FKIP UNIDA Percepat Pancakarsa Kabupaten Bogor Melalui KKN 2019

FKIP UNIDA Percepat Pancakarsa Kabupaten Bogor Melalui KKN 2019

Blog Single

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor melepas 252 Mahasiswa untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 22 Desa dari 2 Kabupaten, yaitu 18 desa terletak di Kabupaten Bogor dan 4 desa terletak di Kabupaten Sukabumi yang upacara pelepasannya diselenggarakan di Lapangan Universitas Djuanda Bogor (1/8). Penglepasan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum YPSPIAI, Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I. dan juga dihadiri oleh Pimpinan FKIP UNIDA Bogor beserta Pimpinan UNIDA yaitu Dr. Ir Dede Kardaya, M.Si. selaku Rektor Universitas Djuanda Bogor, dengan para Wakil Rektor dan juga dihadiri oleh Dr. Ir. Rini Kusumawati, M.M selaku  Kasubid Inovasi dan teknologi bappedalitbang Kabupaten Bogor.

Tema KKN tahun ini adalah “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan Karakter Tauhid di Era Revolusi Industri 4.0”, dengan tema tersebut diharapkan program-program dari setiap kelompok mahasiswa dapat bersinergi dengan pancakarsa Kabupaten Bogor. Program-program tersebut dilakukan guna mengembangkan potensi desa dan sehingga dapat bermanfaat untuk kemajuan desa serta bisa dirasakan manfaatnya  oleh masyarakat, diharapkan juga mahasiswa dapat menjadi suri tauladan di lingkungan masayarakat terutama di lingkungan tempat KKN nanti. Seperti yang disampaikan Zahra khusnul Lathifah, M.Pd.I selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Djuanda Bogor dalam sambutannya.

“Program-program yang harus dilakukan oleh mahasiwa nanti diharapkan mampu sesuai dengan tema yang diusung, bagaimana program-program nanti bisa mengembangkan desa dan bagaimana program tersebut mampu menyampaikan teknologi 4.0 yang bermanfaat bagi perkembangan desa dan saya juga berharap agar mahasiswa menjadi suri tauladan nanti dilingkungan masyarakat,” tuturnya.

KKN ini menjadi wadah mahasiswa  untuk ikut berperan aktif dalam mempercepat 5 Karsa Kabupaten Bogor yang diantaranya Bogor membangun, Bogor cerdas, Bogor maju, Bogor sehat dan Bogor beradap dan menjadi sarana mempercepat pencapain visi Kabupaten Bogor juga. Seperti yang disampaikan oleh Dr. Ir. Rini Kusumawati, M.M. selaku selaku  Kasi Inovasi dan teknologi bapedalitbang Kabupaten Bogor dalam sambutannya.

“KKN ini menjadi sarana untuk ikut berperan aktif dalam mempercepat 5 Karsa Kabupaten Bogor yang diantaranya Bogor membangun, sudah jelas kalau KKN ini bersifat membangun terutama desa-desa yang bersangkutan. Kedua Bogor cerdas, bahwa KKN diharapkan dapat ikut andil dalam mencerdaskan dalam setiap programnya. Yang ketiga ada Bogor maju, sudah jelas bahwa KKN mampu menjadi penggerak untuk memajukan Kabupaten Bogor terutama desa-desa yang menjadi tampat KKN. Yang keempat yaitu Bogor sehat yang dimana program-program diharapkan mampu atau ada yang menjangkau aspek kesehatan masyarakat dan yang kelima ada Bogor beradab yang artinya para mahasiswa mampu menanamkan kehidupan yang beradab dalam kehidupan bersmasyarakat serta KKN ini juga menjadi sarana dalam percepatan pencapaian visi Kabupaten Bogor yaitu terwujudnya Kabupaten Bogort termaju, nyaman dan berkeadaban,” paparnya.

Dan yang terakhir ada penyampaian sambutan dari Dr. Ir Dede Kardaya, M.Si. selaku Rektor Universitas Djuanda Bogor. Dalam sambutannya Rektor UNIDA menyampaikan bahwa para mahasiswa sudah dibekali 4 dasar untuk KKN nanti yang diantaranya creative thingking atau berpikir kreatif, critical thinking atau berpikir kritis, kerjasama atau kaloborasi dan kompetensi komunikasi.

“Para mahasiswa sudah dibekali 4 dasar yang kuat untuk dipakai dilingkungan masyarakat  selama KKN yang diantaranya yaitu creative thinking atau berpikir kreatif jadi mahasiswa harus selalu berpikir secara kreatif sehingga menghasilkan inovasi-inovasi yang bermanfaat nantinya dimasyarakat. Kedua yaitu critical thinking atau berpikir secara kritits tetapi lengkap dengan solusinya. Yang ketiga yaitu kerjasama atau kaloborasi yang dharapkan nantinya mahasiswa bukan hanya berkompetisi tapi juga dapat berkaloborasi dan yang terakhir yaitu kompotensi komunikasi yaitu kemampuan berkomunikasi yang baik di lingkungan masyarakat nanti selama KKN,” tegasnya.

Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I. selaku Ketua Umum YPSPIAI menyampaikan pesan kepada  mahasiswa peserta KKN bahwa gelar mahasiswa tidak hanya sebagai menara gading tetapi juga harus dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat dan KKN ini sebagai media pembelajaran yang sesungguhnya serta menjadi sarana untuk ikut berperan aktif dalam mensukseskan  Kabupaten Bogor berkeadaban.

“Selamat bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKN dan saya berpesan kepada seluruh mahasiswa yang berangkat KKN bahwa terjun langsung ke desa merupakan impian seluruh mahasiswa oleh karena itu agar gelar mahasiswa tidak hanya sebagai menara gading sehingga dapat dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat. Dan KKN ini menjadi pembelajaran yang sesungguhnya mahasiswa dan khususnya untuk KKN kali ini mari kita ikut sukseskan Bogor beradab yang masuk dalam Pancakarsa Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Related Posts: