Universitas Djuanda Bogor (UNIDA) dan Research Synergy Foundation (RSF) bekerjasama dalam menggelar 3rd International Conference for Applied Science (ICAS) dan 3rd International Conference for Social Science (ICSS) (14/10). Kegiatan seminar yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam diawali speech sekaligus dibuka langsung oleh Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH. selaku Rektor Chancellor UNIDA.

Santi Rahmawati S.T., MSM, selaku founder dan direktur global operation dan network dari RSF menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah untuk meningkatkan publikasi penelitian secara global.

Dr. Widyasari, M.Pd selaku Conference Chair menjelaskan dalam dua konferensi internasional ini memiliki temanya masing-masing. ICAS memiliki tema “Pemberdayaan Kapasitas Sumber Daya Lokal di Era Revolusi Industri 4.0” sedangkan ICSS memiliki tema “Meningkatkan Ketahanan Masyarakat melalui Riset dan Inovasi di Era Revolusi Industri 4.0”. Masing-masing konferensi internasional ini memiliki tujuan agar para akademisi, peneliti, dan praktisi dapat bersaing dalam menghadapi industri 4.0.

Adapun pembicara-pembicara berkompeten diundang untuk menyampaikan ilmunya dalam konferensi internasional ini. Mereka adalah Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si merupakan Rektor dari Universitas Djuanda, Indonesia. Prof. Abdul Razak Alimon dari Universiti Putra Malaysia, Malaysia, dan Prof. Winai Dahlan dari Halal Science Center, Chulalonkorn University, Thailand. Ketiga pembicara ini merupakan pembicara yang diundang dalam 3rd International Conference for Applied Science (ICAS). Selanjutnya, pembicara yang diundang dalam 3rd International Conference for Social Science (ICSS) adalah Prof. Mohamad Ali Fulazzaky dari Universitas Djuanda, Indonesia dan Assoc. Prof. Dr. Novel Anak Lyndon dari University Kebangsaan Malaysia, Malaysia.

Melalui konferensi internasional ini menghadilkan output berupa artikel yang akan dipublikasikan di beberapa jurnal internasional seperti SCOPUS, WOS, DOAJ, SSCI, ESCI, Zibeline Publisher, dan indeks lainnya sesuai dengan rekomendasi dari saintifik komiti. Tujuan dari konferensi internasional ini adalah untuk memperkaya budaya penelitian di lingkungan Universitas Djuanda sekaligus mengikuti perkembangan terbaru dalam penelitian. Acara akademik ini juga diharapkan menjadi sarana untuk memperluas jaringan dan berkolaborasi dengan para peneliti lain dari berbagai disiplin ilmu dan dari berbagai belahan dunia.