[email protected] 0251-8240773
Berita

Veteran Yang Terlupakan

Sebuah Catatan dalam Rangka Hari Veteran Nasional

Seringkali saat mendengar kata Pahlawan, yang teringat adalah orang-orang yang berjasa pada negeri ini dalam meraih kemerdekaan. Dengan diiringi lantunan lagu Mengheningkan Cipta dalam setiap upacara untuk mengingat para pahlawan yang sudah berpulang. Namun, tahukah kita bahwa diluar sana masih banyak pahlawan yang turut berjuang membela negara yang masih hidup sampai saat ini. Merekalah para pejuang yang sejak usia muda sudah terjun dalam meraih kemerdekaan dari penjajah dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Usia mereka sudah sangat renta, bahkan ada salah satu veteran di daerah Pematang Siantar yang sudah berusia 110 tahun.

Veteran, begitulah mereka disebut. Menurut Peraturan Pemerintah No. 67 Tahun 2014 ada 5 jenis veteran yakni : (1) Veteran Pejuang Kemerdekaan RI; (2) Veteran Pembela Trikora; (3) Veteran Pembela Trikora (Tri Komando Rakyat); (4) Veteran Pembela Dwikora (Dwi Komando Rakyat); (4) Veterean Pembela Seroja; dan (5) Veteran Pejuang Perdamaian (Sesuai aturan PBB). Pemerintah Indonesia memberikan perhatian kepada para Veteran sebagai penghargaan atas jasa-jasa mereka di masa terdahulu. Dalam situs Kementerian Pertahanan RI, ada 5 hak yang diberikan kepada veteran yakni : (1) Tunjangan Veteran (Tuvet); (2) Dana Kehormatan Veteran (Dahor); (3) Dana Bantuan Kesehatan; (4) Tunjangan bagi janda, duda atau anak yatim veteran; (5) Satunan cacat, tunjangan cacat, serta alat bantu yang dibutuhkan veteran.

Dalam realita yang terjadi saat ini, banyak veteran yang bernasib kurang beruntung. Masih banyak cerita bahwa kehidupan veteran dibawah garis kemiskinan. Tak jarang ditemukan para veteran yang berprofesi sebagai tukang becak atau pekerja serabutan. Kehidupan mereka cukup memprihatinkan mulai dari kondisi tempat tinggal, ekonomi dan pekerjaan. Banyak pula veteran yang sudah terbaring sakit tanpa mampu melakukan kegiatan sehari-hari. Melihat fenomena seperti ini, para veteran seolah terlupakan. Di usia senja, mereka seharusnya mendapat perhatian dan kasih sayang selayaknya orang tua. Lansia yang sudah mengalami berbagai perubahan secara fisik, psikologis, sosial, ekonomi maupun fungsional memerlukan sikap dan perhatian yang khusus sebagai salah satu cara untuk memotivasi mereka dalam menghadapi kehidupan.