[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Mahasiswa KKN-T UNIDA Bangun Posyandu Remaja di Desa Cileles Kabupaten Sumedang, Upaya Wujudkan Jabar Zero New Stunting

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Djuanda (UNIDA) Kelompok 13 yang tergabung dalam Mahasiswa KKN-T LLDIKTI IV selenggarakan Seminar dan Pembentukan Posyandu Remaja sebagai upaya membangun Jawa Barat Zero New Stunting dengan tema “Mewujudkan Remaja Inisiatif, Kreatif, Edukatif dan Komunikatif” pada Sabtu, 6 Januari 2024 di Desa Cileles, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Seminar ini diisi oleh diisi oleh Kepala UPTD Dakduk P3A Jatinangor Sukasari Yusuf Ruhendi, dan Bidan PONED Puskesmas Jatinangor, Sri Rahayu.

Posyandu Remaja ini menjadi Posyandu Remaja pertama di Desa Cileles yang bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap stunting kepada para remaja, dengan harapan menciptakan generasi yang melek terhadap kesehatan.

Turut hadir memberikan sambutan, Kepala Desa Cileles Duduy Abdul Holik, S.H menuturkan harapannya dalam pembentukan Posyandu Remaja Desa Cileles.

“Hadirnya Posyandu Remaja Desa Cileles dengan harapan menciptakan generasi baru yang melek terhadap kesehatan. Dengan remaja yang berkualitas tidak hanya remaja yang tercerdaskan namun  juga lingkungan dan berbagai lintas usia dengan remaja sebagai penggerak yang berintelektual,” tuturnya.

Kepala UPTD Dakduk P3A Jatinangor Sukasari Yusuf Ruhendi dalam paparannya menjelaskan tujuan dibentuknya Posyandu Remaja di Desa Cileles.

“Penanggulangan upaya dan pencegahan stunting seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan rutin konsumsi tablet tambah darah. Posyandu remaja ini memiliki tujuan untuk mendorong remaja lebih peduli terhadap Kesehatan, penanggulangan dan pencegahan stunting. Posyandu remaja ini juga meningkatkan Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS) serta meningkatkan kesadaran remaja dalam pencegahan kekerasan, dan pengetahuan terkait keterampilan Kesehatan,” jelasnya.

Sementara Itu Bidan PONED Puskesmas Jatinangor, Sri Rahayu Jeniawati, A.Md. Keb menerangkan materi mengenai pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri, dan pencegahan terjadinya kematian pada ibu dan anak. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi simulasi kegiatan awal posyandu remaja yang berupa pemeriksaan tinggi badan, berat badan, tensi darah, lingkar tangan lingkar perut di pandu oleh Sri Rahayu Jeniawati, A.Md. Keb.