Ajak Mahasiswa Menjadi Entrepreneur Rahmatan Lil Alamin, UNIDA Selenggarakan Seminar Kewirausahaan
Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Universitas Djuanda (UNIDA)
selenggarakan Seminar Kewirausahaan dengan tema “Together to be entrepreneur,
Together to be good leader” yang diselenggarakan secara luring di Aula
Gedung C UNIDA pada Jumat, 12 Mei 2023. Seminar tersebut diisi oleh Dosen UNIDA
dan Direktur Perekonomian Pondok PP. Sunan Drajat, Dr. H. Anas Alhifni, M.Si
dan dihadiri oleh Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H,
Rektor UNIDA, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D beserta jajaran dan diikuti
oleh mahasiswa-mahasiswi dari berbagai program studi yang ada di UNIDA.
Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam
sambutannya menyatakan bahwasanya para seminar kewirausahaan ini mahasiswa akan
belajar menjadi pemimpin di dunia kewirausahaan dan kita adalah orang yang
beruntung karena dapat belajar langsung dari entrepreneur sukses bahkan
dengan status dosen beberapa kali menjadi dosen teladan di UNIDA.
“Semoga dengan kegiatan ini kita bisa belajar bagaimana menjadi entrepreneur
sukses atau bahkan nanti mahasiswa dapat belajar langsung ke PP. Sunan Drajat
di Lamongan di tempat Dr. H. Anas Alhifni, M.Si. Mahasiswa UNIDA Bogor
hendaknya senantiasa selalu berusaha menjadi entrepreneur karena kita
satu-satunya kampus bertauhid dan setiap insan UNIDA sudah memiliki 21 Nilai
Karakter Bertauhid yang tentunya harus diimplementasikan sehingga dapat menjadi
bekal untuk menjadi entrepreneur sukses. Semoga kegiatan seminar ini
dapat berjalan dengan lancar sampai selesai nanti dan banyak memberikan manfaat
untuk kita semua,” ungkap Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H.
Sementara itu, Rektor UNIDA, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D dalam
sambutannya menyampaikan bahwa diharapkan mahasiswa dapat menyerap semua
pengetahuan yang ditransfer oleh Ustad Anas dan semoga tertanam di dalam jiwa
mahasiswa sehingga insan UNIDA benar-benar memiliki jiwa entrepreneur
yang sukses.
“Kegiatan ini menjadi sangat penting, karena cita-cita kita ke depan
adalah menjadi entrepreneurial university. Jadi pada saat lulus nanti
mahasiswa dapat menjadi pemberi dan pencipta lapangan pekerjaan bukan hanya
pencari lapangan pekerjaan saja,” tutur Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D.
Pada kesempatan yang sama, Dosen UNIDA dan Direktur Perekonomian Pondok
PP. Sunan Drajat, Dr. H. Anas Alhifni, M.Si selaku narasumber dalam materinya
memaparkan bahwa kewirausahaan merupakan orang yang berjiwa berani mengambil risiko
untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan. Dalam islam sendiri,
kewirausahaan islam dapat diartikan sebagai muamalah dan menyangkut dua
dimensi, yaitu dimensi secara vertikal sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT
atau hablum minallah dan hablum minannas yaitu hubungan manusia
dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki khususnya dalam membangun
kemandirian hidupnya di dunia dan di akhirat melalui pemanfaatan atau
pengelolaan seluruh sumber daya yang dimiliki dengan orientasi maslhahah dan
falah. Adapun strategi untuk memulai bisnis alangkah baiknya dimulai dengan
permintaan, lalu peluang, sumber daya serta team.
“Tahapan proses bisnis dimulai dengan observasi, rencana bisnis,
pelaksanaan, pencatatan, pelaporan, pengawasan dan pendampingan, evaluasi serta
inovasi. Sebagai entrepreneur sukses juga kita perlu untuk memaksimalkan
potensi bisnis seperti memaksimalkan tata kelola, memaksimalkan marketing
modern baik online maupun offline, maksimalkan marketing
langit yaitu dengan selalu melibatkan Allah SWT dan senantiasa berdoa agar
bisnis berjalan dengan lancar serta maksimalkan jaringan dan pengembangan. Dan
sebagai muslim harus menjadi entrepreneur rahmatan lil alamin yang
mengutamakan halal dan thoyyib, iman dan takwa, maqashid
syariah, sifat nubuwwah serta kekenian,”