[email protected] 0251-8240773
Informasi

35 Proposal Raih Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian Kemdiktisaintek 2026, UNIDA Tegaskan Peran sebagai Kampus Unggul Berdampak

Universitas Djuanda (UNIDA) kembali mencatat prestasi membanggakan melalui keberhasilan sejumlah dosennya meraih pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Capaian ini merujuk pada Surat Pengumuman Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor: 94/DST/C/AL.04.02/2026 tertanggal 9 April 2026 2026 tentang Penerima Pendanaan Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Hilirisasi Riset Prioritas, Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB), dan Inovasi Seni Nusantara Tahun Anggaran 2026.

Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih para dosen dalam program pendanaan tahun ini.

Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menilai keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen kuat insan UNIDA dalam membangun ekosistem riset yang terus berkembang dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, capaian ini dipandang sebagai bagian dari proses strategis dalam meneguhkan peran UNIDA sebagai perguruan tinggi unggul yang berdampak bagi pembangunan bangsa. Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi para dosen untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdampak luas.

“Selamat kepada para penerima pendanaan. Semoga capaian ini semakin memotivasi untuk terus melahirkan inovasi dan karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan bangsa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNIDA, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I mengungkapkan bahwa capaian tersebut sebagai bagian dari proses panjang dalam memperkuat budaya akademik berbasis riset di lingkungan kampus.

Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menuturkan, di tengah kompetisi pendanaan riset nasional yang semakin ketat, keberhasilan ini menunjukkan bahwa kerja akademik yang dirawat secara konsisten akan menemukan momentumnya.

Upaya yang dilakukan secara konsisten dalam meningkatkan kualitas proposal, memperkuat kolaborasi, serta menjaga relevansi tema riset dengan kebutuhan masyarakat menjadi faktor penting dalam meraih kepercayaan pada skema pendanaan nasional.

“Melalui capaian ini, UNIDA terus berkomitmen memperkuat riset, mendorong hilirisasi hasil penelitian, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat yang berdampak. Ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan kontribusi nyata UNIDA terhadap pembangunan nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III yang juga Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIDA, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd menjelaskan bahwa capaian ini tidak terlepas dari penguatan sistem pembinaan dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd menuturkan, LPPM UNIDA terus mengoptimalkan kualitas usulan dosen melalui skema pembinaan yang lebih intensif dengan berbagai program yang dirancang secara terukur dan terarah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap proposal memenuhi aspek administratif sekaligus memiliki bobot akademik yang kuat serta daya saing yang lebih tinggi.

“Penguatan sistem pembinaan dan pendampingan ini menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan partisipasi dosen pada berbagai skema pendanaan nasional. Ke depan, kami berharap jumlah penerima pendanaan terus meningkat seiring dengan kualitas riset yang semakin baik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.