UNIDA Laksanakan Refleksi 2023 dan Perspektif 2024, Persiapan Menuju Universitas Unggul
Yayasan Pusat Studi Pengembangan
Islam Amaliah Indonesia (YPSPIAI) dan Universitas Djuanda (UNIDA) laksanakan
Refleksi UNIDA Tahun 2023 dan Perspektif Tahun 2024 yang diselenggarakan di
Aula BYC, lantai 5 Gedung E-F UNIDA pada Rabu, 20 Desember 2023.
Turut hadir diantaranya Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Penasehat YPSPIAI Bidang Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Uman Suherman, AS., M.Pd, Direktur Eksekutif YPSPIAI, Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I, Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D beserta jajaran, serta diikuti oleh pimpinan dari setiap fakultas dan unit kerja di lingkungan UNIDA.
Chancellor UNIDA, Prof.
Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H Dalam sambutannya menuturkan apa yang akan
UNIDA lakukan di 2024.
"Where are we now?
Kita harus mengetahui kita ada dimana dan menentukan kita mau kemana. Refleksi
2023 dan Perspektif 2024 hari ini merupakan Langkah-langkah kita menuju 2024.
UNIDA memiliki culture kebersamaan, aktif berkontribusi dan menjauhi
individualistis. Mari pertahankan culture tersebut, mari kerja keras, kerja
cerdas, kerja ikhlas dan kerja berjamaah untuk UNIDA. Mudah-mudahan kita bisa
mengevaluasi diri dan menentukan posisi kita kedepannya, dari kita, oleh kita
dan untuk kita,” tuturnya.
Setelah sambutan, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H secara resmi membuka kegiatan Refleksi UNIDA Tahun 2023 dan Perspektif Tahun 2023.
Direktur Eksekutif
YPSPIAI Dr. Hj. Raden Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I., dalam kesempatan
yang sama menjelaskan mengenai surat Al-Hasyr dan Refleksi.
“Allah SWT memiliki sifat Al-Khabir, yang artinya maha teliti. Mari kita teladani sifat Al-Khabir Allah SWT. Hari ini, kita akan memperhatikan apa yang sudah kita lakukan di UNIDA. Refleksi dekat dengan muhasabah, yang artinya melihat pada diri kita dan apa yang telah kita lakukan, apa yang sudah sampai, apa yang belum sampai, dan apa yang belum dimulai, itu adalah tujuan dari refleksi, semoga refleksi dan apa yang kita lakukan kedepannya akan menjadi jalan agar UNIDA menjadi unggul dan juga menjadi amal ibadah untuk kita semua,” jelasnya.
Kemudian, Rektor UNIDA, Prof.
Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D memaparkan kinerja UNIDA di 2023.
“Universitas adalah sistem, sistem yang merupakan sebuah blackbox yang dipimpin oleh rector. Mari kita sama-sama menjadi aktif, mengoptimalkan diri, menyampaikan dan mendukung ide-ide dan kreativitas untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas kita sehingga akan berdampak juga bagi peningkatan UNIDA. Dekan, kaprodi dan dosen itu akan menjadi kunci utama untuk maju, sehingga penting bagi dosen untuk menjadi aktif, kreatif, dan inovatif. Kegiatan ini akan menentukan apa yang akan dilakukan kedepannya yang dapat memberikan impact untuk peningkatan UNIDA di 2024,” paparnya.
Penasehat YPSPIAI Prof.
Dr. Uman Suherman, AS., M.Pd menerangkan bahwa UNIDA harus memiliki impian dan
penguatan program-program menuju UNIDA unggul.
“Kita jangan hanya memiliki keinginan untuk berubah, tetapi kita juga harus memilih rencana dalam perubahan. Dalam membuat program harus memuat 3 jenis program yaitu program wajib yang memuat program yang mengarah pada universitas unggul, kedua yaitu program rutin dan dijalankan dengan koordinasi yang bagus, dan jenis program ketiga yaitu program yang menjadikan UNIDA berpartisipasi dalam pengimplementasian program yang dibuat oleh LLDIKTI. Program yang bagus kita perkuat, yang lemah kita perbaiki,” terangnya.
Ketua Senat Akademik UNIDA, Prof. Ir. Dede Kardaya, M.Si menyatakan hendaknya
UNIDA melaksanakan program dan kinerja yang mengacu pada akreditasi unggul
karena target UNIDA menjadi universitas unggul di tahun 2026,
“Kita harus melaksanakan program priority yaitu program yang dianggap sangat penting dan mendesak. Kita akan melakukan semua hal yang mengacu pada indikator unggul, seperti indikator prestasi mahasiswa internasional bisa diraih dengan meningkatkan keikutsertaan pada lomba bertaraf Internasional. Pada intinya semua program dan kinerja harus mengacu dan bertujuan untuk meraih akreditasi unggul,” tegasnya.
Ketua Dewan
Pengawas Universitas, Samsuri, SE., MM menuturkan bahwa kinerja yang baik
adalah yang mencerminkan dan menjawab visi-misi universitas. Digitalisasi
informasi yang akan dilakukan kedepan akan membuat setiap dosen dan pegawai
untuk melaporkan kinerjanya secara mandiri dan laporan tersebut lebih mudah
diterima dan diawasi oleh kaprodi, dekan, dan seterusnya, sehingga bisa
dilakukan evaluasi unit kerja untuk ditindaklanjuti,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan dan rencana tahun 2024 oleh masing-masing fakultas di lingkungan UNIDA.