Hari Jumat adalah hari yang istimewa bagi umat Islam, di hari istimewa ini juga Universitas Djuanda Bogor rutin selenggarakan kegiatan kerohanian yaitu Majelis Tasbih. Kegiatan ini berlangsung dari jam 8 sampai dengan jam 9 pagi setiap hari Jumat yang bertempat di Gedung C Universitas Djuanda Bogor. Majelis Tasbih Universitas Djuanda Bogor selalu berjalan dengan lancar dan hikmat tanpa kendala sedikitpun. Peserta yang hadir sangat antusias dalam mengikuti majelis ini dan juga bersemangat dalam mencari ilmu yang manfaat dari majelis ini.

Majelis Tasbih pada tanggal 8 Februari 2019 kali ini diisi oleh pemaparan materi dari Ustad Awaludin Abdul Gaffar, Lc., MA. selaku Direktur LP2T Universitas Djuanda. LP2T sendiri ialah lembaga yang bertugas menerapkan serta mengkaji nilai-nilai tauhid di Universitas Djuanda Bogor, Beliau memaparkan materi perihal Keistimewaan Umat Nabi Muhammad SAW.  “Dengan kasih sayangnya Allah memberikan berbagai nikmat kepada manusia. Diantaranya nikmat Kehidupan, nikmat sebagai manusia, nikmat akal dan nikmat mendapatkan hidayah serta nikmat yang paling besar yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia yaitu Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia,” paparnya.

Dalam Majelis kali ini berbeda dari sebelumnya karena sekaligus penyematan atau pelantikan Satgas Ketauhidan dari Lembaga Pengkajian dan Penerapan Tauhid(LP2T) Universitas Djuanda Bogor. Satgas Ketauhidan ini terdiri dari para Mahasiswa PKD (Pendidikan Kader Dakwah) Universitas Djuanda Bogor yang nantinya akan bertugas mengingatkan Insan UNIDA Bogor dalam segala aspek ibadah kepada Allah SWT seperti mengingatkan untuk segera ke Mesjid 15 menit sebelum azan.

Satgas Ketauhidan ini dilantik langsung oleh Chancellor Univrsitas Djuanda Bogor, Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH. dan Rektor Universitas Djuanda Bogor, Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si. .Dalam penyematan ini Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH. selaku Ketua Pembina Yayasan PSPIAI berpesan mengenai tugas pokok dari Satgas Ketauhidan. “Tidak boleh lagi ada kegiatan lainnya seperti kegiatan belajar di kelas di waktu shalat. 15 menit sebelum azan sudah harus ke Mesjid itu wajib, tidak boleh tidak. Dan Satgas Ketauhidan ini bertugas untuk mengingatkan seluruh Insan Universitas Djuanda Bogor dalam hal ibadah kepada Allah SWT” pesannya.