Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor melalui Lembaga Pengkajian dan Penerapan Tauhid (LP2T) berkolaborasi dengan Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DIKJAR), Direktorat Kemahasiswaan (DITMAWA), Direktorat Sumber Daya Insani (DSDI) serta Biro Humas dan Protokoler (BHP) laksanakan kegiatan Training of trainers (ToT) dalam mempersiapkan pelaksanaan sosialisasi 21 Karakter Tauhid yang akan dilaksanakan pada selasa 16 Februari 2021 sampai dengan kamis 18 februari 2021 melalui aplikasi via zoom (15/2). Kegiatan ToT ini merupakan rangkaian awal dari kegiatan sosialisasi 21 karakter tauhid UNIDA Bogor yang nantinya akan di ikuti oleh seluruh Insan UNIDA Bogor yang terdiri dari pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, security dan cleaning service.

Dalam kegiatan ToT ini menghadirkan Tiga Narasumber yaitu Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH selaku Chancellor UNIDA Bogor, Dr.Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I selaku Ketua Umum Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) serta Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si selaku Rektor UNIDA Bogor.

Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH menyampaikan bahwa menjadi seorang trainers bukan hanya memiliki kewajiban menyampaikan materi yang sudah dipersiapkan, tapi bagaimana juga caranya untuk dapat menghidupkan suasana serta memberikan motivasi kepada audiens.

“Menjadi seorang trainers bukan hal yang mudah, ada hal-hal yang tentunya perlu dilatih, seperti perlunya memiliki perilaku serta etika yang baik dalam berbagai hal. Memiliki Keterampilan yang meliputi memiliki kecakapan, kompetensi serta akurasi dalam berkomunikasi sehingga pesan yang akan disampaikan dapat dipahami oleh audiens dengan suasana kelas yang menyenangkan. Memiliki pengetahuan, pengembangan, wawasan dan relevansi atas tema yang akan disampaikan kepada audiens. Memiliki sikap yang baik khususnya dalam kerja secara tim, ketekunan dalam meningkatkan potensi diri dan memotivasi audiens sehingga akan membuahkan hasil yang maksimal dari penyampaian materi yang nantinya akan di sosialisasikan. Diharapkan, trainers dapat menjadi uswah bagi insan lainnya,” ungkap Chancellor UNIDA Bogor dalam pemaparannya.

Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si dalam pemaparannya menyampaikan kepada trainers wajib untuk membaca dan mengkaji referensi buku Pendidikan Karakter yang telah diberikan sebagai bekal dalam Sosialisasi.

“Untuk seluruh trainers diharapkan dapat mempelajari serta memahami materi yang akan nantinya disampaikan kepada audiens, melalui referensi buku Pendidikan Karakter Berbasis Tauhid yang di tulis oleh Chancellor dan Ketua YPSPIAI tentunya harus kita pahami dan pesan didalamnya harus tersampaikan serta mudah dipahami,” ungkap Rektor dalam pemaparannya.

Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menyampaikan bahwa bagaimana cara kita memberikan pemahaman dengan baik mengenai Tauhid kepada lapisan pimpinan tertinggi sampai dengan lapisan karyawan sampai dengan cleaning service. Konfigurasi Pendidikan karakter dapat dicapai melalui olah pikir, olah raga, olah karsa, dan olah rasa.

“Dalam konfigurasi pendidikan karakter dapat dicapai seseorang apabila memiliki olah pikir yang didalamnya berfokus pada pengenalan, pemahaman, serta penghayatan. Olah raga yang didalamnya berfokus pada keterampilan dan pembiasaan yang baik dan bermanfaat. Olah karsa, yang didalamnya memiliki kesadaran dan kemampuan mengaplikasikan kedalam kehidupan serta olah rasa,” ungkap Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I.

Dalam ToT ini pula disampaikan beberapa masukan serta saran dari para pimpinan guna mendapatkan hasil yang maksimal dalam pelaksanaan Sosialisasi 21 Karakter Tauhid nantinya.