[email protected] 0251-8240773
Berita

Alumni Sukses Berikan Motivasi kepada Calon Santri Mahasiswa Penerima Beasiswa Pendidikan Kader Dakwah UNIDA

Santri Mahasiswa Pendidikan Kader Dakwah (PKD) Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Tauhid (Ponpes MABIT) Universitas Djuanda (UNIDA) yang mengikuti kegiatan Itikaf 2022 di Masjid Besar Jabal Nur Sentul pada (9-13 Agustus 2022). Dalam kegiatan ini terdapat sesi mentoring yang diisi oleh para alumni PKD PONPES MABIT yang sudah berkiprah dan sukses dalam berkarir. Kegiatan mentoring ini bertujuan mempererat jalinan ukhuwah islamiyah dan kepekaan sosial calon santri mahasiswa. Kegiatan para santri diantaranya materi, khotmil Quran, murojaah Hafalan Al-Quran, tahfidzul Quran, pentas Seni, olahraga, focus Grup Discussion (FGD) dan mentoring bersama Alumni.

Program beasiswa Pendidikan Kader Dakwah (PKD)  yang dilaksanakan di UNIDA bertujuan untuk membentuk kader dan sarjana berkarakter tauhid yang memiliki keahlian dalam mengungkap pemikiran, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan secara sistematis, kritis, logis dan sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah sehingga menjadi uswatun hasanah generasi yang cerdas spiritual, emosional, intelektual, sosial, dan adversity serta mengabdikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan berlandaskan tauhid kepada masyarakat luas.

Wakil Rektor 1 Universitas Djuanda Aal Lukmanul Hakim, SH., MH menuturkan kegiatan Itikaf sebagai tahap seleksi santri baru PONPES  MABIT sudah turun menurun dilaksanakan.

Kegiatan ini bertujuan mencetak generasi santri PKD menjadi kader dakwah yang unggul dalam aspek dan implementasi 21 karakter tauhid. Awal mula program PKD di universitas Djuanda, mencetak Uswatun Hasanah dikampus bagi mahasiswa UNIDA,” tuturnya.

Program PKD UNIDA yang dilaksanakan di PONPES MABIT UNIDA merupakan wujud tanggung jawab UNIDA untuk memberikan akses kesempatan belajar masuk perguruan tinggi kepada mereka yang memiliki potensi dan siap didik menjadi Generasi Unggul Berkarakter Tauhid dan Qurani.

Salah satu alumni PKD yang sukses berkarir menjadi Dosen dan meraih gelar Doktor termuda di UNIDA adalah Dr. Irman Suherman, M.Pd, ia memberikan materi tentang bagaimana mahasiswa menerapkan pinter dalam ketahan malangan.

“Di dunia ini tidak ada yang bodoh tapi malas pintar dalam kognitif dan hidup ini adalah pilihan. Ali bin Abi Thalib berkata: Jika ingin pintar cintailah ilmunya, lalu cintailah yang memiliki ilmunya. Filosofi kapal laut, jika ingin punya banyak ilmu maka jangan dengarkan apa perkataan orang lain maka belajar belajarlah saja ketika berbuat atau melakukan suatu tindakan. Kesuksesan dimasa depan itu terjadi karena ketahan malangan,” ungkap Dr. Irman Suherman, M.Pd

Mufti UNIDA Dr. KH. Syamsuddin Ali Nasution, MA meningkatkan untuk implementasi tauhid bisa dijalankan pada kehidupan sehari-hari.

Saling mengajak dan mengingatkan dalam hal kebaikan antara sesama, seperti sholat berjamaah, kuliah bada dzuhur, serta saling mengingatkan aktivitas antara insan unida yang melakukan perbuatan bertentangan dengan norma dan syariat islam. Dakwah kampus itu penting karena kampus daerah atau lingkungan tempat dimana kegiatan pembelajaran dan administrasi nya berlangsung. Dan juga kampus merupakan pusat pencetak ilmu dan cendikiawan,” pungkas Mufti UNIDA.

Ketua pelaksana Arif Padriansyah menyatakan kegiatan pada acara itikaf 2022 yang dilaksanakan di Masjid Jabal Nur Sentul, telah berjalan dengan baik dan lancar hingga akhir acara. Diharapkan dari seleksi calon santri mahasiswa PKD dalam kegiatan itikaf 2022 dapat melahirkan calon santri yang berkarakter tauhid dan berjiwa Al-Quran serta menjadikan calon santri yg mencintai pondok pesantren dan memiliki cita-cita tinggi untuk mengembangkan pesantren serta dirinya sendiri.

Alhamdulillah saya mendapatkan banyak hikmah serta pengalaman baru yang Insya Allah akan bermanfaat dimasa yang akan datang serta teman baru yang hebat juga para pemateri yang luar biasa yang tidak akan saya dapat di tempat lainnya,” ujar Annisa Nuraeni asal  Cisarua Bogor yang mengambil program studi Manajemen Pendidikan Islam.