Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor menerima kunjungan dari Biru Marmara Edukasi pada Senin (7/6/2021). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian nota kesepahaman antara UNIDA Bogor dengan Biru Marmara Edukasi yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan ini, sebagai salah satu bentuk implementasi kerja sama tersebut dibahas lebih jauh mengenai UNIDA Bogor sebagai tuan rumah pelaksanaan ujian masuk Istanbul University serta proses pengiriman mahasiswa dari Kazakhstan untuk mengikuti pendidikan di Indonesia.

Rektor UNIDA Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si dalam sambutannya menuturkan, pertemuan yang berlangsung diharapkan dapat lebih membuka peluang kerja sama pada bidang lainnya. Dengan begitu akan lebih meningkatkan nilai kerja sama dan hubungan yang terjalin sehingga diharapkan membawa kebermanfaatan dan keberkahan.

"Tentunya ini merupakan langkah tindak lanjut dari naskah perjanjian yang sudah disepakati bersama. Untuk itu kita berharap, mudah-mudahan diskusi kali ini memberikan kita manfaat lebih besar dengan membuka peluang lebih banyak dan lebih baik di masa mendatang. Khususnya dalam meningkatkan transfer ilmu pengetahuan dan mengarahkan kita pada inovasi," tuturnya.

Dalam kesempatan ini turut hadir pula Chancellor UNIDA Bogor Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH, Direktur Eksekutif YPSPIAI Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, para Wakil Rektor, Direktur Sekolah Pascasarjana serta para Dekan. Serta dari pihak Biru Marmara Edukasi turut hadir Ibrahim, dan Presiden Direktur Biru Marmara Edukasi, Doddy C. Hidayat Putra, S.T serta Akhmet Zekay Yakhsi selaku General Director Serra. 

Doddy C. Hidayat Putra, S.T menyampaikan bahwa Biru Marmara Edukasi mengajak delegasi dari International Edu Kazakhstan untuk berkunjung dan membuka peluang kerja sama dengan UNIDA Bogor sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia.

“Ada berbagai hal yang akan kita diskusikan, salah satunya yaitu terkait Internasional Edu Kazakhstan yang ingin mengirimkan mahasiswa Kazakhstan atau dari negara Asia Tengah untuk mengikuti studi di Indonesia, begitupun sebaliknya. Ini menjadi peluang ke depan bagi UNIDA Bogor untuk meningkatkan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Asia Tengah.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Doddy C. Hidayat Putra, S.T juga menyampaikan beberapa hal lainnya, khususnya terkait dengan UNIDA Bogor yang akan menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan ujian masuk Istanbul University pada pertengahan bulan Juli mendatang.

"Kami setiap tahun merupakan penyelenggara ujian para calon mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi di beberapa universitas di Turki. Karena situasi masih pandemi COVID-19, sebagian univesitas di Turki memutuskan untuk menyelenggarakan ujian secara online. Pada kesempatan kali ini kami sampaikan terima kasih, Universitas Djuanda dapat membantu memfasilitasi dengan menjadi tuan rumah pelaksanaan ujian masuk Istanbul University yang direncanakan pada tanggal 10 Juli 2021 nanti," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI), Dr. Bambang Widjojanto, SH., M.Sc dalam arahannya mengatakan, UNIDA Bogor memiliki motto Kampus Bertauhid berkomitmen teguh mengedepankan nilai-nilai ketauhidan. Terkait pertemuan ini, Dr. Bambang Widjojanto, SH., M.Sc berharap kerja sama yang dibangun dapat menghasilkan program yang nyata dan berkelanjutan dalam berbagai bidang.

Pendidikan adalah cahaya, kenapa tidak kita berjuang bersama untuk merubah krisis dunia. Selain program pendidikan, program selanjutnya yang dapat kita bangun yaitu terkait dengan entrepreneurship. Saya sangat setuju mengenai isu terkait dengan entrepreneur ini. Saya berharap diskusi ini bisa menghasilkan program nyata yang berkelanjutan. Kita bisa diskusikan bersama hal-hal atau bidang apa saja yang jadi peluang untuk bisa dikerjasamakan,” ujar Dr. Bambang Widjojanto, SH., M.Sc.