Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Tauhid (PP MABIT) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan kegiatan I’tikaf Ramadan 1442 H yang berlangsung dari tanggal 2 – 9 Mei 2021 di Masjid Baitul Hamdi, Kampus UNIDA Bogor.

Kegiatan I’tikaf Ramadan tahun ini diikuti oleh sekitar 90 santri PP Mabit UNIDA Bogor serta para insan UNIDA Bogor. Pimpinan PP MABIT UNIDA Bogor, Dr. (cand) Sudiman Sihotang, SH., MH menuturkan, dalam pelaksanaannya, para peserta I’tikaf di Masjid Baitul Hamdi tersebut akan difasilitasi, mulai dari ifthar, makan malam, akses wifi maupun kamar mandi yang memadai untuk para jamaah.

“Pada kesempatan ini, beberapa hal yang ingin kami informasikan bahwa untuk pelaksanaan I’tikaf peserta utamanya ialah para santri dan keluarga besar insan UNIDA Bogor. Sebagai pimpinan pondok, saya turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh santri yang telah dapat menjalankan kegiatan ini, tidak lupa khususnya kepada Bapak Ketua Pembina, pimpinan dan seluruh pihak yang telah mendukung acara berjalan,” tuturnya.

Hadir membuka kegiatan pembukaan I’tikaf, Chancellor UNIDA Bogor Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH mengatakan, pada 10 hari terakhir bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat baik untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Beri’tikaf merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan keberkahan nikmat bulan Ramadan, maka perlu dimanfaatkan kesempatan yang sudah Allah SWT berikan tersebut. Terlebih saat ini, pelaksanaan I’tikaf diselenggarakan di Masjid Baitul Hamdi yang berada di lingkungan area kampus.

“Allah kasih kesempatan ini kepada kita, takutnya nanti di akhirat akan ditanya. Kadang kala orang lupa ketika Allah membuka peluang tapi ia tidak memanfaatkannya. Oleh karena itu ayo kita manfaatkan. Ayo kita sambut hari bahagia di akhir Ramadan,  Allah berikan kesempatan ini untuk lebih mendekatkan diri kita kepada-Nya, Allah akan kabulkan permintaan hambanya. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita dan keberkahan dalam rangka menyelesaikan tugas di bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan I’tikaf yang diselenggarakan oleh para santri dan insan UNIDA Bogor merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan pada setiap bulan Ramadan. Namun sebelum berdirinya Masjid Baitul Hamdi, kegiatan I’tikaf dilaksanakan dengan berkeliling dari masjid ke masjid.

“Di kita, di Universitas Djuanda, I’tikaf ini sudah menjadi agenda rutin, hanya saja kalau dahulu sebelum kita memiliki Masjid Baitul Hamdi, I’tikaf ini berkeliling dari masjid ke masjid, antara lain pernah di Masjid Biru, Masjid Al-Azhim Cigombong, pernah juga di masjid daerah Cipanas, dan lainnya. Tapi alhamdulillah, Allah sudah memberikan nikmat kepada kita, berupa Masjid Baitul Hamdi ini, sehingga sejak tahun lalu kita sudah beritikaf di sini,” ungkapnya.

“Pada hakikatnya beri’tikaf memang kita beritikad untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan hakikat ini kita bisa lebih tenang, banyak berfikir. Sehingga dengan demikian waktu yang paling dekat itu ialah beri’tikaf. Mari kita sama-sama menyempatkan diri beri’tikaf di sini. Selamat melaksanakan I’tikaf, mudah-mudahan Allah meridhoi dan hikmah dari lailatul qadar bisa kita raih,” tambahnya.

Sementara itu, H. Muhammad Syafii, SH selaku sekretaris umum Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) mengajak para jama’ah, insan YPSPIAI dan UNIDA Bogor untuk dapat meninggalkan sementara urusan duniawi dengan mengikuti kegiatan I’tikaf yang dilaksanakan di Masjid Baitul Hamdi.

“Sebagaimana yang kita bicarakan mengenai I’tikaf, bahwa ini adalah hari ke 10 yang di dalamnya terdapat satu malam yang kita tidak tahu kapan itu datang, namun yang pasti itu ada, yang pahalanya sama dengan seribu bulan. Oleh karenanya puasa yang sudah 20 hari, mari kita sama-sama memenuhi ajakan dari para santri untuk beri’tikaf di masjid ini. Dengan melepaskan masalah dunia untuk beberapa saat, kita berdzikir dan sebagainya. Semoga I’tikaf yang kita lakukan mendapat cahaya terang benderang di akhir Ramadan,” ujarnya.

Sebagai informasi, rangkaian acara I’tikaf Ramadan 1442 H ini diantaranya yaitu ifthar jama’i, shalat magrib berjama’ah, shalat terawih satu hari satu juz, dilanjutkan dengan tausyiah singkat, khatmul Qur’an, qiamul lail sampai dengan waktu sahur, serta tahsin dan tahfidz yang dikhususkan bagi para santri.