Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan UNIDA Jambore Antar Nusa (UJAN) dengan tema “Reaktulisasi Nilai Kebangsaan dan Bela Negara dalam Pembangunan Jejaring dan Pertukaran Mahasiswa Antar Bangsa” yang diselenggarakan di Taman Citeko Tahfiz Camp UNIDA Bogor pada tanggal 27 sampai dengan 28 November 2021. Kegiatan ini merupakan program dari Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) yang dimana merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan tersebut diisi oleh Chancellor UNIDA Bogor, Dr. Martin Roestamy, SH., MH. dan Direktur Eksekutif Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI), Dr. Hj. Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I. Turut dihadiri juga oleh Wakil Rektor I UNIDA Bogor, Dr. Ir. Ristika Handarini, MP, Wakil Rektor III UNIDA Bogor, Ir. Himmatul Miftah, M.Si beserta jajaran, Sekretaris Umum YPSPIAI, Muhamad Syafi’I, SH beserta jajaran dan para Dosen Modul Nusatara UNIDA Bogor serta kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia yang mengikuti program PMM di UNIDA Bogor.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UNIDA Bogor, Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si dalam sambutannya menyatakan bahwa jambore ini dinamai antar nusa karena pesertanya merupakan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang ikut serta dalam PMM ini dan dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesan yang memang sudah digagas dalam program PMM di UNIDA Bogor yaitu bertukar sementara dan berkesan selamanya. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun jejaring dan dapat lebih memberikan makna PMM bagi mahasiswa yang ikut PMM di UNIDA Bogor dan diharapkan juga mendapatkan keberkahan dari kegiatan ini dan perjalanan kegiatan PMM ini semoga selalu bermanfaat.

Ketua Pengurus Taman Citeko Tahfiz Camp UNIDA Bogor, Arif Irawan, S.Ag. dalam sambutannya menyampaikan selamat datang di Citeko Tahfiz Camp kepada para mahasiswa PMM. Dan perlu diketahui bahwa Taman Tahfidz Citeko ini digagas langsung oleh Chancellor UNIDA Bogor dan luas tanah ini dibuat untuk eduwisata dan laboratorium peternakan, pertanian dan perikanan. Dan banyak juga penelitian dan riset dilakukan di CTC ini sehingga tempat ini sangat bermanfaat untuk UNIDA Bogor dan masyarakat sekitar.

“Harapannya semoga teman-teman mahasiswa PMM ini merasa senang disini dan dapat pengalaman berharga di tempat ini yang dapat diceritakan kepada sanak saudara nanti di daerah masing-masing,” imbuh Arif Irawan, S.Ag.

Dekan Fakultas Ekonomi (FE) UNIDA Bogor sekaligus Dosen Modul Nusantara UNIDA Bogor, Dr. Lucky Hikmat Maulana, M.Si dalam sambutannya menyatakan kegiatan menerapkan semangat juang dan media senantiasa kita bersyukur atas segala nikmat dari Allah seperti nikmat keindahan alam yang dirasakan pada saat di Taman Citeko Tahfiz Camp tersebut.

“Sebagai Dosen Modul Nusantara mengajak mahasiswa PMM untuk berkunjung ke destinasi wisata dan eduwisata yang ada di Bogor dan sekitaranya agar mahasiswa PMM paham akan kebhinekaan terutama lingkungan, budaya dan lainnya dengan daerah masing-masing mahasiswa PMM dan diharapkan setelah kegiatan pertukaran ini ada nilai-nilai dapat ditularkan di daerah masing-masing,” tutur Dr. Lucky Hikmat Maulana, M.Si

Dosen Modul Nusantara UNIDA Bogor, Mas Nur Mukmin, SE., M.Ak, menambahkan dalam sambutanyanya bahwa diharapkan setelah kegiatan ini mahasiswa PMM yang di UNIDA Bogor dapat mengambil manfaat dan menularkan kepada teman di daerahnya mengenai kebhinekaan di Indonesia sehingga mahasiswa dapat lebih memahami perbedaan dan itu yang membuat Indonesia indah dengan khebinekaannya dan diharapkan juga mahasiswa PMM dapat selalu menjaga kesehatan dikarenakan cuaca di Bogor berbeda dengan daerah masing-masing mahasiswa PMM serta mahasiswa dapat saling mengenalkan daerahnya sehingga saling mengenal kekhasannya masing-masing daerah asal.

Selanjutnya dalam sesi materi, Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH., mengajak para mahasiswa PMM untuk lebih mengenal satu sama lainnya dengan sesi perkenalan dari mahasiswa PMM dan diskusi yang dimana mahasiswa dapat memperkenalkan ciri khas dari masing-masing daerah dan dilanjutkan dengan tanya jawab seputar modul nusantara.

“Dengan memperkenalkan masing-masing daerah diharapkan kita dapat lebih memahami bagaimana perbedaan-perbedaan yang ada di daerah-daerah wilayah Indonesia. Jika kita tak kenal maka tak sayang dan diharapkan untuk berkenalan oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk memperarat persaudaraan dan perkenalan tiap daerah dari mahasiswa yang ikut pada kegiatan UJAN ini,” tambah Chancellor UNIDA Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH.