Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor dalam waktu dekat segera membuka program studi (prodi) baru untuk sekolah pascasarjana, yaitu prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam. Hal ini setelah dilakukan visitasi oleh Kopertais Wilayah II Jawa Barat - Banten yang dipimpin langsung Prof. Dr. Muhtar Solihin, M.Ag didampingi Dr. Ujang Dedih, M.Pd dan Dr. Deden Sumpena, M.Ag, pada Selasa (3/12) di Ruang Senat, Kampus Unida Bogor.

Turut hadir dalam visitasi tersebut, Rektor UNIDA Bogor dan para Wakil Rektor, Direktur Sekolah Pascasarjana, Dekan  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) beserta jajaran pimpinan lainnya.

Rektor Unida Bogor Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para asesor yang bersedia hadir untuk melakukan visitasi terkait rencana pembukaan prodi baru Magister Manajemen Pendidikan Islam UNIDA Bogor.

Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si mengatakan, pembukaan prodi tersebut diharapkan dapat berkontribusi kepada masyarakat khususnya yang berkiprah atau membutuhkan program magister manajemen pendidikan islam. Lebih lanjut Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si berharap dalam hal ini pihak Kopertais Wilayah II Jawa Barat - Banten dapat memberikan rekomendasi izin pembukaan prodi baru tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada bapak-bapak perwakilan Kopertais karena terus terang ini sangat ditunggu-tunggu kehadirannya. Semoga rencana pembukaan prodi baru ini dapat sesuai target kita yaitu bulan Januari sudah dapat tuntas perizinannya,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Muhtar Solihin, M.Ag mengungkapkan pihak Kopertais akan mendorong perguruan tinggi untuk dapat berkembang dan maju. Maka dari itu, visitasi menjadi hal sangat penting untuk dapat melihat kondisi maupun keadaan yang sesungguhnya terkait dengan rekomendasi izin operasional yang akan disampaikan kepada Kementerian Agama.

“Kopertais mengeluarkan rekomendasi, sementara itu Kemenag pusat yang akan mengeluarkan izin operasional. Tentunya rekomendasi yang akan kami sampaikan itu dari hasil visitasi ketika memang disini dipandang perlu dan layak, tapi kalau kami lihat ini UNIDA sudah cukup siap. Adapun kekurangan-kekurangan teknis nanti kita sempurnakan. Kita akan mengawal dan membina sama-sama untuk berkembang dan maju,” tuturnya.

Prof. Dr. Muhtar Solihin, M.Ag juga berharap, ke depan dapat terjalin komunikasi yang harmonis antara UNIDA Bogor dengan Kopertais.

“UNIDA ini walaupun dalam tanda kutip bukan Universitas islam, namun keislamannya sangat nampak disini.  Saya rasakan betul. Mudah-mudahan lahirnya magister MPI ini dapat membuka prodi-prodi lain di bidang keagaamaan,” tambahnya. (amr)