutannya menyatakan komponen kegiatan dari Pelaksanaan Program RPL ini diantaranya sosialisasi program, pemasukan dokumen persyaratan administrasi, penandatanganan kontrak PTDT dan PT Mitra, Penandatanganan kontrak PTDT dengan PTDT pendukung, penandatanganan kontrak PTDT dengan kemeterian dan termin pertama dan pelaksanaan program terkait nota kesepahaman dan modul pembelajaran daring.

“Setelah penandatanganan lalu pelatihan membuat modul daring, perancangan sistem pembelaran daring, penyampaian laporan, pemantauan dan evaluasi program. Lalu pencairan dana hibah termin kedua, penyampaian laporan akhir dan semua luaran selama 7 kali pertemuan dan pelaporan penyelesaian kuliah daring. Serta jumlah peserta yang mengikuti program RPL ini mahasiswa Sorong sebanyak  125 mahasiswa dan mahasiswa UNIDA Bogor sebanyak 93 orang,” ungkap Dr. Ir. Elis Dihansih, M.Si.

Perwakilan dari Universitas Nani Bili Nusantara, Sirwan, S.Pd., M.Pd. dalam pelaporannya menyatakan bahwa ini merupakan kegiatan pembelajaran daring pertama di Universitas Nani Bili Nusantara dan diharapkan mendapatkan bimbingan untuk pengembangan kuliah daring di Universitas Nani Bili Nusantara.

“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada UNIDA Bogor yang sudah menjadi mitra dalam program RPL ini dan kami harapkan dengan kegiatan ini dapat mengembangkan institusi kami dan mengembangkan pembelajaran daring di Universitas Nani Bili Nusantara. Pengantar ilmu hukum sebanyak 19 mahasiswa, untuk TIK sebanyak 50 mahasiswa, mata kuliah teknologi pangan nabati diikuti 25 mahasiswa, untuk pengembangan media pembelajaran diikuti oleh 35 mahasiswa. Kondisi di kampus kami ini merupakan pertama kali mahasiswa kami melaksanakan kuliah secara daring dan saya harapkan dengan program ini mahasiswa kami dapat pendampingan dan pengembangan dalam pelaksanaan kuliah daring ini,” ungkap Sirwan, S.Pd., M.Pd.

Direktur Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran (DIKJAR) UNIDA Bogor, Dr. Widyasari, M.Pd. dalam penyampaian materinya menyatakan bahwa dengan kegiatan ini UNIDA Bogor telah menyiapkan Learning Management System (LMS) khusus untuk program RPL ini yaitu Sistem Pembelajaran Daring (SPADA).

“Pandemi Covid-19 memberikan warna baru dan penyesuaian dalam segala aspek, termasuk juga dalam pembelajaran atau perkuliahan. Dalam pembelajaran daring ini banyak masalah yang dihadapi baik itu masalah dari mahasiswa, proses dan evaluasi pembelajaran, dosen, bahan ajar serta sarana dan prasarana di universitas. Dengan program ini UNIDA Bogor akan memberikan pendampingan dalam pelaksanaan pembelajaran daring di Universitas Nani Bili Nusantara dan diharapkan kedepannya akan mejadi mitra dan program kerjasama dapat diperluas seperti pertukaran pelajar, pertukaran dosen dan model kerjasama lainnya,” ungkap Dr. Widyawasari, M.Pd.