[email protected] 0251-8240773
Berita

Dosen PGSD FAIPG UNIDA Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Kembangkan Inovasi Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional

Sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan pengembangan akademik, Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menambah dosen bergelar doktor. Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) UNIDA, Dr. Afridha Sesrita, S.Pd., M.Pd., resmi meraih gelar doktor bidang Pendidikan setelah dinyatakan lulus dalam Ujian Terbuka Program Doktor di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rabu (9/6/2026).

Dalam ujian promosi doktor tersebut, Dr. Afridha dibimbing oleh Prof. Dr. I Made Astra, M.Si. sebagai promotor dan Prof. Dr. Edwita, M.Pd. sebagai ko-promotor. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Ika Lestari, M.Si., Dr. Firmanul Catur Wibowo, M.Pd., serta Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, M.Pd. sebagai penguji eksternal.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Afridha mempresentasikan disertasi berjudul “Local Instructional Theory Kinematika Menggunakan Konteks Permainan Gundu untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Calon Mahasiswa Guru Sekolah Dasar.”

Penelitian tersebut menghasilkan Local Instructional Theory yang memuat lintasan pembelajaran (learning trajectory) dan prinsip-prinsip desain pembelajaran kinematika berbasis permainan gundu. Temuan ini diharapkan menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa calon guru sekolah dasar, khususnya pada materi kinematika.

“Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan permainan tradisional sebagai konteks pembelajaran mampu membantu mahasiswa membangun pemahaman konsep secara lebih bermakna melalui pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik pembelajaran fisika di perguruan tinggi,” ungkapnya.

Usai menjalani ujian terbuka, Dr. Afridha mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraihnya.

"Alhamdulillah, saya merasa bersyukur, bahagia, dan lega karena seluruh perjuangan selama studi doktoral akhirnya dapat dilalui dengan baik. Studi S3 bukanlah perjalanan yang mudah, tetapi dapat diselesaikan dengan penuh ikhtiar, kesabaran, dan doa. Perjalanan ini tidak hanya menambah keilmuan, tetapi juga menjadi proses penempaan mental yang sangat berharga," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa studi doktoralnya berhasil diselesaikan dalam waktu 2 tahun 9 bulan dengan predikat Cumlaude. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang senantiasa memberikan motivasi dan pendampingan selama proses studi.

"Semua ini tidak terlepas dari doa dan dukungan banyak pihak, terutama kedua pembimbing, koordinator program studi, para penguji, pimpinan universitas, dekanat, Kaprodi PGSD UNIDA, sahabat dissertation fighter, orang tua, suami, dan anak-anak. Alhamdulillah, dengan support system yang luar biasa ini saya dapat membagi waktu dengan baik hingga menyelesaikan studi doktoral," ungkapnya.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu bukti komitmen UNIDA dalam mendorong peningkatan kompetensi dan kualifikasi akademik dosen guna memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran dosen bergelar doktor diharapkan semakin memperkuat budaya akademik yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing.

Dekan FAIPG UNIDA, Dr. Abdul Kholik, M.Pd menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih salah satu dosennya tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan wujud komitmen dosen dalam meningkatkan kompetensi akademik sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di lingkungan FAIPG UNIDA.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat dan turut berbangga atas capaian Dr. Afridha Sesrita yang berhasil meraih gelar doktor dengan predikat Cumlaude. Semoga ilmu, pengalaman riset, serta inovasi pembelajaran yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan, khususnya dalam mencetak calon guru yang profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman," tuturnya.