Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan kegiatan upacara pemantapan dan pembaretan calon anggota baru, pada Selasa (8/3/2022) di Lapangan Bina Tauhid UNIDA Bogor. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan (DITMAWA) UNIDA Bogor Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si dan jajaran, perwakilan Polisi Sektor Ciawi, perwakilan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kecamatan Ciawi, perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), para alumni Menwa UNIDA Bogor, serta para orang tua, kerabat maupun keluarga calon anggota baru Menwa UNIDA Bogor.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan (DITMAWA) UNIDA Bogor Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si menuturkan, sebagai seorang Menwa diwajibkan untuk dapat berperan dan berkontribusi nyata dalam lingkungan masyarakat. Tidak hanya itu, para Menwa harus dapat memberikan contoh yang baik sebagai bagian pengaplikasian dalam pelatihan yang telah diterima.

“Ada beberapa pesan yang ingin saya sampaikan, pertama, kalian sudah memulai babak baru karena sekarang sudah selesai pendidikan tersebut. Tentu menjadi kehormatan bagi kami untuk melakukan pembaretan sebagai salah satu cara memberikan penghargaan dan penerimaan kepada seluruh anggota baru Menwa UNIDA Bogor. Kedua, ketika kalian sudah dibaretkan maka kalian akan memasuki resimen pendidikan selanjutnya, yaitu digembleng untuk didaulat menjadi seorang perwira,” tuturnya pada saat menjadi inspektur upacara pemantapan dan pembaretan calon anggota baru Menwa UNIDA Bogor.

Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi., M.Si menambahkan, perwira adalah proses yang dalam konteks mahasiswa didasarkan pada beberapa hal. Sehingga, diharapkan ini akan menjadi dasar untuk menjadi perwira yang memiliki jiwa ksatria dan berkarakter tauhid.

“Ingin saya sampaikan, bahwasanya PERWIRA itu P-nya ilah Panutan, yakni panutan minimal bagi diri sendiri, bagi keluarga. E-nya ialah Elegan, siap mendedikasikan diri sesuai kapasitas dan kapabilitas. Kemudian, R-nya ialah Realistik, karena seorang mahasiswa ketika dia ingin mengaktualisasikan yang diperoleh tentu harus berfikir sesuai kompetensinya. Lalu W, ialah Wibawa, tidak diremehkan dan meremehkan orang lain. I-nya Intelektual, yang tentu ini menjadi modal utama untuk mengimplementasikan nilai tridarma. R-nya Rasional, sesuai dengan akal nalar yang kita miliki, dan A-nya ialah Andalan, dimanapun berada,” ungkapnya.

“Perwira Menwa UNIDA adalah perwira yang bertauhid, yang didasarkan pada 21 nilai karakter tauhid. Dengan menjadi perwira yang berkarakter tauhid, ini akan membedakan kalian dengan perwira kemahasiswaan lainnya, inshaAllah. Maka saya harapkan kalian menjadi perwira-perwira yang memiliki karakter tauhid tersebut,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelum tahap pemantapan dan pembaretan ini para peserta telah melewati jenjang Pra Pendidikan Dasar dan Pendidikan Dasar Kemiliteran yang diselenggarakan pada tanggal 18 Februari sampai dengan 7 Maret 2022 di Dodik Secata Rindam III/Siliwangi Bandung.