Mewabahnya Corona Virus Disease (COVID-19) di Indonesia saat ini kian memprihatinkan. Menurut data yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melalui portal covid19.go.id, terlihat bahwa semakin hari jumlah kasus di Indonesia semakin meningkat.

Dalam menghadapi dan mengantisipasi penyebaran wabah tersebut di lingkungan kampus, Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor mengambil langkah reaktif terkait kewaspadaan penyebaran COVID-19 dengan berbagai hal yang dilakukan.

Diantaranya meemperbanyak tempat cuci tangan beserta hand wash soap di beberapa area kampus, memfasilitasi mahasiswa dalam pembuatan hand sanitizer dan pembuatan disinfektan skala rumah tangga serta membuat baliho dan spanduk imbauan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat untuk menangkal COVID 19.

Rektor UNIDA Bogor Dr. Ir. Dede Kardaya mengatakan, upaya yang dilakukan UNIDA Bogor sebagai langkah preventif dalam menghadapi wabah COVID-19 sudah dilakukan sejak jauh hari.

“Sejak virus corona ini mulai merebak di berbagai negara, lalu dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO dan kemudian masuk ke Indonesia, kami sudah mengambil beberapa langkah strategis dalam mengantisipasi pandemi tersebut di lingkungan kampus,” katanya.

Menurutnya, wabah COVID-19 yang dapat menular secara cepat ini perlu tindakan antisipasi yang segera. Para tenaga medis seperti dokter dan perawat yang berjuang di garda terdepan perlu mendapat perhatian dan dukungan yang lebih. Dalam hal ini, Dr. Ir. Dede Kardaya menyebutkan bahwa UNIDA Bogor mendukung gerakan galang donasi yang dilakukan oleh LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat-Banten dengan ikut berdonasi, dan mempublikasikan gerakan galang donasi tersebut.

“Kami mendukung gerakan donasi yang diinisiasi oleh LLDIKTI IV Jabar-Banten, para tenaga medis sangat perlu dukungan baik itu moral maupun moril. Kami yakin jika ini kita lawan bersama, kita pasti bisa melawan dan mengalahkan pandemi ini,” imbuhnya.

Selain itu dalam menangkal wabah COVID-19 tersebut, UNIDA Bogor membatasi segala kegiatan akademik di lingkungan kampus. Melalui Surat Edaran Rektor No. 187/01/SED/III/2020 tentang Siaga Lindungi Diri dari Wabah Virus Korona (COVID-19) di Lingkungan Universitas Djuanda Bogor, seluruh aktivitas di lingkungan kampus UNIDA Bogor khususnya kegiatan perkuliahan dilaksanakan secara daring melalui Learning Management System.

Hal ini kemudian ditegaskan kembali melalui Surat Edaran Rektor No. 201/01/SED/III/2020 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi COVID-19 serta Pelaksanaan Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Lingkungan Universitas Djuanda Bogor, yang menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi tenaga kependidikan.

Sejumlah agenda yang melibatkan banyak massa juga dibatalkan, seperti perayaan Milad ke-33 UNIDA Bogor yang sebelumnya akan menggelar peluncuran dan bedah buku “Manajemen Kampus Bertauhid, Membangun UNIDA Kampus Tercinta” pada 17 Maret 2020 diundur, serta puncaknya yang direncanakan akan digelar pada tanggal 21 Maret 2020 di Citeko Tahfidz Camp, Puncak, Bogor, pun diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan,

Sebagai langkah antisipasi selanjutnya, mulai pada tanggal 26 Maret 2020 juga sudah dilakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan di seluruh lingkungan kampus, mulai dari gedung rektorat, gedung perkuliahan, perpustakaan hingga asrama santri mahasiswa Bina Tauhid.

Kemudian, dikeluarkan  juga dana zakat dari Lembaga Amal Zakat (LAZ) UNIDA Bogor sebanyak 120 paket bingkisan berupa bahan sembako yang dibagikan kepada para mustahiq yang terkena dampak secara langsung dari adanya wabah ini. Tak hanya itu, dibagikan juga hand sanitizer, hand wash, dan disinfektan secara gratis kepada masyarakat.

“Sebagai bentuk kepedulian, kami mengumpulkan zakat bagi mereka yang terdampak program work from home (WFH). Banyak tenaga kerja informal yang tidak bisa kerja, seperti tukang, cleaning service, atau pegawai yang tokonya terpaksa harus tutup. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada para Muzakki, semoga barokah dan zakat kita diterima Allah SWT,” pungkasnya.

Terkhusus bagi dosen, tenaga kependidikan, dan pejabat struktural di lingkungan UNIDA Bogor dianjurkan untuk melaksanakan khataman Al-Qur’an “One Day, One Juzz” di rumah masing-masing sebagai salah satu upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berdoa agar wabah COVID-19 segera berlalu. (amr)