UNIDA Bogor Latih Dosen Tularkan Budaya Meneliti Melalui Workshop Proposal Hibah 2019

UNIDA Bogor Latih Dosen Tularkan Budaya Meneliti Melalui Workshop Proposal Hibah 2019

Blog Single

DRPM (Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor  selenggarakan Workshop proposal hibah kemenristekdikti tahun 2019 pembiayaan tahun 2020-2022 bagi para dosen peneliti (26/7). Tri darma Perguruan Tinggi merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap dosen dengan penuh tanggung jawab, isi dalam Tri Darma Perguruan Tinggi tersebut adalah Pendidikan, Penelitian, serta Pengabdian kepada Masyarakat.

Dalam rangka menjalankan Tri darma Perguruan Tinggi, UNIDA berkomitment dalam visinya “menjadi Universitas Riset yang menyatu dalam Tauhid dan diakui dunia” siapkan seluruh dosen untuk dapat berkontribusi dalam penelitian guna pemanfaatan Ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas. 

Direktur DRPM UNIDA, Ginung Pratidina, Dra., M.Si menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan UNIDA melalui DRPM UNIDA, dengan harapan dapat mempersiapkan  pembuatan proposal untuk tahun yang akan datang,

“Tujuan workshop ini cara pembuatan proposal yang harus dilakukan rutin dan tidak hanya cukup satu kali sehingga setiap dosen aware dengan tugasnya dan seorang dosen wajib melakukan tri darma yang salah satu didalamnya itu adalah melakukan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Ini merupakan sebuah motivasi serta upaya yang dilakukan agar setiap dosen dapat lebih perhatianserta  giat dalam melakukan penelitian dan tentunya dapat menularkan semangat penelitian baik bagi dosen senior maupun dosen muda/pemula.” Tuturnya dalam wawancara.

Dalam Workshop ini dihadirkan narasumber yang berasal dari Internal Universitas, diantaranya Chancellor UNIDA Dr. Martin Roestamy, SH., MH yang menyampaikan materi mengenai Penguatan Kapasitas Peneliti; Rektor UNIDA Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si memaparkan tentang sosialisasi Buku Panduan XII Edisi Revisi; Wakil Rektor III Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si membahas Pembuatan Rencana Anggaran Belanja berdasarkan PMK RI No 78/PMK.02/2019 tentang SBM tahun anggaran 2020 dan PMK RI No 69/PMK.02/2018 tentang SBK tahun anggaran 2019.

Dalam pemaparan materi pertama yang disampaikan oleh Dr. Martin Roestamy, SH., MH menekankan pada penguatan kapasitas peneliti sebagai faktor yang penting agar dalam proses penelitian kita paham dan tidak kebingungan dalam menyusun hal-hal yang diperlukan dalam penelitian sesuai dengan panduan penelitian yang telah di sediakan oleh kemenristekdikti sebagai acuan untuk meneliti.

“penguatan kapasitas peneliti itu penting dan kita harus bangun wawasan dengan didukung ilmu dalam penelitian, supaya kita memiliki kemampuan dalam menjelaskan hasil penelitian kepada setiap orang yang nantinya akan menerima hasil penelitian kita, sehingga hasil penelitian para dosen dapat dirasakan serta dimanfaatkan baik dalam pembelajaran dikelas maupun dalam kehidupan masyarakat.”ujarnya dalam pemaparan.

Dr. Martin Roestamy, SH., MH juga memberikan tips dan trik dalam melakukan penelitian dengan memberikan motivasi serta pengalaman beliau selama menjadi seorang dosen dan peneliti.

“Resep UNIDA bisa sukses adalah karena Tauhid. Peneliti yang baik memiliki wawasan baca yang luas baik yang berasal dalam buku bacaan ataupun pengalaman, serta mampu membaca situasi dan kondisi terkini. Dalam pemilihan topik penelitian juga harus memiliki keunggulan serta istimewa, seperti memilih judul yang menarik, aktual, faktual dan futuristic.” Tambahnya.

Dr. Ir. Dede Kardaya, M.Si mengingatkan para peneliti agar lebih jeli dalam membaca Buku Panduan XII Edisi Revisi karena terdapat beberapa pembaharuan yang harus diketahui oleh para peneliti agar pemahaman dalam meneliti lebih mendalam serta tidak salah langkah.

“Terdapat sedikit perbedaan Buku Panduan XII Edisi Revisi diantaranya dari penyesuaian skema penelitian, skema pendanaan PPM, skema pengabdian, dan terdapat hal-hal yang harus kita isi terkadang kita lewatkan seperti pengisian URL dan hal-hal lainnya yang kadang kita anggap data sederhana namun sebenarnya penting seperti data diri sehingga tidak ada data tertinggal yang belum kita lengkapi dalam form pengisian penelitian.” Paparannya dalam Workhsop.

Melalui workshop ini para peneliti difasilitasi secara penuh baik dari buku panduan penelitian, apa saja yang harus diperhatikan dalam penelitian, tentang cara upload laporan penelitian, tentang cara pembuatan RAB dalam penelitian, sampai dengan motivasi dalam meningkatkan komitmen serta integritas dalam melakukan penelitian.

Target yang diinginkan dari workshop ini nantinya adalah minimal setiap dosen memiliki satu proposal penelitian yang dilakukan, sehingga wajib untuk selalu membekali diri untuk dapat berlari mengejar target jumlah penelitian, tentunya bukan hanya unggul dari jumlah penelitian, namun juga kualitas dari setiap penelitian menjadi fokus dalam workshop agar memiliki nilai yang lebih dibandingkan penelitan yang biasa.

Related Posts: