AMANAH SERI Karakter Bertauhid Universitas Djuanda Bogor Disampaikan pada Kajian Majlis Tasbih oleh Dr. Martin Roestamy, SH, MH
Dalam
beberapa sumber dari Al-Qur’an yang menceritakan tentang amanah, diantaranya:
QS. An-Nisa : 58
إِنَّ
اللهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا
اْلأمَاناَتِ
إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاس ِأَنْ تَحْكُمُوْا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللهَ نِعِماَّ يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ
اللهَ كاَنَ سَمِيْعًا بَصِيْراً
Artinya: Sungguh Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak
menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu
menetapkannya dengan adil. Sungguh Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran
kepadamu. Sungguh Allah maha mendengar, lagi maha melihat.
QS. Al-Anfal
: 26
يَٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا
لَا تَخُونُوا ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ وَتَخُونُوٓا أَمَٰنَٰتِكُمْ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
Hai
orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul
(Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan
kepadamu, sedang kamu mengetahui.
QS. Al-Ahzab
: 72
اِنَّا
عَرَضْنَا
الْاَمَانَةَ
عَلَى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَالْجِبَالِ فَاَبَيْنَ اَنْ يَّحْمِلْنَهَا
وَاَشْفَقْنَ
مِنْهَا
وَحَمَلَهَا
الْاِنْسَانُۗ
اِنَّهٗ
كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًاۙ
Sesungguhnya
Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung; tetapi
semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan
melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh,
manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh.
QS.
Al-Mu’minun : 8
وَالَّذِيْنَ
هُمْ لِأَمنَتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ
Dan
orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya
Lawan kata
amanah yaitu munafiq yang berarti Berdusta, tidak menepati janji, khianat.
Salah satu perilaku tidak amanah yaitu Korupsi dalam bentuk waktu (peluang),
harta (uang), kekuasaaan (power)
Power tends to corrupt and absolute power corrupt absolutely _John
Acton_
Maka perlu
dijelaskan disini apa baiknya Amanah terpenuhi seluruh karakter tauhid.
Beberapa Role
model bertauhid:
1. Ir.
H. Djuanda
2. Bung
Hatta
3. Jenderal
Sudirman
Mereka tidak
pernah berdusta, tidak khiyanat, dan senantiasa memenuhi janji. Perlu diingat
manusia mati meninggalkan nama baik. Seorang pemimpin dengan Amanah, hatinya
tenang, diterima dalam pergaulan, akhirnya husnul khotimah. Kelak di alam
barzakh akan diperlihatkan kebaikannya,
di akhirat akan dikumpulkan Bersama para nabiyyin, shiddiqin (jujur), syuhada
dan orang-orang sholeh. Tetapi.. Seorang yang tidak Amanah, kelak di masa tua,
dia akan kesepian, wajahnya kusut, kekhawatiran dinampakkan, kepedihan akan
dirasakan sebelum ajalnya tiba. Naudzu billah
Adapun
dimensi amanah Integritas, loyalitas, akuntabilitas, Bageur & Bener (Istikhlaf),
Melaksanakan kewajiban sesuai dengan takaran bahkan melebihi (OCB), Memberikan
penilaian terhadap sesuatu sesuai dengan ketentuan (Adil). Seseorang yang memilki sifat amanah, akan menjadi manusia
yang sehat (cageur) dan tetap bertahan pada masa-masa yang sulit dalam hidupnya
(aware). Ia mampu mengatasi hambatan
apapun dalam perjalanannya (adversity). Parameter
Amanah moral atau akal budi, keadilan restoratif, Bashirah (Nurani, Lubuk
Sanubari terdalam) – Al-Quran, Hakim memutuskan secara adil.
Amanah terbesar
تَرَكْتُ
فِيْكُمْ
أَمْرَيْنِ
لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ
بِهِمَا
: كِتَابَ
اللهِ وَ سُنَّةَ
رَسُوْلِهِ
“Aku
tinggalkan dua perkara:
apabila
kalian berpegang teguh pada keduanya, maka kalian akan selamat selama-lamanya:
al Qur’an
dan Sunnah”
(HR. Bukhori
dan Muslim)