Mahasiswa KKN FIPHAL bantu Kembangkan Strategi UMKM dalam Perluasan Pasar melalui Inovasi Kemasan dan Pemasaran Berbasis Online
Mahasiswa
kelompok 1 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL)
Universitas Djuanda (UNIDA) memberika Pelatihan
Pengemasan, Pelabelan, dan Pemasaran Online produk UMKM Desa Sukakarya pada
Sabtu, 16 Juli 2022 di Aula Kantor Desa Sukakarya, kegiatan ini bertujuan untuk
mendukung kemajuan UMKM yang ada di Desa Sukakarya melalui peningkatan kualitas
kemasan produk, penggunaan label yang benar sesuai regulasi serta peluasan
pasar dengan pemasaran online.
Kegiatan ini
berawal dari hasil observasi, pendataan, dan survei lapangan yang menunjukkan
bahwa sebagian besar UMKM masih mengemas produk menggunakan plastik sederhana,
belum memiliki label serta belum memanfaatkan teknologi pemasaran online
sehingga produk yang mereka produksi kurang menarik minat konsumen dan
jangkauan pasar yang masih sempit.
Mengusung
tema Strategi Perluasan Pasar UMKM melalui Inovasi Kemasan dan Pemasaran
Berbasis Online turut hadir dosen FIPHAL sebagai narasumber Siti Nurhalimah,
S.TP., M.Si.
Narasumber menyampaikan materi pengemasan dan pelabelan. Dalam materi
pengemasan, disampaikan informasi tentang jenis-jenis kemasan produk, fungsi
kemasan produk serta perannya dalam pemasaran produk. Menurutnya pelaku UMKM
dituntut untuk kreatif dalam mengemas produk, hal ini dikarenakan kemasan
merupakan bagian pertama yang dilihat oleh pembeli yang akan sangat
mempengaruhi keputusan pembeli dalam membeli sebuah produk.
Selanjutnya dalam materi pelabelan, disampaikan mengenai pengertian
label, informasi yang diwajibkan ada didalam label berdasarkan Peraturan
Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 yaitu nama produk, berat bersih atau isi bersih,
nama dan alamat pihak yang memproduksi atau memasukan pangan kedalam wilayah
Indonesia, daftar bahan yang digunakan, tanggal, bulan dan tahun kadarluwarsa,
kode produksi dan nomor registrasi. Serta disampaikan juga cara mendesain label
kemasan yang mudah dan menarik, dan hal-hal yang dilarang dalam pelabelan.
“Letak
label dalam kemasan perlu diperhatikan, dikarenakan fungsinya sebagai identitas
produk. Baiknya label ditempel bagian luar kemasan dengan bahan yang tidak
mudah rusak. Selain sebagai identitas produk, terdapatnya label dalam kemasan
juga dapat meningkatkan nilai jual suatu produk,” paparnya.
Siti Nurhalimah S.TP., M.Si menyampaikan tujuan hadirnya mahasiswa KKN
di Desa Sukakarya yakni untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama proses
perkuliahan sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat desa khususnya pelaku
UMKM di Desa Sukakarya.
“Insya Allah teman-teman mahasiswa masih sekitar 2-3 minggu ada disini.
Jadi, apabila bapak dan ibu setelah pelatihan ini ada kendala serta memerlukan
bantuan baik itu dari segi pengemasan, pelabelan maupun pemasaran online
silahkan langsung menghubungi teman-teman mahasiswa. Insya Allah mereka siap
membantu. Karena tujuannya hadir disini
ialah untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh selama proses perkuliahan
sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat desa khususnya pelaku UMKM
di Desa Sukakarya,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama Muhamad Rizki Fauzi perwakilan kelompok 1
menyampaikan materi pemasaran online
sebagai upaya peningkatan UMKM melalui jejaring internet seperti sosial media
dan e-commerce.
“Saat ini
semua orang mengakses internet, sehingga dapat dimanfaaatkan oleh pelaku UMKM
sebagai media promosi produk untuk memperluas jangkauan pasar produknya.
Pemasaran online membuat bisnis menjadi semakin dinamis sebagai contohnya
terdapat produk hasil UMKM lokal yang meningkat penjualannya setelah mengunakan
pemasaran online yaitu Lapis Talas
Sangkuriang yang sekarang menjadi ikon oleh-oleh khas Bogor,” pungkasnya.
Bun Yamin selaku perwakilan aparat Desa Sukakarya dalam menyampaikan
ucapan terima kasih atas terselenggaranya pelatihan untuk UMKM di Desa
Sukakarya ini, harapannya dengan adanya pelatihan ini dapat membantu
mengembangkan UMKM yang ada di Desa Sukakarya sehingga bisa jauh lebih
berkembang dari sebelumnya.
Pada sesi wawancara peserta pelatihan Aisyah, Pemilik UMKM Keripik di
Dusun Coblong merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini
“Saya merasa senang atas terselenggaranya pelatihan UMKM di Desa
Sukakarya, Alhamdulillah dalam pelatihan ini saya mendapatkan ilmu baru,
wawasan baru terkait pengemasan produk, pelabelan produk serta pemasaran online. Nantinya ilmu yang saya peroleh
dalam pelatihan ini akan saya terapkan pelan-pelan dalam usaha saya,
mudah-mudahan dengan begitu usaha saya semakin maju dan berkembang,”
pungkasnya.