[email protected] 0251-8240773
Ketauhidan

Kajian Muslimah UNIDA: Akhlak Mulia Seorang Muslimah

Universitas Djuanda (UNIDA) kembali gelar kegiatan rutin Kajian Muslimah yang pada kesempatan kali ini diisi oleh Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Dra. Ginung Pratidina, M.Si dengan tema “Akhlak Mulia Seorang Muslimah” di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA pada Jumat, 22 November 2024.

Dra. Ginung Pratidina, M.Si dalam paparan kajiannya menyampaikan bahwa akhlak seorang Muslimah sangat penting dalam Islam, mencakup berbagai aspek perilaku, sikap, dan interaksi dengan orang lain. Contoh akhlak mulia diantaranya yaitu sopan santun yang dimana seorang muslimah harus menunjukkan sikap sopan dalam berbicara dan bertindak, baik terhadap keluarga, teman, maupun orang asing. Lalu jujur, kejujuran merupakan sifat terpuji, muslimah seharusnya tidak berbohong dan selalu berusaha berkata yang benar. Muslimah juga hendaknya sabar, sifat sabar sangat dianjurkan, baik dalam menghadapi ujian hidup maupun dalam berinteraksi dengan orang lain. Kemudian muslimah hendaknya senantiasa menghormati orang tua, muslimah diajarkan untuk menghormati dan berbakti kepada orang tua, serta merawat mereka dengan penuh kasih sayang.

Muslimah juga diwajibkan berpakaian sesuai dengan syariat Islam, dengan mengikuti aturan berpakaian yang sesuai aturan, dengan menutup aurat dan tidak berpakaian yang menimbulkan fitnah seperti memilih pakaian yang menutup aurat dan tidak mencolok, serta sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Misalnya, wanita mengenakan hijab dan pakaian longgar, sementara pria mengenakan pakaian yang sopan. Selanjutnya, suka menolong sesama, selalu siap membantu orang lain, baik dalam keadaan suka maupun duka seperti ikut serta dalam kegiatan sosial seperti dalam hal membantu tetangga yang kesulitan, menyumbang untuk yang membutuhkan, atau terlibat dalam kegiatan amal.

“Akhlak mulia yang harus dimiliki muslimah juga yaitu senantiasa menghindari ghibah atau menggunjing, misalnya menahan diri dari berbicara buruk tentang orang lain, serta menjaga rahasia dan kehormatan orang lain. Serta toleransi dan menghargai perbedaan, seperti menerima perbedaan pendapat dan keyakinan dengan lapang dada, serta tidak memaksakan pandangan pribadi kepada orang lain,” ungkapnya.