Rektor UNIDA Lepas Mahasiswa Peserta Program PMM Angkatan ke-2 Tahun 2022
Universitas
Djuanda (UNIDA) melalui Biro
Pendidikan dan Pembelajaran
(DIKJAR) menyelenggarakan kegiatan Penglepasan Mahasiswa dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Tahun 2022, pada
Rabu (10/8/2022) di Ruang Aula Alumni Fakultas Hukum, Kampus UNIDA.
Kegiatan
penglepasan ini turut dihadiri
oleh Rektor UNIDA Prof.
Dr. Suhaidi, SH., MH, Wakil Rektor I UNIDA Aal Lukmanul Hakim, SH., MH, Wakil
Rektor II UNIDA Dr. Hj. Endeh Suhartini, SH., MH, Wakil Rektor III UNIDA Dr. Ir. Ristika Handarini, MP, Sekretaris Universitas Dr. Agustina
Multi Purnomo, M.Si, para Dekan, para Kepala Program Studi dan Sekretaris
Program Studi di lingkungan UNIDA.
Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH dalam
sambutannya menyampaikan selamat kepada para mahasiswa yang telah terpilih
untuk mengikuti program PMM angkatan ke-2 tahun 2022. Prof. Dr. Suhaidi, SH.,
MH berpesan agar para mahasiswa UNIDA dapat menjaga nama baik diri maupun
kampus dengan menanamkan 21 nilai karakter tauhid sebagai ciri khas yang
dimiliki kampus bertauhid.
“Selamat, saudara telah terpilih menjadi duta
mahasiswa untuk belajar di institusi berbeda. Oleh karena itu, jaga nama baik
diri, nama baik institusi, maupun keluarga. Semoga saudara bisa menempatkan
diri di lingkungan yang mungkin nanti berbeda. Ingat, ciri khas UNIDA sebagai kampus
bertauhid, harus saudara jaga. Harapan kami, saudara dapat berhasil di dalam
proses belajar mengajar dan mengambil manfaat dari program PMM yang terlaksana
ini,” ujar Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH.
Irwan Efendi, M.Pd selaku Penanggungjawab Program PMM
UNIDA dalam laporannya menuturkan, tahun ini merupakan tahun kedua
keikutsertaan UNIDA pada program PMM. Seperti sebelumnya, UNIDA tidak hanya
berperan sebagai perguruan tinggi pengirim, akan tetapi juga sebagai perguruan tinggi penerima.
“Alhamdulillah,
pada angkatan pertama kita sukses, bisa mengirimkan mahasiswa dan kita juga
menerima mahasiswa dari PT luar. Lalu pada angkatan kedua ini, terdapat
penambahan jumlah mahasiswa inbound
dan outbound. Mahasiswa outbound tahun ini berjumlah 49 orang
yang akan berangkat ke PT di Pulau Sumatera, Sorong, Sulawasi, hingga NTT dan
NTB. Sementara, mahasiswa inbound
mencapai 112 orang,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro DIKJAR Dr. La
Ode Amril, M.Pd menyebutkan, program PMM angkatan ke-1 dengan angkatan ke-2
terdapat perbedaan. Situasi pandemi Covid-19 tahun lalu yang masih tinggi
menyebabkan tidak semuanya dapat berangkat ke perguruan tinggi penerima,
berbeda halnya dengan tahun ini yang mewajibkan setiap mahasiswa peserta
program PMM untuk dapat mengikuti kegiatan perkuliahan secara langsung di
tempat perguruan tinggi penerima.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. La Ode Amril, M.Pd juga
menyampaikan terkait dengan persiapan pemberangkatan mahasiswa. Pemberangkatan
dibagi ke dalam 7 kloter, mulai dari tanggal 11 Agustus pemberangkatan kloter
pertama, hingga 14 september pemberangkatan kloter terakhir.
“Hari ini kita lakukan pembekalan, dalam arti ada
beberapa hal yang perlu kami sampaikan terkait dengan pemberangkatan mahasiswa.
Pada saat Bimtek Dikti, sudah dibahas mengenai fasilitas, hari ini akan
diingatkan kembali. Pertama, mulai dari keberangkatan, perhatikan hal-hal
teknis, cek kembali tiketnya, maskapainya. Kemudian, dokumen pribadi mahasiswa
jangan lupa dibawa. Boarding pass
dikumpulkan di PIC PT masing-masing.
Pemberangkatan akan didampingi tim dari UNIDA hingga ke bandara, lalu nantinya
setiap PT penerima juga memiliki tim yang akan menjemput mahasiswa setelah tiba
di bandara tujuan untuk mengkoordinir mahasiswa,” tuturnya.