Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor gelar Webinar yang bertajuk “Tanggung Jawab Pendidikan” (/8). Webinar ini diisi oleh Gugun Gunadi, M.Pd., Wiworo Retnadi Rias Hayu, M.Pd., dan Afridha Sesrita, M.Pd. selaku dosen FKIP UNIDA Bogor dan diikuti oleh 412 peserta yang terdiri dari siswa sekolah menengah atas, guru, dosen serta mahasiswa perwakilan dari Universitas Makasar, Universitas Internasional Batam, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Semarang, Universitas Pakuan, UI, Universitas Pendidikan Nasional, UNDIP, UPI, UNJ, Universitas Andalas, SMK Penerbangan Batam, STIF Padang, ITB, Universitas Maritim dan Transportasi Amni Semarang dan ST Perpajakan Indonesia.

Seminar dengan tema “Tanggung Jawab Pendidikan” kali ini dihadiri oleh 412 peserta. Dalam seminar kali ini di isi oleh tiga pemateri dengan tiga pembahasan dalam satu tema, yaitu, 1) Peran Lembaga Pendidikan Dalam Membentuk Karakter Anak; 2) Strategi Pendampingan Anak Belajar Di Rumah; 3) Keluarga VS Sekolah.

Webinar ini dilaksanakan bertujuan untuk mengungkap kendala-kendala terkait pendidikan pada masa pandemic Covid-19 ini, ditambah dengan program belajar yang dilakukan secara daring pun mengalami banyak kendala. Oleh sebab itu kita memerlukan informasi serta solusi  mengenai bagaimana menjadi tenaga pendidik yang baik dan kreatif di masa pandemi ini.

Gugun Gunadi, M.Pd. dalam penyampaian materinya menyatakan lembaga pendidikan merupakan suatu wadah yang memiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat yaitu untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat dan dapat  menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas seseorang sehingga dapat menjalani kehidupan bermasyarakat dengan lebih baik.

“Fungsi, peran dan manfaat pendidikan baik formal maupun nonformal memiliki peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat terutama pada masa pandemi ini dimana seluruh kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring dan menyebabkan timbul berbagai macam kendala yang harus diselesaikan dan solusi apa yang tepat untuk kendala tersebut,” ungkap Gugun Gunadi, M.Pd.