CEO PT. Dairycious Berbagi Ilmu Bussines Model Canvas kepada Mahasiswa FIPHAL UNIDA dalam Kuliah Praktisi Praktikum
Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda
(UNIDA) selenggarakan kegiatan Kuliah Praktisi Praktikum Terpadu Pengolahan
Pangan dengan tema “Membuat Bussines
Model Canvas” pada Sabtu (07/10/2023) yang bertempat di Ruang Kelas B.302
FIPHAL UNIDA. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FIPHAL, Dr. Ir. Helmi
Haris, M.Si, CEO PT. Dairycious, Muhamad Arifin, S.Pt., M.Si sebagai
narasumber, kemudian Rosy Hutami, S.TP., M.Si selaku Wakil Dekan II FIPHAL
UNIDA, Siti Aminah, S.Pt, M.Si sebagai moderator serta para mahasiswa FIPHAL UNIDA.
Dekan FIPHAL UNIDA, Dr. Ir. Helmi Haris, M.Si dalam
sambutannya menyampaikan bahwa diselenggarakannya kegiatan kuliah praktisi ini
dapat memberikan pelajaran terbaik dari segi teori maupun praktik.
“Alhamdulillah pada kesempatan dipagi hari yang cerah ini kita
dapat melaksanakan kuliah praktisi dan hari ini kita kedatangan tamu yang luar
biasa yaitu Muhamad Arifin, S.Pt., M.Si, CEO dari PT. DAIRYCIOUS yang sekaligus
juga beliau adalah dosen peternakan di IPB. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan
ini bisa memberikan pembelajaran untuk kita semua baik dari segi teori maupun praktik,” ujarnya.
“Diharapkan mahasiswa bisa mengikuti kegiatan ini sampai
selesai dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat bagi kita semua,”
tambahnya.
Sementara itu, CEO PT. Dairycious, Muhamad Arifin, S.Pt., M.Si
menjelaskan bahwa Bussines Model Canvas
ini merupakan sebuah tools dalam
strategi manajemen untuk menterjemahkan konsep, konsumen, infrastuktur maupun
keuangan perusahaan dalam bentuk elemen-elemen visual. Konsep ini mengandalkan
gambar-gambar ide sehingga setiap orang memiliki pemahaman yang sama dan real terhadap tipe-tipe konsumen
mereka, mulai dari pengeluaran biaya, cara kerja perusahaan dan sebagainya.
“kali ini saya akan sharing
terkait dengan Bussines Model Canvas.
Kenapa kita harus melihat konsep-konsep ini terlebih dahulu karena jika tidak,
bisnis ini hanya akan sekedar menjadi jalan usaha saja sedangkan bisnis yang
benar-benar dijalani itu harus dapat membentuk plan bisnis yang bagus dan salah satu tools yang bisa dipakai adalah Bussines
Model Canvas ini,” tuturnya.
Muhamad Arifin, S.Pt., M.Si menambahkan terdapat beberapa tools di Business Model Canvas ini seperti Smart Business Plan, Business Clean, Analysist dan Business Plan. Dalam membuat business plan, itu membutuhkan banyak lembar halaman yang
didalamnya terdapat background, aspek
teknis, pemasaran, serta keuangan dan itu terlalu banyak dan dengan Business
Model Canvas ini para investor dapat mengetahui bisnis yang
dijalankan dalam waktu
3 menit sehingga para
investor tertarik untuk berinvestasi.
“Dalaam Bussines Model Canvas ini terdapat 9 elemen yang
harus kita pahami yaitu Value Proposition,
Costumer Segments, Costumer Relationship, Channels, Key Activities, Key
Resources, Key Partners, Cost Structures dan Revenue
Streams,” tambahnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan narasumber mengenai Business Model Canvas secara mendalam lalu dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
