[email protected] 0251-8240773
Berita

Rektor UNIDA Lepas Mahasiswa Peserta Program PMM Angkatan ke-2 Tahun 2022

Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Biro Pendidikan dan Pembelajaran (DIKJAR) menyelenggarakan kegiatan Penglepasan Mahasiswa dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Tahun 2022, pada Rabu (10/8/2022) di Ruang Aula Alumni Fakultas Hukum, Kampus UNIDA.

Kegiatan penglepasan ini turut dihadiri oleh Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH, Wakil Rektor I UNIDA Aal Lukmanul Hakim, SH., MH, Wakil Rektor II UNIDA Dr. Hj. Endeh Suhartini, SH., MH, Wakil Rektor III UNIDA Dr. Ir. Ristika Handarini, MP, Sekretaris Universitas Dr. Agustina Multi Purnomo, M.Si, para Dekan, para Kepala Program Studi dan Sekretaris Program Studi di lingkungan UNIDA.

Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para mahasiswa yang telah terpilih untuk mengikuti program PMM angkatan ke-2 tahun 2022. Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH berpesan agar para mahasiswa UNIDA dapat menjaga nama baik diri maupun kampus dengan menanamkan 21 nilai karakter tauhid sebagai ciri khas yang dimiliki kampus bertauhid.

“Selamat, saudara telah terpilih menjadi duta mahasiswa untuk belajar di institusi berbeda. Oleh karena itu, jaga nama baik diri, nama baik institusi, maupun keluarga. Semoga saudara bisa menempatkan diri di lingkungan yang mungkin nanti berbeda. Ingat, ciri khas UNIDA sebagai kampus bertauhid, harus saudara jaga. Harapan kami, saudara dapat berhasil di dalam proses belajar mengajar dan mengambil manfaat dari program PMM yang terlaksana ini,” ujar Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH.

Irwan Efendi, M.Pd selaku Penanggungjawab Program PMM UNIDA dalam laporannya menuturkan, tahun ini merupakan tahun kedua keikutsertaan UNIDA pada program PMM. Seperti sebelumnya, UNIDA tidak hanya berperan sebagai perguruan tinggi pengirim, akan tetapi juga sebagai perguruan tinggi penerima.

Alhamdulillah, pada angkatan pertama kita sukses, bisa mengirimkan mahasiswa dan kita juga menerima mahasiswa dari PT luar. Lalu pada angkatan kedua ini, terdapat penambahan jumlah mahasiswa inbound dan outbound. Mahasiswa outbound tahun ini berjumlah 49 orang yang akan berangkat ke PT di Pulau Sumatera, Sorong, Sulawasi, hingga NTT dan NTB. Sementara, mahasiswa inbound mencapai 112 orang,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro DIKJAR Dr. La Ode Amril, M.Pd menyebutkan, program PMM angkatan ke-1 dengan angkatan ke-2 terdapat perbedaan. Situasi pandemi Covid-19 tahun lalu yang masih tinggi menyebabkan tidak semuanya dapat berangkat ke perguruan tinggi penerima, berbeda halnya dengan tahun ini yang mewajibkan setiap mahasiswa peserta program PMM untuk dapat mengikuti kegiatan perkuliahan secara langsung di tempat perguruan tinggi penerima.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. La Ode Amril, M.Pd juga menyampaikan terkait dengan persiapan pemberangkatan mahasiswa. Pemberangkatan dibagi ke dalam 7 kloter, mulai dari tanggal 11 Agustus pemberangkatan kloter pertama, hingga 14 september pemberangkatan kloter terakhir.

“Hari ini kita lakukan pembekalan, dalam arti ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan terkait dengan pemberangkatan mahasiswa. Pada saat Bimtek Dikti, sudah dibahas mengenai fasilitas, hari ini akan diingatkan kembali. Pertama, mulai dari keberangkatan, perhatikan hal-hal teknis, cek kembali tiketnya, maskapainya. Kemudian, dokumen pribadi mahasiswa jangan lupa dibawa. Boarding pass dikumpulkan di PIC PT masing-masing. Pemberangkatan akan didampingi tim dari UNIDA hingga ke bandara, lalu nantinya setiap PT penerima juga memiliki tim yang akan menjemput mahasiswa setelah tiba di bandara tujuan untuk mengkoordinir mahasiswa,” tuturnya.