[email protected] 0251-8240773
Informasi

Menjadi Remaja Berdaya

Sebuah Catatan Dalam Rangka Hari Remaja Internasional

Oleh : Siti Rahmah (mahasiswa PBA FAIPG universitas Djuanda)

 

Remaja menempati populasi yang cukup tinggi jumlahnya yakni 1,2 Milyar atau 18% dari jumlah penduduk dunia (WHO, 2014). Masa remaja merupakan periode terjadinya petumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Dari data tersebut maka remaja sangat di perlukan perannya dalam perkembangan zaman di dunia ini.  Peran remaja dapat dilakukan dengan meningkatkan potensi remaja yang tentunya dikolaborasikan dengan potensi semua generasi yang nantinya akan memberikan manfaat dan dampak baik bagi dunia. Sesuai dengan tema hari remaja internasional 2022 yang dikutip dari situs United Nations atau PBB Departemen Ekonomi dan Sosial Anak Muda “Solidaritas Antargenerasi menciptakan Dunia untuk segala usia” untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Dalam prosesnya menjadi remaja berpotensi harus diimbangi dengan menjadi remaja sehat agar mampu merealisasikan setiap peranan penting untuk melanjutkan estafet pembangunan dan perkembangan bangsa. Menurut data dari kementrian kesehatan menerangkan bahwa di dalam masa remaja terjadi apa yang di namakan growth spurt atau pertumbuhan cepat, juga pubertas. Pada fase tersebut, terjadi pertumbuhan fisik disertai perkembangan mental-kognitif, psikis, juga terjadi proses tumbuh kembang reproduksi yang mengatur fungsi seksualitas. Menkes mengatakan bahwa remaja seringkali dianggap sebagai periode hidup yang paling sehat. Dalam realita yang terjadi saat ini presentase yang menunjukan bahwa remaja belum melakukan pola hidup sehat yang baik, pola makan remaja yang tergambar dari data Global School Health Survey tahun 2015 antara lain: tidak selalu sarapan (65,2%), sebagia besar remaja kurang mengonsumsi serat sayur buah (93,6%) dan sering mengonsumsi makanan ber penyedap (75,7%). Diantara remaja itu juga kurang melakukan aktifitas fisik (42,5%).  Apabila cara konsumsi dan pola hidup ini terus menerus dilakukan oleh setiap remaja maka untuk mewujudkan remaja yang sehat akan sangat sulit di realisasikan sehingga menghambat peran penting remaja dalam pembangunan dan perkembangan bangsa.

Di hari remaja internasional tahun ini saatnya remaja bersama-sama memaknai peran nya yang amat penting dalam perkembangan dan pembangunan bangsa, menjadi remaja berdaya dengan semangat belajar dan berdedikasi tinggi, mencari jati diri, dan melatihan soft skils. Setiap langkah kecil remaja dalam melakukan perubahan dan berkontribusi yang berdampak baik bagi lingkungan sekitar ialah bagian dari langkah kecil untuk membantu bangsa dan dunia dalam perkembangan dan pembangunan saat ini. Remaja merupakan usia emas (golden age) yang menjadi agen perubahan yang memiliki banyak kesempatan dalam masa nya, mencari banyak pengalaman untuk menampung potensi, minat dan bakat nya. Remaja yang sudah mengenal dirinya sendiri lebih dalam, mengenal kemampuan nya, berani mengeluarkan gagasan kreatif nya, juga mampu berkontribusi bagi ligkungan sekitar nya adalah wujud dari remaja berdaya.